Baru Keluar Penjara, Ratna Sarumpaet Diminta Sadar Ratna Sarumpaet divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim (MP/Kanu)

Merahputih.com - Terpidana kasus penyebaran berita Hoaks Ratna Sarumpaet hari ini resmi bebas bersyarat dari Rutan Pondok Bambu setelah mendapatkan pembebasan bersyarat.

Pelapor Ratna dalam perkara ini, Muannas Alaidid, menyarankan agar Ratna memetik pelajar dari kasus tersebut. Muannas mengimbau agar Ratna berpolitik secara sehat dan tidak membuat kegaduhan.

"Semoga peristiwa ini menyadarkan beliau untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, berpolitiklah dengan sehat bukan dengan menghalalkan segala cara," ujar Muannas, Kamis (26/12).

Baca Juga:

Yang Pertama Dipeluk Ratna Sarumpaet Usai Divonis Bersalah

Ia juga menanggapi santai soal bebasnya Ratna. "Sebagai pelapor dalam kasus Ratna Sarumpaet, saya tidak dapat membatasi apa yang menjadi hak terpidana termasuk hak Ratna untuk memperoleh pembebasan bersyarat," jelas Muannas.

Menurut Muannas, Ratna Sarumpaet memiliki hak tersebut, sepanjang mengikuti syarat dan prosedur yang berlaku.

"Sepanjang syarat dan prosedur terpenuhi sesuai ketentuan UU dalam pemberiannya, tentu siapapun tidak bisa kita batasi antara lain 2/3 si terpidana sudah menjalani masa tahanannya," imbuhnya.

Ratna Sarumpaet berpelukan dengan anaknya Atiqah Hasiholan
Ratna Sarumpaet berpelukan dengan anaknya, Atiqah Hasiholan (MP/Kanugraha)

Sementara, kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi menyebut kliennya diberikan setelah permohonan pembebasan bersyarat.

Desmihardi mengatakan, selain mendapat SKPB, Ratna mendapat remisi Idul Fitri dan 17 Agustus sehingga, jika dihitung, Ratna hanya menjalani kurungan selama 15 bulan penjara dari vonis yang dijatuhkan hakim selama 2 tahun penjara.

"Ibu Ratna mendapatkan remisi Idul Fitri dan 17 Agustus yang diberikan oleh Menkum HAM sehingga, dari total 2 tahun hukuman penjara, Ibu Ratna Menjalani masa hukuman lebih-kurang 15 bulan, terhitung sejak Oktober 2018," jelasnya.

Baca Juga:

Terbukti Sebar Hoaks untuk Propaganda, Ratna Sarumpaet Divonis Dua Tahun Penjara

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet divonis 2 tahun penjara. Hakim menyatakan Ratna Sarumpaet terbukti bersalah menyebarkan kabar bohong (hoax) penganiayaan.

Ratna kemudian mengajukan banding atas vonis ini, namun Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak upayanya itu. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 2 tahun penjara Ratna Sarumpaet dalam kasus hoax penganiayaan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rp 2 Triliun Anggaran Kemenag Direalokasi untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Rp 2 Triliun Anggaran Kemenag Direalokasi untuk Penanganan COVID-19

Indonesia terus berjuang mengatasi pandemi COVID-19. Seluruh upaya dikerahkan, termasuk dengan merealokasi sejumlah program dan anggaran.

Ketua DPRD DKI Terima Usulan Gulirkan Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Ketua DPRD DKI Terima Usulan Gulirkan Hak Interpelasi Formula E

Pucuk legislator tak mempersoalkan niatan anggotanya yang ingin menggulirkan hak interpelasi terkait perhelatan Formula E.

Penyidik Nonaktif Sebut Harun Masiku di Indonesia, Ini Jawaban KPK
Indonesia
Penyidik Nonaktif Sebut Harun Masiku di Indonesia, Ini Jawaban KPK

"KPK masih terus bekerja serius mencari keberadaannya baik di dalam maupun di luar negeri," kata Ali dalam keterangan , Senin (6/9).

Gibran Tidak Menggelar Open House
Indonesia
Gibran Tidak Menggelar Open House

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, tidak menggelar open house pada Lebaran 1442 H. Selain itu, juga menghimbau pada masyarakat untuk tidak menggelar halal bihalal usai menjalankan Salat Id.

Kasus Meningkat, Pemkab Sleman Tambah Shelter COVID-19
Indonesia
Kasus Meningkat, Pemkab Sleman Tambah Shelter COVID-19

“Adanya shelter baru ini juga sangat membantu, karena shelter asrama haji sudah terisi 60 persen dan shelter Rusunawa Gemawang sudah penuh," kata Joko

Malioboro Bebas Kendaraan Awal November, ini Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Malioboro Bebas Kendaraan Awal November, ini Rekayasa Lalu Lintas

Kawasan Malioboro Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan bebas kendaraan bermotor selama dua minggu pada awal November 2020.

Kasus Demo Tuntut Pembebasan Rizieq Naik ke Penyidikan
Indonesia
Kasus Demo Tuntut Pembebasan Rizieq Naik ke Penyidikan

Dalam kasus ini, penyidik Polda Metro Jaya sudah meminta keterangan dari sembilan orang saksi

Transparansi Jadi Kunci Agar Bansos Tidak Kembali Dikorupsi
Indonesia
Transparansi Jadi Kunci Agar Bansos Tidak Kembali Dikorupsi

Berdasarkan rilis BPS, jumlah penduduk miskin akibat pandemi yang menghantam di tahun 2020, mengalami peningkatan menjadi 2,76 juta orang.

Gara-Gara Cemburu, Ibu di Indramayu Sampai Sewa Pembunuh Bayaran
Indonesia
Gara-Gara Cemburu, Ibu di Indramayu Sampai Sewa Pembunuh Bayaran

Jajaran Satreskrim Polres Indramayu, Jawa Barat menangkap seorang ibu tiri dan pembunuh bayaran yang menghabisi nyawa anak.

Dikabarkan Sakit, Rizieq Bakal Tes Swab Mandiri
Indonesia
Dikabarkan Sakit, Rizieq Bakal Tes Swab Mandiri

Rizieq saat ini tengah istirahat