Pesona Indonesia
Batik Kriyan, Batik Baru Cirebon dengan Pewarna Alami Batik Kriyan diwaranai dengan pewarna alami. (foto: MP/Mauritz)

DAERAH Cirebon telah lama dikenal sebagai salah satu produsen batik. Motif batik Mega Mendung menjadi ikon di sentra Batik Trusmi. Batik itu memiliki keunikan dan kekhasan motif yang sudah amat terkenal.

Kini, motif Cirebon bertambah. Batik Kriyan menjadi pendatang baru di dunia batik Cirebon. Seperti namanya, batik ini merupakan kreasi dari Kampung Kriyan, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

BACA JUGA: 5 Cara Seru Rayakan Tahun Baru di Bali

Ketua RW 17 Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Bambang Jumantra, mengatakan batik Kriyan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon dan Korea Arts & Culture Education Service (KACES). Keduanya berkolaborasi membentuk kelompok masyarakat untuk memberikan pelatihan dan pendampingan, mulai dari menentukan motif, memproduksi batik, hingga menjual batik.

Saat program berjalan, warga kampung Kriyan sangat antusias menyambut tawaran dari Pemerintah Kota Cirebon dan pihak swasta. Kampung Kriyan Barat kemudian diproyeksikan sebagai kampung batik. Serta-merta, hal itu akan mengubah pola pikir warga dan citra kampung Kriyan sebagai daerah kumuh dengan angka putus sekolah dan kriminalitas tinggi.

"Masyarakat menyambut senang dengan adanya kampung batik ini. Mereka juga resah dengan julukan negatif atas kampung sendiri," jelas Bambang, Kamis (12/12).

Ia menambahkan, ada sekitar 22 warga dari Kampung Kriyan yang ikut pelatihan. Mayoritas yang ikut ialah para ibu rumah tangga, satu orang difabel, dan satu warga yang putus sekolah. "Kami ingin memberdayakan masyarakat sekitar," tuturnya.

batik kriyan
Batik Kriyan menggunakan pewarna alami. (foto: MP/Mauritz)

Sebagai kreasi warga, batik Kriyan inimemiliki motif batik yang terinspirasi dari tanaman yang ada di sekitar Kriyan. Sebagai contoh, motif daun kersem, daun jati, daun pandan, motif perahu, hingga wayang. Keunikan lainnya, pewarnaan batik Kriyan memanfaatkan sumber daya alam sekitar, seperti dari daun pandan, buah binahong, kulit manggis, biji jolawe, dan kulit kayu mangrove.

Meskipun baru dikenalkan 2 tahun ini, batik Kriyan mampu bersaing dengan batik yang sudah lama melanglang buana. Bahkan ada beberapa pejabat dan instansi yang sudah membeli batik untuk dibawa ke Korea dan Amerika dalam jumlah yang lumayan banyak. "Batiknya juga aktif kami ikutkan pameran-pameran yang digelar oleh pemerintah daerah," tutur Bambang.

Ia berharap warga bisa mengubah nasib dan perekonomian keluarga yang lebih baik dengan adanya batik Kriyan ini. "Karena itu, warga memiliki tekad yang kuat supaya batik produksinya dapat menembus pasar nasional dan internasional," pungkasnya.(*)

Artikel ini merupakan laporan kontributor Merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, Mauritz.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Kedua Lebaran, Diponegoro Dijadikan Tahanan Negara (3)
Tradisi
Hari Kedua Lebaran, Diponegoro Dijadikan Tahanan Negara (3)

Ia meminta dibunuh segera ketimbang diasingkan.

Disangka Pasukan Angkatan Udara Inggris, Arek Suroboyo Malah Menembaki Pesawat Sukarno
Indonesiaku
Tidak Terapkan Protokol Kesehatan New Normal, Hotel di Yogyakarta Dilarang Beroperasi
Travel
Tidak Terapkan Protokol Kesehatan New Normal, Hotel di Yogyakarta Dilarang Beroperasi

Protokol kesehatan sangat keras diterapkan di Yogyakarta.

Bus Rapid Transit, Moda Transportasi Baru di Cirebon
Travel
Bus Rapid Transit, Moda Transportasi Baru di Cirebon

Bus Rapid Trans siap melayani rute yang ada di sputaran Kota Cirebon.

Yuk Bikin Odadingnya Mang Oleh di Rumah
Kuliner
Yuk Bikin Odadingnya Mang Oleh di Rumah

Odading mudah untuk membuatnya di dapur rumahan.

Royal Eight dan URO Japanese Kembali Dibuka, Tapi Hanya untuk Layanan Pesan Antar
Kuliner
Royal Eight dan URO Japanese Kembali Dibuka, Tapi Hanya untuk Layanan Pesan Antar

Royal Eight dan URO Japanese Kembali Dibuka, Tapi Hanya Untuk Layanan Pesan Antar

Kampanye Wisata untuk Provinsi Gangwon Korea Selatan
Travel
Kampanye Wisata untuk Provinsi Gangwon Korea Selatan

Kampanye ini juga mengajak lebih dari 2.000 tempat wisata di ...

5 Hal Menarik dari Pembangunan Fasilitas di Danau Toba
Travel
5 Hal Menarik dari Pembangunan Fasilitas di Danau Toba

Berikut adalah beberapa pembangunan fasilitas, infrastruktur dan sarana-prasarana yang sedang berlangsung di Danau Toba.

Tahu Telur, Menu Sederhana untuk Berbuka #DiRumahAja
Kuliner
Tempat Nongkrong Seru di Surabaya
Kuliner
Tempat Nongkrong Seru di Surabaya

Surabaya punya tempat nongkrong seru dan asyik.