Barli Asmara, Sang Pahlawan Fashion Indonesia: Semua Perempuan Berhak Cantik Barli Asmara berjuang untuk mempercantik semua perempuan. (Foto: Instagram@sorabelofficial)

PAHLAWAN tak selalu berjuang dengan mengangkat senjata. Tak selamanya berada di medan tempur berbahaya. Beberapa di antaranya memegang pensil dan kertas serta bersembunyi di belakang panggung.

Pahlawan bukan hanya mereka yang berprofesi sebagai tentara, guru atau dokter. Hakikatnya, pejuang sejati adalah mereka yang sukarela memperjuangkan kehidupan atau mimpi orang lain. Mereka yang berjuang demi mewujudkan mimpi orang lain salah satunya ditemukan dalam diri seorang desainer.

Baca Juga:

Gita Bhebita, Berukuran Plus Jadi Bintang di Panggung Jakarta Fashion Week 2020

barli
Barli Asmara, baju desainer itu tidak selamanya mahal. (Foto: Instagram@barliasmara)

Lewat keterampilannya menggambar, para desainer ini berusaha untuk mewujudkan mimpi para perempuan untuk menjadi cantik. Salah satunya adalah Barli Asmara.

Puluhan tahun melanglang buana di dunia mode tanah air, Barli tak hanya fokus untuk menghasilkan karya bernilai fantastis. Dirinya juga mengungkapkan bahwa profesinya tersebut tak selalu berkaitan dengan panggung fashion dan dunia glamor. Kecantikan perempuan bisa dieksplorasi lewat pendekatan yang humanis dan hangat.

Barli pun rela menyepi dari gemerlapnya lampu spotlight. Ia berkontemplasi untuk menemukan esensi hidupnya sebagai seorang desainer. "Aku seperti memikirkan setiap detik, setiap menit dan setiap waktu apa yang diteriakkan oleh pelanggan," ujarnya saat dihubungi merahputih.com, Jumat (8/11).

Menurutnya, para perempuan berangan-angan untuk terlihat cantik dan berkelas dengan busana rancangan desainer. Sayangnya, embel-embel nama besar sang desainer membuat busana rancangan para desainer dibanderol dengan harga fantastis.

Baca Juga:

Barli Asmara Dobrak Stigma Dunia Fashion di Jakarta Fashion Week 2020

barli
Ia melihat daya jangkau perempuan pada baju rancangan desainer. (Foto: Instagram@barliasmara)

Bayangkan saja, sebuah pakaian dibanderol dengan harga minimal Rp 1 juta. Hal tersebut membuat sebagian perempuan tak bisa menjangkau harga tersebut. Mereka mengurungkan niat untuk membeli pakaian rancangan desainer. Impian untuk memakai busana rancangan desainer pun menjadi angan-angan belaka. "Orang-orang suka pakaian ini tetapi harganya mahal," tuturnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Barli coba menghasilkan produk dengan konsep serupa namun dengan harga terjangkau. "Desain yang harganya sejutaan aku coba buat dengan harga murah. Caranya dengan mensiasati lewat penggunaan bahan yang mirip tetapi terjangkau," ungkapnya.

Hasilnya, Barli mampu membuat desain berkelas dengan harga yang affordable. Rancangannya yang biasa dibanderol dengan nilai fantastis bisa dibeli dengan harga Rp149 ribu hingga Rp300 ribu.
Semua perempuan pun bisa menikmati karyanya. Caranya merangkul semua lapisan masyarakat tersebut membuat Barli dikenal sebagai desainer humble yang dekat dengan semua kalangan.

"Aku dianugerahkan nama besar maka harus bisa memanfaatkannya untuk kebaikan bagi semua orang," tukasnya. (avia)

Baca Juga:

Ketika Model tak Bertubuh Sempurna

Kredit : iftinavia


Paksi Suryo Raharjo