Baterai Mobil Listrik BYD Bisa Tempuh Jarak hingga 1,2 Juta Km
Baterai mobil listrik BYD diklaim bisa menempuh jarak hingga 1,2 juta km. Foto: ANTARA/Ahmad Faishal
MerahPutih.com - Baterai mobil listrik BYD diklaim bisa menempuh jarak hingga 1,2 juta km. Berdasarkan informasi, baterai mobil listrik BYD yang dipasarkan di Indonesia menggunakan baterai tipe Blade Battery.
Operation Director BYD Motor Indonesia, Nathan Sun mengatakan, durabilitas baterai mobil listrik dengan tipe Blade Battery bisa menempuh jarak hingga jutaan kilometer. Hal tersebut berdasarkan dari pengujian yang dilakukan oleh tim internal BYD.
"Blade battery mampu menempuh jarak 1,2 juta kilometer. Jadi konsumen tidak perlu khawatir, bayangkan 1,2 juta kilometer bisa sampai berapa tahun? Keamanan adalah faktor utama dari produk kami, jangan khawatir," jelas Nathan, dikutip dari KabarOto.com, Jumat (19/1).
Baca juga: Bocoran Harga Mobil Listrik BYD di Indonesia, Mulai Rp 450 Juta
Menurut Nathan, konsumen mobil listrik tentunya sangat mementingkan soal kualitas baterai. Sebab, mereka juga mempertimbangkan keamanan, durability, dan lifetime.
BYD pun mencoba membuktikan keamanan baterainya, yakni menggunakan material lithium ferro phosphate (LFP). Di mana, jenis baterai tersebut diklaim lebih aman dibanding baterai kendaraan listrik pada umumnya yang menggunakan material NCM atau nickel cobalt mangan.
Salah satu merek mobil listrik terlaris di dunia ini masuk pasar otomotif Indonesia dengan memperkenalkan tiga produk teranyarnya, yakni Seal, Atto 3 dan Dolphin.
Ketiga mobil listrik tersebut menawarkan jarak tempuh yang beragam, kemudian mengisi segmen yang berbeda, seperti sedan, crossover, dan hatchback.
Pada peluncuran produk ini, BYD baru sebatas memperkenalkan mobil listrik di Indonesia. Selanjutnya, pabrikan akan mempelajari mengenai kebutuhan apa saja yang diperlukan konsumen di Tanah Air. (*)
Baca juga: Menilik Kecanggihan Teknologi 3 Mobil Listrik BYD
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026