Barli Asmara Dobrak Stigma Dunia Fashion di Jakarta Fashion Week 2020 Barli Asmara membuat dobrakan di dunia industri fashion. (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

SELAMA ini, industri fashion membangun gagasan yang cukup menyesatkan publik lewat konsep size zero. Artinya,standar model perempuan yang ingin jalan di catwalk adalah perempuan super kurus yang memiliki ukuran 0.

Baca Juga:

Siasati Perut Buncitmu dengan Fesyen Ini

jfw
Barli Asmara menghadirkan rancangan big size. (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Konsep tersebut membuat perempuan tak bisa menerima diri mereka apa adanya. Banyak yang kemudian terjebak dalam diet tidak sehat dan beberapa di antaranya justru mengalami bulimia dan anoreksia.

Namun kini, beberapa desainer dunia mulai sadar bahwa konsep tersebut tidak realistis dan membuat perempuan tidak mencintai tubuhnya. Mereka pun mulai berani menampilkan koleksi berukuran big size. Salah satu di antaranya adalah desainer kenamaan Indonesia, Barli Asmara.

Baca Juga:

4 Perbedaan Batik Khas Solo dan Yogyakarta, Serupa tapi Tak Sama

jfw
Barli menunjukan bahwa perempuan big size bisa jadi model catwalk. (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Beberapa waktu belakangan ini, Barli memang mempersiapkan lini "Asmara" yang menyasar segmen perempuan berisi. Dirinya mengungkapkan bahwa ia terinspirasi dari koleksi Fenty x Savage yang dirilis oleh Rihanna.

Menurut Barli, setiap perempuan berhak mengeksplorasi fashion dan berhak menggunakan pakaian jenis apapun termasuk perempuan yang bertubuh besar. "Kita harus merangkul seluruh perempuan termasuk yang bertubuh besar. Mereka juga berhak percaya diri dengan menggunakan pakaian yang diinginkan. Semua perempuan bebas menggunakan pakaian jenis apapun asalkan berani," ucap Barli. (avia)

Baca Juga:

Pria, 4 Jenis Tas ini Wajib Kamu Koleksi

Kredit : iftinavia


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH