Bawaslu Akui Paslon Jarang Kampanye Daring, Kebanyakan Masih Tatap Muka Fritz Edward Siregar komisioner Bawaslu (Foto: rumahpemilu.org)

Merahputih.com - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengungkapkan kampanye dalam jaringan (daring) pada Pilkada 2020, paling jarang digunakan oleh para pasangan calon. Hal ini terlihat dari banyaknya temuan Bawaslu dalam pengawasan terkait kampanye tatap muka.

"Paslon di pilkada jarang sekali kampanye melalui daring. Kebanyakan masih melalui tatap muka dan pemasangan APK," ujar Fritz dalam keteranganya yang dikutip, Senin (26/10).

Baca Juga:

Demi Keselamatan Rakyat, Tunda Pilkada hingga Tahun 2022

Selama 10 hari kedua tahapan kampanye pilkada, dari 270 daerah yang melaksanakan pilkada, hanya ada 98 paslon yang berkampanye melalui daring.

Hal itu, selain melanggar aturan dalam Peraturan KPU (PKPU), dikhawatirkan pula dapat membuat klaster baru penyebaran COVID-19.

"Tentu saja kampanye seperti ini memungkinkan penyebaran COVID-19 makin luas," tegas lulusan doktor University of New South Wales Australia itu.

Bawaslu sendiri telah menindaklanjuti pelanggaran tersebut dengan menerbitkan peringatan tertulis paslon dan tim kampanye hingga pembubaran kampanye.

"Hingga 10 hari kedua kampanye, Bawaslu sudah menerbitkan 233 peringatan tertulis," tandasnya.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam seminar tentang Keamanan Nasional Pilkada 2020 yang diselenggarakan Universitas Pertahanan secara daring, Jumat (10/9/2020). (ANTARA/ HO)

Masa kampanye sebagai bagian dari tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) telah dimulai sejak 26 September dan akan berakhir 5 Desember 2020 mendatang.

Kendati demikian, masa kampanye pada Pilkada Serentak 2020 ini menghadapi berbagai tantangan karena berlangsung di tengah pandemi COVID-19.

Kampanye yang biasanya identik dengan pengumpulan massa menjadi sulit dilakukan karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko penyebaran COVID-19.

Jikapun harus dilakukan secara tatap muka, maka harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga:

Pilkada 2020 Pertaruhkan Nyawa Rakyat

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 10 tahun 2020 untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah 2020 terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan oleh seluruh pihak terkait.

Misalkan soal pembatasan jumlah peserta, penerapan protokol kesehatan yang ketat, pengaturan jarak fisik dan lain sebagainya yang diperlukan guna mencegah penyebaran COVID-19. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lalu Lintas Jakarta Lumpuh Total Akibat Banjir
Indonesia
Lalu Lintas Jakarta Lumpuh Total Akibat Banjir

Namun, genangan di lokasi protokol ibu kota tersebut sudah sudah surut karena ada penanganan cepat petugas.

 Penanganan Wabah Corona, Presiden Jokowi Pakai Inpres Nomor 4 Tahun 2019
Indonesia
Penanganan Wabah Corona, Presiden Jokowi Pakai Inpres Nomor 4 Tahun 2019

Isinya tentang peningkatan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons wabah penyakit, pandemi global, dan kedaruratan buklir, biologi, dan kimia.

Pimpinan KPK Cari Plt Kabiro Humas Pengganti Febri Diansyah
Indonesia
Pimpinan KPK Cari Plt Kabiro Humas Pengganti Febri Diansyah

Pimpinan KPK tengah mencari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas menyusul pengunduran diri Febri Diansyah.

Keputusan Jokowi Larang Warga Mudik Dinilai Tepat
Indonesia
Keputusan Jokowi Larang Warga Mudik Dinilai Tepat

Menurut Karyono, kebijakan larangan mudik memang terasa berat bagi masyarakat.

Rekor, Kasus Corona Tambah 5.444 Kasus
Indonesia
Rekor, Kasus Corona Tambah 5.444 Kasus

Pemerintah kembali melaporkan terjadinya penambahan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 5.444 kasus pada hari ini, Jumat (13/11).

Geng Motor Brutal Cempaka Putih Rekrut dan Janjian Tawuran Lewat Medsos
Indonesia
Geng Motor Brutal Cempaka Putih Rekrut dan Janjian Tawuran Lewat Medsos

Akibat kejadian tersebut, seorang warga bernama Alfi tewas karena disabet senjata tajam.

Politisi Demokrat Pertanyakan Langkah PDIP Bela Mati-matian Harun Masiku
Indonesia
Politisi Demokrat Pertanyakan Langkah PDIP Bela Mati-matian Harun Masiku

Menurut Jansen, selama di Demokrat, Harun bukanlah siapa-siapa dan tak memiliki track record yang istimewa.

Anies Didesak Sediakan Internet di Kantor RW Hingga Perkampungan Padat
Indonesia
Penerbangan Domestik Masih Diizinkan Beroperasi Sampai Hari Ini
Indonesia
Penerbangan Domestik Masih Diizinkan Beroperasi Sampai Hari Ini

Kepada operator penerbangan diberikan kesempatan untuk melaksanakan kewajibannya

Kardinal Menyeru kepada Umat Kristen agar Mampu Jadi Sahabat Baik bagi Semua Orang
Indonesia
Kardinal Menyeru kepada Umat Kristen agar Mampu Jadi Sahabat Baik bagi Semua Orang

Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo menyampaikan arti pesan damai dari tema Natal