Baru Dicecar 9 Pertanyaan, Surya Darmadi Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit Tersangka korupsi penguasaan lahan sawit sekaligus pemilik Duta Palma Group Surya Darmadi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/8/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

MerahPutih.com- Kejaksaan Agung membawa tersangka kasus dugaan korupsi Surya Darmadi usai menjalani pemeriksaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana menjelaskan, kondisi kesehatan bos PT DPG itu menurun usai diperiksa, Kamis (18/8) siang.

Baca Juga:

Fraksi Demokrat Minta Kejagung Usut Pihak Lindungi Surya Darmadi

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka SD (Surya Darmadi), kondisi tersangka mengalami drop atau sakit sehingga penyidik meminta dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada yang bersangkutan," ungkap Ketut kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/8).

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter, Surya disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di RSU Adhyaksa, Ceger, Jakarta Timur.

Kuasa Hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang mengungkapkan, Surya baru sampai pertanyaan kesembilan saat diperiksa Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung.

"Mengingat fisiknya, kondisinya yang tidak mengizinkan, beliau minta agar dihentikan dulu pemeriksaan dan meminta dokter mengecek kesehatannya yaitu jantung akut," ujarnya kepada wartawan.

Juniver mengatakan, sebelumnya dari pihak kejaksaan telah mendatangkan dokter untuk memeriksa keadaan Surya Darmadi. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, kliennya harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan secara total.

"Jadi ada suatu penyakit yang pernah serang dan itu tadi sudah disampaikan dan kemudian hasil ricek dari dokter, tadi didatangkan dokter, menyatakan perlu dibawa ke RS yaitu RS Ceger di bawah kontrol oleh kejaksaan," tuturnya.

Baca Juga:

Kejagung Tahan Surya Darmadi

Dengan demikian, kata Juniver, pemeriksaan hari ini terpaksa harus dihentikan hingga kondisi kesehatan Surya Darmadi membaik.

"Agar dia bisa menghadapi proses ini lebih lanjut," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kejagung tengah mengusut dugaan penyerobotan lahan oleh PT DPG. Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan, perusahaan tersebut mengelola lahan 37.095 hektare secara melawan hukum dan pemiliknya yakni Surya, menjadi buronan KPK.

Dari penyelewengan tersebut, perusahaan Surya diduga untung Rp 600 miliar tiap bulannya. Surya telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus tersebut oleh Kejagung.

Selain itu, Kejagung juga turut menjerat Bupati Indragiri Hulu periode 1999-2008, Raja Thamsir Rahman dalam kasus ini. Kerugian negara dalam kasus ini diduga sekitar Rp 78 triliun.

Kini, ia telah dilakukan penahanan oleh Kejagung setelah keberadaannya sebelumnya sempat tidak diketahui publik. (Knu)

Baca Juga:

Kejagung Koordinasi dengan KPK Tangani Kasus Surya Darmadi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Bertambah, Varian Omicron Terdeteksi Setelah 3 Hari Karantina
Indonesia
Kasus Bertambah, Varian Omicron Terdeteksi Setelah 3 Hari Karantina

Kasus Omicron tersebut terdeteksi saat pelaku perjalanan internasional yang tiba di Indonesia menjalani karantina 10 hari.

Terminal Kalideres Dipadati Pemudik, Anies Baswedan Minta PO Siapkan Bus Bantuan
Indonesia
Terminal Kalideres Dipadati Pemudik, Anies Baswedan Minta PO Siapkan Bus Bantuan

Selain memberikan fasilitas yang nyaman, Anies juga meminta agar seluruh pihak menyiapkan bus bantuan.

Gereja Santo Paulus Solo Terapkan Prokes Ketat saat Misa Natal
Indonesia
Gereja Santo Paulus Solo Terapkan Prokes Ketat saat Misa Natal

“Belum, kami belum punya aplikasi itu. Terima kasih sekali kepada Pak Wali yang akan membantu memfasilitasi pengajuan itu,” ujar dia.

 Liga 1, 2, dan 3 Indonesia Dihentikan Sementara
Indonesia
Liga 1, 2, dan 3 Indonesia Dihentikan Sementara

"TGIPF ini juga menekankan dan disetujui oleh Menpora bahwa semua kegiatan yang berpayung PSSI terutama Liga 1, 2, dan 3 supaya dihentikan sampai presiden menyatakan bisa dinormalisasi setelah tim ini menyampaikan rekomendasinya," jelas Mahfud

Penyebar Hoaks dan Penggugat Ijazah Jokowi Ditangkap, Gibran: Keluarga Tidak Melapor
Indonesia
Penyebar Hoaks dan Penggugat Ijazah Jokowi Ditangkap, Gibran: Keluarga Tidak Melapor

Disinggung ada muatan kampanye hitam diarahkan pada keluarganya jelang Pemilu 2024, Gibran mengatakan, hal itu bisa mungkin terjadi.

Pasien Positif COVID-19 Rabu (22/12) Bertambah 179 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Rabu (22/12) Bertambah 179 Orang

Selain itu, pemerintah mencatat bahwa kini terdapat 5.231 orang yang berstatus suspek

[HOAKS atau FAKTA]: Anak Kecil Tersambar Petir akibat Main HP Sambil Dicas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anak Kecil Tersambar Petir akibat Main HP Sambil Dicas

Beredar informasi berupa video melalui pesan berantai WhatsApp mengabarkan seorang anak tengah terluka.

Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran hingga 1.500 Meter
Indonesia
Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran hingga 1.500 Meter

Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.500 (1,5 km) ke arah barat daya pada Jumat.

Bertemu Langsung, Komnas HAM Ungkap Kondisi Kesehatan Lukas Enembe
Indonesia
Bertemu Langsung, Komnas HAM Ungkap Kondisi Kesehatan Lukas Enembe

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menemui Gubernur Papua Lukas Enembe.

Bareskrim Polri Sita 56 Kendaraan Operasional ACT
Indonesia
Bareskrim Polri Sita 56 Kendaraan Operasional ACT

Pada Rabu (27/7), penyidik Dittipideksus menyita 56 kendaraan operasional yang terdiri dari 44 unit mobil dan 12 kendaraan motor.