Bawaslu Putuskan Pose Dua Jari Anies Baswedan Bukan Pelanggaran Kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lolos dari hukuman Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), setelah pose dua jarinya diadukan ke Bawaslu Kabupaten Bogor oleh Jaringan Advokat Pengawal NKRI (JAPRI).

Bawaslu Kabupaten Bogor menyatakan pose dua jari Anies Baswedan saat mengikuti acara konferensi Partai Gerindra di Sentul bukan pelanggaran kampanye.

"Betul (bukan pelanggaran)," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah saat dikonfirmasi lewat pesan singkat dari Jakarta, Jumat (11/1) malam.

Dalam persidangan pembacaan putusan Jumat, Bawaslu menyatakan dugaan pelanggaran pemilu oleh Anies sulit untuk dibuktikan.

Anies Baswedan bersama Prabowo Subianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Sudirman Said (kanan). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Bawaslu Bogor menyatakan bahwa acara konferensi Gerindra merupakan acara rutin yang tidak dihelat untuk tujuan kampanye.

Bawaslu juga sebagaimana dilansir Antara menyatakan Anies dalam penjelasannya mengatakan bahwa pose dua jari itu adalah salam kemenangan klub sepak bola Persija. Irvan mengatakan, karena tidak memenuhi unsur pidana pemilu maka kasus itu tidak akan dilanjutkan ke proses selanjutnya.

Dalam perekembangannya, Bawaslu RI melimpahkan kasus itu kepada Bawaslu Kabupaten Bogor. Bawaslu Kabupaten Bogor pun telah meminta keterangan Anies selaku Terlapor beberapa waktu lalu, hingga akhirnya memutuskan yang bersangkutan tidak melanggar kampanye.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kubu Prabowo Andalkan SBY, Kubu Jokowi Percaya Diri Jadikan JK sebagai Mentor



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH