Bawa Ketapel Buat Demo di Depan Istana, Puluhan Warga Banten Diciduk Polisi Ilustrasi. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Merahputih.com - Polisi menangkap sejumlah peserta aksi unjuk rasa tolak Undang-undang Omnibus Law di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, peserta itu datang dari luar Jakarta untuk menuju Istana Negara.

"Di daerah Sawah Besar personil Polri dan TNI menghalau serta memeriksa ke 20 orang tersebut, karena didapati barang berbahaya seperti ketapel," ujar Yusri di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Baca Juga

Ormas Islam Geruduk Istana Demo UU Cipta Kerja, Arus Lalin Sekitar Monas Ditutup

Para pendemo ini sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

Polisi belum melakukan pendataan kepada kelompok Banten ini sehingga tidak tahu apakah para pendemo ini masih pelajar atau bukan.

"Kalau kita lihat masih dibawah umur ya nanti kita identifikasi dulu, pengakuannya dateng dari Banten dateng sama temen-temannya kesini tujuannya untuk demo," terangnya.

Ilustrasi Ketapel. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sambil menunggu pendataan, pihaknya juga masih melakukan patroli guna menangkap kelompok di luar massa pendemo. Sebab, pihaknya tidak mau demo kali ini disusupi kelompok anarko lalu berbuat kerusuhan.

"Jadi diharapkan teman-teman yang demo bisa memprotek janga sampe dimasuki oleh provokasi yang lain coba menunggangi yang harusnya unrasnya bagus didalam ini dilakukan provokasi, ini yang kita hindari," tandasnya.

Pantauan merahputih.com, saat ini massa aksi terus berdatangan ke lokasi demo. Aparat gabung TNI-Polri tetap melakukan penjagaan ketat terhadap massa pendemo.

Polisi menutup Jalan Medan Merdeka Barat. Kawat berduri hingga barrier beton dipasang melintangi jalanan. Demonstrasi sendiri akan dilakukan oleh PA 212 dkk pukul 13.00 WIB. Terdapat 7 tuntutan yang akan disuarakan.

Baca Juga

Gelap UU Cipta Kerja

Diantaranya, mendukung aksi rakyat tolak UU Cilaka di Indonesia, stop kezaliman terhadap rakyat, bebaskan semua pelaku aksi anti UU Cilaka yang ditangkap dan stop penyiksaan terhadap mereka, mendorong semua elemen bangsa untuk bangkit berjuang menghentikan segera kezaliman.

Segera batalkan UU Cilaka, menuntut Jokowi mundur dan menuntut semua partai pendukung UU Cilaka untuk segera membubarkan diri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pejabat Tertular COVID-19, Pemkot Yogyakarta Tutup Pelayanan Kantor Dinkes
Indonesia
Pejabat Tertular COVID-19, Pemkot Yogyakarta Tutup Pelayanan Kantor Dinkes

Pemerintah Kota Yogyakarta menutup dan menghentikan sementara pelayanan publik di Kantor Dinas Sosial Kota Yogyakarta.

Kuasa Hukum Rizieq Pesimistis Hakim Terima Eksepsi Kasus Swab Test
Indonesia
Kuasa Hukum Rizieq Pesimistis Hakim Terima Eksepsi Kasus Swab Test

PN Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan kasus swab test di RS Ummi Bogor dengan terdakwa Rizieq Shihab.

Lakukan Paneh Raya Padi di Cilacap, Anies Jamin Pasokan Beras DKI Aman
Indonesia
Lakukan Paneh Raya Padi di Cilacap, Anies Jamin Pasokan Beras DKI Aman

Kerja sama antara Food Station dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap merupakan bentuk kolaborasi yang dinisiasi pada tahun 2018 dengan areal sawah seluas 250 hektar, pada tahun 2019 bertambah seluas 500 hektar.

Rayakan HUT Polri Ke-74 di Tengah Pandemi, Polisi Janji Akan Terus Berbenah
Indonesia
Rayakan HUT Polri Ke-74 di Tengah Pandemi, Polisi Janji Akan Terus Berbenah

HUT Bhayangkara harus jadi momentum bagi anggota Polri untuk berbenah menjadi lebih baik.

Isu Perpanjangan Masa Jabatan Dinilai untuk Cek Ombak Respon Jokowi
Indonesia
Isu Perpanjangan Masa Jabatan Dinilai untuk Cek Ombak Respon Jokowi

Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir menilai, kelompok yang melempar isu masa jabatan 3 periode hanya ingin melihat respons Presiden Joko Widodo.

Jumat Keramat, KPK Tahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara
Indonesia
Jumat Keramat, KPK Tahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan anaknya, Andri Wibawa.

Gibran Lawan Kotak Kosong, Bobby Harus Kerja Keras
Indonesia
Gibran Lawan Kotak Kosong, Bobby Harus Kerja Keras

Bobby juga berpeluang melawan petahana, Akhyar Nasution. Petahana mempunyai modal politik sekaligus jaringan di birokrat.

Tiga Bank Syariah Digabung, Ini Permintaan Anggota DPR
Indonesia
Tiga Bank Syariah Digabung, Ini Permintaan Anggota DPR

Merger tiga bank syariah yang dinamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) itu dinilai akan menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia bahkan global.

Pengamat Prediksi 2 'Partai Biru' Diuntungkan dari Isu Reshuffle Kabinet
Indonesia
Pengamat Prediksi 2 'Partai Biru' Diuntungkan dari Isu Reshuffle Kabinet

PKS jika tetap di luar pemerintahan sudah tepat

Kemenkeu Minta PT Jiwasraya dan PT Asabri Lakukan Audit 2020
Indonesia
Kemenkeu Minta PT Jiwasraya dan PT Asabri Lakukan Audit 2020

Pemerintah akan menyusun rencana penyelesaian ketentuan dan standar terkait penyajian kewajiban jangka panjang program pensiun.