Batasi Akses Medsos Pasca-22 Mei, Kominfo Blokir 2184 Akun Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat uji coba kecepatan jaringan di Morotai, Maluku Utara yang memanfaatkan infrastruktur Palapa Ring Paket Tengah, Rabu (2/1). (Biro Humas Kominfo)

Merahputih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menutup ribuan akun media sosial dan situs web sebelum dan selama pembatasan akses sebagian fitur platform media sosial dan percakapan instan berupa fitur image dan video

Rinciannya, yakni 551 akun facebook, 848 akun Twitter, 640 akun Instagram, 143 akun Youtube serta masing-masing 1 untuk url website dan LinkedIn.

BACA JUGA: Akses Media Sosial Dipulihkan, Kominfo: Gunakan Untuk Hal Positif

"Total ada 2184 akun dan website yang telah diblokir," ujar Menkominfo, Rudiantara di Jakarta, Senin (28/5).

Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan penyedia platform digital. “Itu juga ditempuh. Misalnya, saya telah berkomunikasi dengan pimpinan WhatsApp, yang hanya dalam seminggu sebelum kerusuhan 22 Mei lalu telah menutup sekitar 61.000 akun aplikasi WhatsApp yang melanggar aturan,” beber Rudiantara.\

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Menurutnya, semua itu perlu dilakukan agar sebaran konten hoaks, fitnah maupun provokasi dapat diminimalkan.

Rudiantara juga mengajak semua kalangan untuk memulai dari sendiri agar tidak menyebarkan konten yang melanggar aturan atau hukum.

BACA JUGA: Sempat Batasi Penggunaan Medsos, BPN Tuding Pemerintah Adopsi Cara Tiongkok

“Jangan lelah untuk mengimbau agar masyarakat dan teman-teman di sekitar kita berhenti menyebarkan konten yang mengandung hoaks, fitnah, maupun provokasi untuk melanggar aturan atau hukum. Tentu saja harus kita mulai dari diri sendiri,” ucap Rudiantara. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH