Bawaslu Persiapkan Berbagai Aturan Hadapi Sengketa Pendaftaran Partai Politik Bendera Partai Politik. (Foto: MP/ Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah dimulai sejak pertengahan Juni lalu. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mulai memperkuat Divisi Penyelesaian Sengketa untuk menghadapi tahapan pendaftaran partai politik (parpol).

"Saya ingin (bagian) sengketa yang paling siap, mulai Perbawaslu, petunjuk teknis, SOP, putusan adjudikasi, putusan mediasi, format pengawasan, format pencegahan," jelas Anggota Bawaslu Totok Hariyono, di Jakarta, Minggu (26/6).

Baca Juga:

KIPP Soroti Komisioner Bawaslu Diduga Rangkap Jabatan

Dia menyatakan, sebagaimana arah kebijakan Bawaslu dalam menghadapi Pemilu 2024, dalam dimensi penyelesaian sengketa, Bawaslu harus mengedepankan pencegahan.

Secara teknis, Totok meminta kepada jajaran pengawas pemilu bisa melakukan pendampingan-pendampingan. Hal ini diharapkan bisa efektif supaya potensi terjadinya sengketa bisa diminimalisir.

"Kita upayakan pencegahan terlebih dahulu daripada nanti ada permohonan," kata Totok.

Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menegaskan, Bawaslu bakal memaksimalkan fungsi pencegahan menghadapi Pemilu Serentak dan Pemilihan tahun 2024 dengan membuka pendaftaran pemantau pemilu yang diikuti revisi Perbawaslu mengenai pemantau pemilu yang memperbesar pelibatan publik.

"Prinsip kami semakin banyak lembaga pemantau dan semakin banyak masyarakat terlibat mengawasi akan membuat pemilu dan pemilihan menjadi semakin transparan," tuturnya.

Dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang jadwal dan tahapan, pendaftaran parpol akan dilakukan pada 1-7 Agustus 2022. Lalu, verifikasi peserta pemilu akan berakhir pada 13 Desember 2022 serta penetapan peserta pemilu pada 14 Desember 2022. (Knu)

Baca Juga:

Siap Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Soroti Konten Disinformasi di Medsos

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polres Jaksel Periksa 3 Saksi Terkait Insiden Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Polres Jaksel Periksa 3 Saksi Terkait Insiden Polisi Tembak Polisi

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, bila saat itu istri Ferdy Sambo berada di salah satu kamar, kemudian Brigadir J masuk.

Waspada, Kasus Aktif COVID-19 di Atas 146 Ribu
Indonesia
Waspada, Kasus Aktif COVID-19 di Atas 146 Ribu

Penambahan kasus harian COVID-19 di Indonesia berhasil ditekan dibawah angka 5 ribuan. Kini, terjadi penambahan 4.857 kasus baru, sehingga total kasus COVID-19 tercatat 5. 991.687 kasus.

Pertamina Uji Coba Aplikasi MyPertamina Jadi Syarat Beli BBM Bersubsidi Per 1 Juli
Indonesia
Pertamina Uji Coba Aplikasi MyPertamina Jadi Syarat Beli BBM Bersubsidi Per 1 Juli

Pendaftaran dilakukan di laman MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/.

Penurunan Level PPKM Jawa-Bali Dinilai Momentum Bangkitkan Ekonomi
Indonesia
Penurunan Level PPKM Jawa-Bali Dinilai Momentum Bangkitkan Ekonomi

Penurunan level sejumlah daerah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menuai apresiasi.

Urban 20, Jakarta Fokus Bahas Tantangan Perkotaan Pasca-COVID-19
Indonesia
Urban 20, Jakarta Fokus Bahas Tantangan Perkotaan Pasca-COVID-19

Jakarta siap menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin kota dunia dalam acara Urban 20 (U20).

[Hoaks atau Fakta]: Vaksin COVID-19 Sudah Tidak Laku di Amerika dan Eropa
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Vaksin COVID-19 Sudah Tidak Laku di Amerika dan Eropa

Vaksin kan sudah tidak laku di Eropa dan Amerika. Dihentikan penggunaan vaksin eksperimen ini karena terbukti banyak KIPI/VAERS

Antisipasi Membludaknya Pemudik, KAI Tambah 35 Rangkaian Perjalanan
Indonesia
Antisipasi Membludaknya Pemudik, KAI Tambah 35 Rangkaian Perjalanan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menambah 35 rangkaian perjalanan kereta api jarak jauh untuk angkutan Lebaran 2022.

Diminta Uang Saat Vaksin? Ini Hotline yang Disediakan Kemenkominfo
Indonesia
Diminta Uang Saat Vaksin? Ini Hotline yang Disediakan Kemenkominfo

Program vaksinasi di Indonesia sudah menjangkau lebih dari 27 persen sasaran vaksinasi

Nyaris 4 Ribu Jemaah Asal Indonesia Diberangkatkan ke Arab Saudi
Indonesia
Nyaris 4 Ribu Jemaah Asal Indonesia Diberangkatkan ke Arab Saudi

Jadi jangan sampai tiba di Arab Saudi nanti timbul masalah baru

Gempa Magnitudo 6,1 di Sumbar Akibat Pergerakan Geser Sesar Sumatera
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 di Sumbar Akibat Pergerakan Geser Sesar Sumatera

Episenter gempa terletak pada koordinat 0,14 derajat LU, 99,94 derajat BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 km Timur Laut wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat pada kedalaman 10 km.