Baru 3 Hari Menjabat, Donny Saragih Langsung Dicopot dari Dirut TransJakarta Mantan Dirut PT Transjakarta, Donny Andy S Saragih. (Foto: Dok PT Transjakarta)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta membatalkan penunjukan Donny Andy S. Saragih sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang baru diangkat Jumat (24/1) pekan lalu.

Keputusan itu diambil melalui mekanisme keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Transjakarta merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca Juga

Ombudsman DKI Minta Anies Pertimbangkan Lagi Pemilihan Dirut TransJakarta

"Pembatalan ini karena Donny yang selama ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta 2017-2022, terbukti telah menyatakan hal yang tidak benar untuk kepentingannya dalam mengikuti proses seleksi sebagai direksi BUMD," kata Kepala BP BUMD Pemprov DKI, Faisal Syafruddin di Jakarta, Senin (27/1).

Dirut Transjakarta yang baru Donny Andy Saragih (kanan) berfoto dengan mantan Dirut Transjakarta Agung Wicaksono (kiri), Kamis (23/1/2020). (ANTARA/HO-humas TransJakarta)
Dirut Transjakarta yang baru Donny Andy Saragih (Humas TransJakarta)

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD dan Peraturan Gubernur Nomor 5 tahun 2018 tentang Tata Cara Pengangkatan Direksi, tiap calon direksi harus mengikuti Uji Kompetensi dan Keahlian dan harus terbukti “Cakap Melakukan Perbuatan Hukum” dengan membuat Surat Pernyataan Cakap Melakukan Perbuatan Hukum.

Baca Juga

Mantan Dirut Transjakarta Sebut Anies Bapak Integrasi Transportasi

Walaupun Donny Saragih telah mengikuti Uji Kompetensi dan Keahlian dan lolos untuk posisi direksi di BUMD Pemprov DKI Jakarta, namun pernyataan yang ditandatangani oleh yang bersangkutan bahwa tidak pernah dihukum, ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

"Pada Sabtu 25 Januari 2020, BP BUMD menerima laporan tentang status hukum Donny Saragih, kemudian melakukan verifikasi dan terbukti laporan tersebut benar," paparnya.

Akhirnya, lanjut dia, Senin (27/1) langsung dilakukan keputusan pembatalan keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 23 Januari 2020.

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari pelaksanaan tugas BP BUMD sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memiliki fungsi untuk melakukan pembinaan terhadap BUMD.

Baca Juga

Motif Anies Tunjuk Donny Saragih Jadi Dirut PT TransJakarta

Status jabatan petinggi TJ itu kosong, kemudian Pemprov DKI mengangkat Yoga Adiwinarto sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Transjakarta. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH