Bawaslu Diminta Konsisten dan Bersinergi Lakukan Pengawasan Pilkada 2020 Ilustrasi - Pilkada serentak 2020. (ANTARA Jatim/Naufal Ammar)

Merahputih.com - Ketua MPR, Bambang Soesatyo berharap Bawaslu konsisten serta bersinergi dengan pihak terkait melakukan pengawasan masa kampanye Pilkada Serentak yang prosesnya cukup panjang.

"Bawaslu sebaiknya melakukannya secara konsisten dan sinergis bersama para pihak yang mempunyai otoritas, mengingat masa kampanye yang cukup panjang yakni," ujar Bamsoet dalam keteranganya, Selasa (29/9).

Selain itu, Bamsoet mengimbau para pasangan calon agat membuat inovasi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam berkampanye.

Baca Juga:

Ngotot PDIP Ingin Pilkada Terus Berlangsung

Tak lupa, ia mengingatkan seluruh pihak tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan yang berlaku selama masa kampanye. Hal itu guna mencegah terjadinya klaster baru COVID-19 selama pilkada serentak.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga didorong dapat membuat regulasi yang mengatur mekanisme pilkada di tengah pandemi secara tegas dan konsisten. Khususnya untuk mencegah mobilisasi massa dalam proses pilkada.

"KPU dapat membuat regulasi yang mengatur mekanisme pilkada di tengah pandemi secara tegas dan konsisten," beber dia.

Hal tersebut disampaikan politikus senior Partai Golkar itu merespons masih terjadinya pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 di sejumlah daerah dalam kegiatan kampanye Pilkada 2020.

Diakui Bamsoet, penyelenggara dan pengawas selama ini kesulitan mengendalikan mobilisasi massa dan arak-arakan sejak awal pelaksanaan pilkada serentak.

Ilustrasi Pilkada. Foto: ANTARA
Ilustrasi Pilkada. Foto: ANTARA

Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu mendorong KPU bersama badan pengawas pemilu (Bawaslu) dengan tegas melaksanakan PKPU Nomor 13 tahun 2020. Namun demikian, ia meminta tidak mengesampingkan sisi kemanusiaan dalam menindak dan memberikan sanksi kepada setiap pelanggar protokol kesehatan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, sejak kampanye Pilkada Serentak 2020 dimulai pada Sabtu (26/9), Bawaslu menemukan kegiatan kampanye di sejumlah daerah yang melanggar protokol kesehatan COVID-19. Pada kampanye hari pertama, Bawaslu menemukan pelanggaran protokol kesehatan di 8 daerah, yakni di Tanjung Jabung Barat, Sungai Penuh, Bandung, Purbalingga, Mojokerto, Dompu, Kaimana dan Medan.

Pelanggaran yang terjadi mulai dari pertemuan tatap muka lebih 50 orang, tidak menjaga jarak, hingga paslon menghadiri acara relawan. Sementara di hari kedua, ada 10 kegiatan kampanye yang melanggar protokol kesehatan. Itu terjadi di Kabupaten Solok Selatan, Pasaman Barat, Mukomuko, Pelalawan, Sungai Penuh, Lamongan, Purbalingga, Bantul dan Tojo Una-Una, Bungo.

Baca Juga:

PDIP: Pergantian Gatot Tak Ada Hubungan Dengan Perintah Nobar Film G30S/PKI

Bentuk pelanggaran tersebut berupa tidak dibatasinya peserta kampanye, tidak menggunakan masker, mengabaikan jaga jarak hingga tidak tersedianya fasilitas mencuci tangan di lokasi kampanye. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Hingga Besok
Indonesia
Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Hingga Besok

Dua wilayah administratif Jakarta, yakni Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu cerah berawan pada pagi hari

Masuk ke Sejumlah Orang, Dugaan Aliran Suap untuk Jaksa Pinangki Terus Diusut
Indonesia
Masuk ke Sejumlah Orang, Dugaan Aliran Suap untuk Jaksa Pinangki Terus Diusut

Pidsus Kejagung terus menelusuri aliran dana dugaan kasus suap Djoko Tjandra dengan oknum jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Tanpa Koordinasi, Acara Bagi-bagi Sembako Bisa Berujung Petaka
Indonesia
Tanpa Koordinasi, Acara Bagi-bagi Sembako Bisa Berujung Petaka

Polda Metro Jaya memberikan imbauan pada masyarakat yang tetap membagikan bantuan secara sendiri karena telah mengumpulkan massa.

Tito Tugasi Karawang-Bekasi Selamatkan Sentra Ekonomi dari Badai Corona
Indonesia
Tito Tugasi Karawang-Bekasi Selamatkan Sentra Ekonomi dari Badai Corona

Karawang Bekasi merupakan kunci penting logistik nasional.

Kapolri Harap Pers Jadi Garda Terdepan Dalam Mencerahkan Masyarakat
Indonesia
Kapolri Harap Pers Jadi Garda Terdepan Dalam Mencerahkan Masyarakat

Pers juga diminta membantu Polri dalam menangkal timbulnya hoaks

Prajurit TNI di Pelosok Lebih Cocok Terima Bintang Mahaputra Naraya Ketimbang Fadli-Fahri
Indonesia
Prajurit TNI di Pelosok Lebih Cocok Terima Bintang Mahaputra Naraya Ketimbang Fadli-Fahri

Tenaga medis yang telah meninggal karena ikut menangani COVID-19 juga adalah kelompok yang patut mendapatkan penghargaan

 Di Persidangan Novel, Ibu Ini Ceritakan Detik-Detik Penyiraman Air Keras
Indonesia
Di Persidangan Novel, Ibu Ini Ceritakan Detik-Detik Penyiraman Air Keras

Sumartini merupakan ibu rumah tangga. Dia tinggal di Jalan Tabanas yang letaknya tidak jauh dari kediaman Novel Baswedan.

Setelah Tahap I, Pendistribusian Bansos Warga DKI Pakai Anggaran Pusat
Indonesia
Setelah Tahap I, Pendistribusian Bansos Warga DKI Pakai Anggaran Pusat

Pemprov DKI menargetkan 1,2 juta KK penerima bansos untuk warga miskin dan rentan miskin terdampak COVID-19

Plt Gubernur DKI Pengaruhi Elektabilitas Anies di Pilkada Serentak 2024
Indonesia
Plt Gubernur DKI Pengaruhi Elektabilitas Anies di Pilkada Serentak 2024

Rencana pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tahun 2024 kemunginan besar akan memengaruhi elektabilitas Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria.

13 Gereja di Solo Laksanakan Ibadah Misa Secara Tatap Muka
Indonesia
13 Gereja di Solo Laksanakan Ibadah Misa Secara Tatap Muka

Sebanyak 13 gereja di Solo akan melaksanakan ibadah misa Natal secara tatap muka, Kamis dan Jumat.