Batal Lockdown, Sultan HB X Pilih Gerakan Jogo Wargo Tekan Kasus COVID-19 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: Humas Pemprov DIY

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X membatalkan wacana lockdown total di wilayah DIY. Ia memilih menegakkan gerakan Jogo Wargo untuk menekan kasus COVID-19 di Kota Gudeg.

Raja Yogyakarta ini menilai lockdown akan sia-sia jika tidak ada kesadaran masyarakat menegakkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas.Sultan berpendapat sebaik dan sekuat apa pun kebijakan yang bakal diterapkan tidak memiliki arti apa-apa, jika diabaikan dan tidak dilaksanakan dengan sepenuh hati.

Baca Juga

DPRD DIY Dukung Wacana Sri Sultan Berlakukan Lockdown Total

"Tak dapat dimungkiri, masyarakatlah yang menjadi subjek pencegahan meluasnya pandemi. Sebaik dan sekuat apa pun regulasi hanya akan menjadi 'aji godhong aking', tak berarti bagai daun kering," kata Sri Sultan dalam Sapa Aruh, di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (24/6)

Jogo Wargo adalah sebuah gerakan masyarakat untuk saling menjaga dan memperhatikan lingkungan disekitar tempat tinggalnya. Dalam konteks COVID-19, gerakan Jogo Wargo mendorong warga mengingatkan sesama warga untuk menjalankan protokol kesehatan dan mengurangi kumpul-kumpul.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: Humas Pemprov DIY
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: Humas Pemprov DIY

Sri Sultan mendorong pemerintah kabupaten dan kota se-DIY, untuk memperketat pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro secara ketat dan terpadu sudah tidak bisa ditunda lagi.

"Segera lakukan reinisiasi gerakan 'Jogo Wargo', kendalikan mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru," tegas dia.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten/kota mengaktifkan fasilitas shelter komunal berbasis gotong royong di tingkat desa atau kalurahan.

Selain itu, menurutnya, karantina wilayah juga dapat diterapkan dalam skop lokal setingkat RT dan padukuhan yang berstatus zona merah dengan pendampingan dari instansi terkait.

"Saya percaya, gotong royong dan solidaritas sosial masih menjadi kekuatan nyata warga Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekali lagi, pemerintah dan masyarakat harus 'lumangkah sagatra', sesuai kearifan lokal masing-masing," kata Sri Sultan HB X itu pula

Sebelumnya, pada Jumat (18/6), Raja Keraton Yogyakarta ini sempat melontarkan wacana "lockdown total" DIY untuk menekan laju penularan.

Namun kemudian, Gubernur DIY ini menilai bahwa kebijakan itu tidak mungkin dilakukan saat ini, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah untuk menanggung biaya hidup seluruh warga DIY. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Sri Sultan Wacanakan Lockdown Total Yogyakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelaku Mutilasi Manajer Konstruksi di Kalibata City Ternyata Sepasang Kekasih
Indonesia
Pelaku Mutilasi Manajer Konstruksi di Kalibata City Ternyata Sepasang Kekasih

Pelaku mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32 tahun) berjumlah dua orang. Mereka adalah sepasang kekasih.

KPK Perpanjang Penahanan Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Perpanjang Penahanan Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah

KPK memperpanjang masa penahanan Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Edy Rahmat.

Ini Dugaan Awal Penyebab Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan
Indonesia
Ini Dugaan Awal Penyebab Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan

Saat ini, bantuan tersebut masih dalam perjalanan

DPRD DKI Minta Live Music Digelar di Luar Ruangan
Indonesia
DPRD DKI Minta Live Music Digelar di Luar Ruangan

“Jangan sampai live music dilakukan di ruang AC tertutup. Paling tidak ventilasi ruangan itu mempuni dan dipasang air purifier. Malah lebih bagus kalau live musik dilakukan di outdoor, itu resikonya lebih kecil," paparnya.

Dua Menteri Jokowi Tersandung Korupsi, ILUNI UI: Kinerja KPK Ini Prestasi Istimewa
Indonesia
Dua Menteri Jokowi Tersandung Korupsi, ILUNI UI: Kinerja KPK Ini Prestasi Istimewa

KPK perlu menghilangkan kekhawatiran masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat, dengan terus menjaga dan meningkatkan kualitas kinerjanya.

Mendagri Minta Gubernur NTT Urus Perseteruan Bupati Alor dengan Mensos Risma
Indonesia
Mendagri Minta Gubernur NTT Urus Perseteruan Bupati Alor dengan Mensos Risma

"Kemendagri menyerahkan sepenuhnya penyelesaian persoalan itu kepada Gubernur NTT sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

Ribuan Orang Dievakuasi karena Tanggul Citarum Jebol
Indonesia
Ribuan Orang Dievakuasi karena Tanggul Citarum Jebol

Personel gabungan TNI–Polri dan Basarnas telah mengevakuasi ribuan warga korban tanggul Citarum jebol, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Kemensos Susun Pedoman Operasional ATENSI Penyandang Disabilitas
Indonesia
Kemensos Susun Pedoman Operasional ATENSI Penyandang Disabilitas

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat

Anies: Pekerja Pasti Ikuti Aturan Perusahaan
Indonesia
Anies: Pekerja Pasti Ikuti Aturan Perusahaan

Ini bukan hanya soal peraturan

Berbagai Fenomena Antariksa Bakal Terjadi di Bulan September
Indonesia
Berbagai Fenomena Antariksa Bakal Terjadi di Bulan September

Salah satu yang menarik di antara fenomena yang akan terjadi pada September adalah fenomena oposisi Neptunus pada 11 September.