Bawaslu Pelajari Laporan Beredarnya Tabloid Anies Logo Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Pelaporan terhadap beredarnya tabloid tentang prestasi Anies Baswedan di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memasuki babak baru.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja sedang mengecek syarat materil dan formil laporan terhadap Gubernur DKI Jakarta ini.

"Tentu nanti kami mempunyai waktu dalam tiga hari ini untuk mengecek apakah laporan ini telah memenuhi syarat atau belum memenuhi syarat," kata Bagja saat dihubungi wartawan, Rabu (28/9).

Baca Juga:

Respons Anies usai Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Penyebaran Tabloid di Masjid

Bagja menyampaikan, Bawaslu belum akan memutus apakah Anies bersalah atau tidak.

Bawaslu baru memasuki tahap pengecekan syarat laporan.

Bagja menjelaskan, pihaknya butuh tiga hari karena harus mengecek apakah laporan tersebut memenuhi syarat formil dan materil.

Jika tidak, laporan tersebut harus dilengkapi oleh pelapor.

Setelah pelapor melakukan perbaikan ternyata masih belum lengkap, maka laporan tersebut tidak akan ditindaklanjuti.

Sedangkan jika laporannya lengkap, maka Bawaslu langsung mengkaji apakah perkara yang dilaporkan merupakan bentuk pelanggaran atau tidak.

"Siapa tahu ini bukan pelanggaran, atau siapa tahu (memang) pelanggaran," ujar Bagja.

Baca Juga:

Jokowi Minta Bawaslu Tegas Mengawasi Pemilu

Jika laporan tersebut memang pelanggaran, maka pihak Bawaslu akan memutuskan jenis pelanggarannya dan bentuk tindak lanjutnya.

"Kalau memenuhi (syarat), kita lanjutkan ke dalam proses penentuan apakah pelanggaran pidana, apakah pelanggaran administrasi, apakah pelanggaran kode etik," imbuh Bagja.

Saat dikonfirmasi, Anies justru tak tahu ada pelaporan tersebut.

Anies kemudian menyatakan bahwa dirinya bakal menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga purna tugas pada 16 Oktober 2022.

Setelah itu, ia mengaku baru akan mengurus hal lainnya.

"Saya ngurusin Jakarta dulu deh, baru ngurus yang lain," tutupnya.

Sekadar informasi, Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi melaporkan dugaan pelanggaran pemilu terkait penyebaran Tabloid Anies Baswedan di masjid hingga pasar di Kota Malang, Jawa Timur.

Koordinator Kornas SPD Miartiko Gea mengatakan, pelaporan kepada Anies lantaran ada dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut terkait kampanye Pemilu Serentak 2024 di luar jadwal.

Adapun dalam laporannya ke Bawaslu, Kornas SPD turut menyertakan sejumlah bukti tabloid dalam bentuk fisik dan salinan digital, serta saksi-saksi yang diklaim mengetahui adanya penyebaran tabloid di tempat ibadah dan pasar di Kota Malang. (Knu)

Baca Juga:

Bawaslu Minta Bantuan Panglima TNI Awasi Netralitas Prajurit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Minta Pemerintah Libatkan Banyak Pihak Susun RUU KKR
Indonesia
Komnas HAM Minta Pemerintah Libatkan Banyak Pihak Susun RUU KKR

Karena begitu pentingnya RUU KKR tersebut, Amiruddin menegaskan sebaiknya pemerintah terbuka sedari awal dalam menyusun draft RUU KKR tersebut serta melibatkan banyak pihak, terutama perwakilan keluarga korban dan korban.

[HOAKS atau FAKTA]: Edy Mulyadi Ditangkap Aparat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Edy Mulyadi Ditangkap Aparat

Akun Facebook hiburan pada 23 Januari 2022 mengunggah sebuah video dengan judul “BERITA VIRAL ~ gara2 mulut kotornya Edy Mulyadi berahir begini!!”.

Tito Siapkan Pengganti Anies di DKI, Jokowi yang Memutuskan
Indonesia
Tito Siapkan Pengganti Anies di DKI, Jokowi yang Memutuskan

Pengganti Anies Baswedan yang berstatus penjabat (Pj) gubernur ini bakal dilantik beberapa bulan mendatang.

AKP Irfan Didakwa Rusak Bukti Elektronik Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
AKP Irfan Didakwa Rusak Bukti Elektronik Pembunuhan Brigadir J

AKP Irfan Widyanto menghalangi penyidikan atau obstruction of justice terkait kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Antisipasi Arus Balik, Jadwal Masuk Sekolah di Jabar Diundur
Indonesia
Antisipasi Arus Balik, Jadwal Masuk Sekolah di Jabar Diundur

Para siswa dan tenaga kependidikan di Jabar dapat lebih santai dan tidak melakukan perjalanan di puncak arus balik, karena diprediksi puncak arus balik akan terjadi antara tanggal 6 - 8 Mei 2022.

 RUU Pendidikan Kedokteran Terhambat DIM dari Kemendikbud Ristek
Indonesia
RUU Pendidikan Kedokteran Terhambat DIM dari Kemendikbud Ristek

Adanya mekanisme Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter, telah membuat seorang calon dokter menjadi masuk sulit, keluar pun sama sulitnya.

Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto Penuhi Panggilan KPK
Indonesia
Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto Penuhi Panggilan KPK

"Utut Adianto (Anggota DPR RI), saat ini saksi telah hadir," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (25/11).

Sri Mulyani: Pemberian THR & Gaji ke-13 ASN Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Sri Mulyani: Pemberian THR & Gaji ke-13 ASN Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

Dia menjelaskan, aturan tersebut sebagai tambahan bantalan ekonomi saat ini, akibat dampak ekonomi global dengan menambah daya beli masyarakat serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Pengguna Jalan Berani Langgar Aturan setelah Tilang Manual Ditiadakan
Indonesia
Pengguna Jalan Berani Langgar Aturan setelah Tilang Manual Ditiadakan

"Jadi mereka tahu, 'ah paling hanya ditegur, paling hanya diberi tahu' Polisi tak dianggap," kata Edy

Jumlah Transaksi Pengguna JakOne Mobile Capai Rp 1,3 Triliun
Indonesia
Jumlah Transaksi Pengguna JakOne Mobile Capai Rp 1,3 Triliun

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI secara aktif melakukan inovasi digital sebagai pondasi pertumbuhan ke depan.