Batu Kutukan Pasangan Mesum Heboh di Sekitar Makam Sunan Giri Batu yang dipercaya sebagai kutukan pasangan mesum di makam Sunan Giri. (MP/Mauritz)

Bila berbuat mesum di are pemakaman Sunan Giri di Kawasan Bukit Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Greseik Jawa Timur dipercaya bisa mendapatkan kutukan. Hal ini dipercayai oleh masyarakat setelah heboh ditemukannya batu menyerupai patung berbentuk sosok laki-laki dan perempuan yang sedang berpelukan.

Konon batu itu adalah sepasang remaja yang dikutuk karena berhubungan badan di lokasi pemakaman Sunan Giri. Meskipun batu tersebut berukuran kecil, tak sebesar tubuh manusia, tapi masyarakat tetap saja meyakini jika batu ini adalah kutukan sepasang manusia yang berbuat mesum di kawasan makam Sunan Giri salah satu wali songo.

Sanusi salah seorang warga yang tinggal di kawasan pemakaman Sunan Giri, mengaku, tidak mengetahui secara pasti tentang hal yang sebenarnya. Namun demikian, dirinya dan warga setempat sangat percaya dan yakin akan cerita tentang kutukan terhadap orang yang berbuat mesum di tempat yang dikeramatkan itu.

"Keyakinan kami sebagai warga di sini bukan tanpa alasan, sebab ada bukti batu menyerupai manusia yang sedang berpelukan. Walaupan batu itu lebih mungil daripada ukuran tubuh manusia, namun, itu sudah membuat kami percaya. Ditambah lagi bentuknya yang mirip sepasang manusia yang tengah mereguk asmara, berhubungan intim dengan cara berpelukan," ujar Sanusi kepada merahputih.com.

Saat ini, batu tersebut menjadi tontona warga. Tidak hanya dari warga Gresik, tapi juga dari luar daerah. Robby salah seorang warga Kota Surabaya, mengatakan, datang ke lokasi tempat batu itu karena penasaran ingin membuktikan kebenarannya. Setelah melihat batu tersebut, ia mengaku percaya dan meyakini, jika batu tersebut adalah sepasang pria dan wanita yang sedang berpelukan.

"Ya kalau dilihat bentuknya, memang sangat jelas seperti pria dan wanita yang sedang berpelukan," katanya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan agar batu itu bisa dijadikan sebagai bentuk peringatan bagi masyarakat terhadap perbuatan yang dilarang oleh agama, batu tersebut dimasukan ke dalam wadah kaca (etalase) dan dipertontonkan untuk masyarakat umum. Batu yang disebut-sebut sebagai kutukan pasangan mesum itu, saat ini diletakkan di Balai Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Artikel ini berdasarkan liputan Mauritz, kontributor atau wartawan merahputih.com.



Widi Hatmoko

LAINNYA DARI MERAH PUTIH