Bawaslu Temukan Sejumlah Masalah Saat Masa Tenang Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Mochammad Afifuddin merilis IKP 2020 Termutakhir jelang pungut hitung di Kantor Bawaslu Jakarta, Minggu (6/12/2020)/foto: Hendru

Merahputih.com - Bawaslu merilis data terkini Sistem Pengawasan Pilkada (Siwaslu) di masa tenang Pilkada 2020. Hasilnya, berdasarkan data pengawasan yang dilaporkan Pengawas TPS (PTPS) dan Pengawas Kelurahan/Desa melalui aplikasi Siwaslu, masih banyak ditemukan permasalahan terkait hak pilih.

Data tersebut diambil dari pada 8 Desember 2020 pukul 12.00 hingga 17.00 WIB. Data Siwaslu ini masih terus mengalami perubahan karena belum semua pengawas memasukkan data.

Baca Juga

H-1 Pilkada Serentak, 49 Ribu TPS Masuk Kategori Rawan

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menjelaskan ada beberapa pertanyaan yang diminta PTPS dan Panwas Kelurahan/Desa mengisinya melalui aplikasi Siwaslu. Pertanyaan-pertanyaan tersebut menurutnya diajukan sebelum masa tenang pilkada.

“Kita tarik data cepat untuk memudahkan mendapatkan informasi hasil pengawasan,” katanya, Rabu (9/12).

Dari hasil data Siwaslu yang dilaporkan PTPS, pemilih terdaftar belum menerima surat pemberitahuan memilih ada di 3.236 titik, sebanyak 1.089 TPS tidak akses bagi pemilih (khususnya disabilitas dan lansia), KPPS belum menerima perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara terdapat di 3.219 titik, kotak suara yang diterima oleh KPPS dalam kondisi terbuka ditemukan di 901 titik.

Lalu data hasil Siwaslu juga menunjukan KPPS yang reaktif COVID-19 ditemukan di 1.284 titik serta terdapat penduduk memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi tidak terdaftar dalam DPT ditemukan di 3.329 titik.

Anggota Bawaslu M Afifuddin. Foto: Humas Bawaslu RI
Anggota Bawaslu M Afifuddin. Foto: Humas Bawaslu RI

Afif menyebutkan hingga data ini diambil, baru ada sekitar 75 ribu PTPS dari 390 ribuan PTPS yang menginput data pengawasan ke Siwaslu.

Sementara dari data yang dilaporkan Pengawas Kelurahan/Desa, perlengkapan pemungutan suara yang kurang ditemukan di 114 titik, perlengkapan pemungutan suara tidak sampai di tingkat kelurahan/ desa ditemukan di 154 titik, perlengkapan pemungutan suara yang rusak terdapat di 150 titik. Serta terdapat dugaan praktik politik uang ditemukan di 148 titik.

Selanjutnya terdapat penyelenggara PPS yang reaktif COVID-19 di 158 titik, terdapat intimidasi kepada penyelenggara pemilihan di 142 titik, terdapat intimidasi kepada pemilih di141 titik. Serta surat pemberitahuan memilih yang dikembalikan ke PPS ditemukan di 2.355 titik.

Baca Juga

Arahan Satgas COVID-19 Saat Pencoblosan Pilkada Serentak

Afif menyebutkan hingga data ini diambil, baru ada sekitar 5,6 ribu dari 40 ribuan Pengawas Desa/Kelurahan yang menginput data ke Siwaslu.

“Menghadapi kondisi seperti ini kita menyampaikan kepada jajaran agar segera melakukan koordinasi langsung dengan jajaran serta timnya KPU agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Afif. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komjen Paulus Waterpauw Dilantik Jadi Deputi BNPP Kemendagri
Indonesia
Komjen Paulus Waterpauw Dilantik Jadi Deputi BNPP Kemendagri

Pria kelahiran Fakfak, Papua Barat ini dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kemendagri, Jakarta, Kamis (21/10).

Terkait Jam Malam, Ini Jalan-Jalan di Jakarta Terkena Penyekatan
Indonesia
Terkait Jam Malam, Ini Jalan-Jalan di Jakarta Terkena Penyekatan

Polda Metro Jaya malam ini menyekat 10 titik ruas jalan ibu kota terkait pembatasan mobilitas pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Menko Polhukam Era SBY Prihatin dengan Kudeta Demokrat
Indonesia
Menko Polhukam Era SBY Prihatin dengan Kudeta Demokrat

Mengorbankan Integritas, karakter, dan etika sebagai petugas dan juga gentlement

Kemenhub Janji tidak Mendadak Langsung Tutup Bandara Halim
Indonesia
Kemenhub Janji tidak Mendadak Langsung Tutup Bandara Halim

Kemenhub pasti akan memberi waktu bagi sejumlah pemangku kepentingan terkait untuk mempersiapkan diri

Sorot PP Nomor 57/2021, Ketua DPD Minta Mendikbud Hindari Trial and Error
Indonesia
Sorot PP Nomor 57/2021, Ketua DPD Minta Mendikbud Hindari Trial and Error

Kontroversi Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), turut menyita perhatian Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti.

Pemkab Cirebon Optimistis Cakupan Vaksinasi COVID-19 Selesai Akhir Tahun Ini
Indonesia
Pemkab Cirebon Optimistis Cakupan Vaksinasi COVID-19 Selesai Akhir Tahun Ini

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi optimistis cakupan vaksinasi COVID-19 di wilayahnya hingga akhir tahun mencapai 70 persen.

Upaya Kapolri Bentuk Polri Humanis Tak Hanya Berhenti di Fit and Proper Tes
Indonesia
Upaya Kapolri Bentuk Polri Humanis Tak Hanya Berhenti di Fit and Proper Tes

Apalagi tradisi zaman dulu-dulu itu cenderung ada sifat self defense

 Wali Kota Bobby Yakin PTM Dilakukan Pada Juli 2021
Indonesia
Wali Kota Bobby Yakin PTM Dilakukan Pada Juli 2021

Pembelajaran akan lebih baik dilakukan secara tatap muka, karena mempertimbangkan psikologi siswa dan siswi.

Selamatkan Garuda Indonesia, Jumlah Pesawat dan Rute Akan Dikurangi
Indonesia
Selamatkan Garuda Indonesia, Jumlah Pesawat dan Rute Akan Dikurangi

Pesawat Garuda Indonesia dan Citilink akan dikurangi dari 202 pesawat pada 2019 menjadi 134 pesawat pada 2022. Adapun tipe pesawat juga dikurangi dari 13 jenis menjadi hanya 7 jenis untuk menyederhanakan operasional.

Ridwan Kamil Tanam 10 Juta Bibit Pohon di Lahan kritis Jawa Barat
Indonesia
Ridwan Kamil Tanam 10 Juta Bibit Pohon di Lahan kritis Jawa Barat

Penaman dilakukan bibit pohon ini dilakukan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama bupati/wali kota se-Jabar di Area Bantaran Anak Sungai Ciliwung di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (30/11).