Pemain Pemula, ini nih Kisi-Kisi Perawatan Ikan Cupang Betta FIsh. (Foto Fishkeeping World)

IKAN cupang lagi naik daun. Karantina dan penjarakan sosial boleh melumpuhkan perekonomian, tapi tidak untuk bisnis cupang. Meski bukan hal baru bagi pencinta dunia akuatik, hobi memelihara cupang semakin meningkat semenjak masa pandemi COVID-19 dalam beberapa bulan terakhir.

Hal itu diamini Dominikus Ferdinand, pemilik Boston Betta Farm. Menurutnya, pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat para penikmat cupang bermunculan sehingga penjualannya meningkat.

Bagi Ferdinand, penikmat ikan cupang sudah mulai meningkat semenjak dua tahun terakhir. Tidak hanya disukai laki-laki, ikan cupang juga digemari perempuan. Mereka tertarik memelihara ikan cupang karena keindahan warna dan bentuknya. "Bahkan di luar negeri, banyak juri kontes ikan cupang yang perempuan," ungkap Ferdinand kepada Merahputih.com.

Baca juga:

Ada Triknya, ini Tips Pelihara Ikan Cupang bagi Pemula

Pemeliharaan betta fish alias ikan cupang sendiri sebenarnya tidak begitu sulit. Ini disebabkan cupang termasuk ikan yang tahan banting dan mudah beradaptasi.

View this post on Instagram

A post shared by Boston Betta (@boston_betta) on

Biaya yang dikeluarkan juga tidak sebanyak memelihara ikan hias lainnya. " Tak perlu akuarium besar. Tidak perlu filter yang mahal. Cukup toples atau akuarium kecil saja sudah bisa memelihara ikan cupang," jelas Ferdinand.

Syarat yang terpenting ialah ikan cupang tidak bisa digabung dengan sesamanya. Hal itu disebabkan ikan cupang bersifat soliter dan agresif. Mereka akan berkelahi ketika disatukan. Meski begitu, ikan cupang bisa digabungkan dengan jenis ikan hias lainnya yang seukuran agar si cupang tidak kesepian.

Baca juga:

Kisah Anang Buchori Pengusaha Ikan Cupang yang Punya Omset ...

Tidak sekedar untuk hobi, ikan cupang hias juga dilombakan. Ferdinand selaku juri besertifikat internasional dari International Betta Congress (IBC) telah menjuri ratusan lomba ikan cupang baik di dalam maupun di luar negeri. "Dalam perlombaan ikan cupang, yang menjadi penilaiannya ialah warna, bentuk sirip, dan mental ikan," ungkap Ferdinand yang baru saja menjadi juri di Bali, Singapura, dan Malaysia sebelum pandemi COVID-19 merebak.

View this post on Instagram

A post shared by Boston Betta (@boston_betta) on

Ikan cupang yang berkualitas kontes memiliki harga yang tak main-main. Mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

Ferdinand mengaku jatuh cinta dengan ikan cupang karena keindahannya saat marah. Ikan cupang akan mengembangkan siripnya ketika melihat ikan cupang lain yang dianggap sebagai musuhnya.

View this post on Instagram

A post shared by Boston Betta (@boston_betta) on

Bagi kamu yang pemula atau baru berniat untuk menggeluti hobi memelihara ikan cupang, Ferdinand berbagi tips. Kuncinya ada pada air dan pakan. "Pastikan kualitas air yang baik dan pakan yang cukup, jangan berlebihan. Pakan berlebihan bisa membuat air keruh dan membahayakan kesehatan ikan," jelas Ferdinand.

Untuk mencari ikan cupang berkualitas, Ferdinand mengatakan para pencinta cupang bisa mencari penjual atau peternak yang memiliki reputasi yang baik dilihat dari media sosial mereka seperti Instagram dan Facebook. (shn)

Baca juga:

Ikan Cupang Indonesia Diminati Kolektor Luar Negeri


Tags Artikel Ini

Shenna

LAINNYA DARI MERAH PUTIH