Bawa 2 Lansia, Anak Muda Bukan Prioritas Bisa Ikut Divaksin COVID-19 Vaksinasi COVID-19. (Foto: Teresa Ika)

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan menemukan kalangan yang tidak masuk prioritas namun ingin di prioritaskan dalam pemberian vaksin. Padahal, pemberian vaksinasi pada tahap awal di prioritaskan untuk tenaga kesehatan serta pelayanan publik lainnya, dan lansia.

"Dari 100 lansia yang terkena COVID-19 tercatat meninggal sebanyak tiga orang,” ujar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Kamis (25/3).

Baca Juga:

Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi

Budi mengatakan, saat ini vaksinasi kalangan lansia masih kurang cepat pendistribusian dan penyebarannya dibanding kelompok lainnya seperti bankir, wartawan, hingga rektor. Pihaknya meminta lansia dapat dibantu untuk mendapatkan vaksin.

"Melihat itu, saya akan membuat kebijakan baru terkait vaksinasi terhadap lansia,” ucap Budi.

Budi mengungkapkan, kebijakan yang dikeluarkan yakni satu anak muda akan mendapatkan pelayanan vaksin apabila membawa dua orang lansia. Nantinya kebijakan tersebut akan segera diterapkan.

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Pemprov DKI)
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Pemprov DKI)

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan keberadaan sentra vaksinasi bakal mempercepat pemerintah dalam mencapai target cakupan vaksinasi COVID-19.

Jika vaksinasi hanya dilakukan berdasarkan fasilitas kesehatan yang dimiliki Kementerian Kesehatan secara eksklusif, maka menururnya, target vaksinasi 181,5 juta orang tidak akan tercapai.

"Kecepatan kita sampai saat ini kira-kira yang sebelumnya 10 ribu sampai 100 ribu per hari sekarang sudah menjadi 300 ribu sampai 380 ribu per hari. Ini berkat adanya sentra-sentra vaksinasi seperti ini," ucap Dante. (Asp)

Baca Juga:

Wamenkes Sebut Vaksinasi Tak Bikin Seseorang Kebal Virus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Motif Mantan Pentolan FPI Provokasi Pemudik Terobos Penyekatan
Indonesia
Motif Mantan Pentolan FPI Provokasi Pemudik Terobos Penyekatan

Pihak kepolisian mengungkap motif WHD, pria bersorban putih yang memprovokasi masyarakat untuk menerobos pos penyekatan mudik Lebaran.

KPK Periksa Eks Pejabat Ditjen Pajak
Indonesia
KPK Periksa Eks Pejabat Ditjen Pajak

Perkembangan akan diinfokan lebih lanjut

Penyebab Meroketnya COVID-19 di Perkantoran Versi PSI DKI
Indonesia
Penyebab Meroketnya COVID-19 di Perkantoran Versi PSI DKI

Dinas Perhubungan sendiri mengatakan bahwa angka kemacetan Jakarta saat ini, sudah hampir sama seperti sebelum PSBB dahulu.

Kasus COVID-19 Diklaim Makin Membaik, Jokowi Justru Peringatkan Dua Hal Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Diklaim Makin Membaik, Jokowi Justru Peringatkan Dua Hal Ini

Jokowi juga menyertakan foto benda-benda yang gunakan sehari-hari utuk beraktifitas

Kebakaran Pasar Kambing Tanah Abang Sebabkan 136 Lapak Rusak
Indonesia
Kebakaran Pasar Kambing Tanah Abang Sebabkan 136 Lapak Rusak

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini

PM Jepang Klaim Dapat Dukungan Digelarnya Olimpiade dari Pemimpin G7
Dunia
PM Jepang Klaim Dapat Dukungan Digelarnya Olimpiade dari Pemimpin G7

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa negara-negara Kelompok Tujuh (G7) memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya untuk mengadakan Olimpiade Tokyo musim panas ini.

Warga Bandung Usia 18 Tahun ke Atas Bisa Divaksin di Puskesmas Terdekat
Indonesia
Warga Bandung Usia 18 Tahun ke Atas Bisa Divaksin di Puskesmas Terdekat

Warga Bandung di atas usia 18 tahun yang belum dapat vaksin diminta segera mendatangi puskesmas terdekat.

Pemerintah Kucurkan Rp 39,19 Triliun untuk Bansos PPKM Darurat
Indonesia
Pemerintah Kucurkan Rp 39,19 Triliun untuk Bansos PPKM Darurat

Subsidi listrik rumah tangga untuk 450 volt dan 900 volt juga diperpanjang 3 bulan sampai Desember 2021

Termasuk DKI, Luhut Temukan Tren COVID-19 di 43 Wilayah Jawa-Bali Naik Lagi
Indonesia
Termasuk DKI, Luhut Temukan Tren COVID-19 di 43 Wilayah Jawa-Bali Naik Lagi

Di Jakarta barat, timur, dan selatan, hampir semua trennya naik dalam tujuh hari terakhir.

Mobil Tahanan Kejati DKI Dialihfungsikan Jadi Pengantar Oksigen
Indonesia
Mobil Tahanan Kejati DKI Dialihfungsikan Jadi Pengantar Oksigen

Perlu diketahui, armada yang dikerahkan berupa mobil barang bukti dan mobil tahanan milik Kejati