Bawaslu Serahkan Santunan Rp36 Juta Kepada Ahli Waris Petugas KPPS Bawaslu Provinsi Jateng memberikan santunan pada ahli waris petugas TPS meninggal dunia di kantor Bawaslu Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyerahkan santunan senilai Rp36 juta pada ahli waris pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/6).

Santunan tersebut diseragkan langsung Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra Lestari kepada istri almarhum Agung Nugroho (34) anggota PTPS di TPS 21 Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah meninggal dunia pada tanggal 28 April 2019.

Istri almarhum bernama Mela Siti Malikah (32), warga Kampung Karangasem RT 03 /RW 04, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra Lestari, mengatakan di Solo hanya ada satu pengawas TPS meninggal dunia pasca Pemilu 17 April. Bawaslu RI kemudian memberikan santunan pada ahli waris senilai Rp36 juta.

Kepala Sekretariat Bawaslu Jaeng  Kartini Tjandra Lestari
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra Lestari memberikan keterangan terkait pemberian santunan bagi petugas TPS meninggal dunia, Jumat (14/6). (MP/Ismail)

"Dana santunan ini bersumber dari APBN perubahan. Mekanisme pemberian santunan melalui transfer ke rekening ahli waris yang sudah dilakukan pada tangga 31 Mei. Simbolis penyerahan bantuan baru kita lakukan hari ini (Jumat)," papar dia.

Ia menambahkan total di Jateng ada sebanyak 11 petugas pengawas pemilu yang meninggal dunia. Petugas yang meninggal itu tersebar di tujuh kabupaten/kota, yakni Purworejo, Kebumen, Blora, Brebes, Kota Solo, Sukoharjo, dan Tegal.

"Jumlah meninggal dunia di Jateng ini terbanyak diantara 34 provinsi lainnya di Indonesia. Kami sudah berikan semua santunan kematian ini pada ahli waris," kata dia.

Ahli waris Mela Siti Malikah, mengapresiasi Bawaslu atas pemberian santunan ini. Uang santunan ini akan digunakan untuk membiayai sekolah anak yang masih berusia 6 tahun.

BACA JUGA: Romahurmuziy Tak Membantah Menag Lukman Terlibat Jual Beli Jabatan

Akomodir Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi, MK Dinilai Abaikan Peraturan Sendiri

Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono, mengatakan saat ini masih ada sebanyak 16 petugas pengawas pemilu baik tingkat kecamatan, kelurahan dan TPS yang sakit pasca pemilu. Dari jumlah tersebut ada yang rawan inap dan rawat jalan.

"Pengawas pemilu yang sakit ini akan menerima santunan dari Bawaslu RI. Namun, besaran yang diterima tidak sama, disesuaikan kondisi sakitnya," tutup Budi.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH