Bareskrim Tetapkan Eks Dirut PT Bosowa Corporindo Tersangka Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo, SA sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan.

"Atas perbuatan tersangka yang diduga dengan sengaja mengabaikan dan/atau tidak melaksanakan perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," kata Dir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (10/3).

Baca Juga

Bank Asal Korea Ambil Alih Bukopin, Bosowa Gugat OJK

Penetapan SA sebagai tersangka, menurut Helmy dilakukan setelah melalui proses gelar perkara. Penyidik telah memperoleh fakta hasil penyidikan dan alat bukti. Sehingga menetapkan SA sebagai tersangka dalam perkara itu.

Helmy menjelaskan, diketahui ejak bulan Mei 2018, PT Bank Bukopin, Tbk. telah ditetapkan sebagai Bank dalam pengawasan intensif oleh OJK karena permasalahan tekanan likuiditas. Kondisi tersebut semakin memburuk sejak bulan Januari hingga Juli 2020.

Dalam rangka upaya penyelamatan Bank Bukopin, OJK mengeluarkan kebijakan diantaranya memberikan Perintah tertulis kepada Dirut PT Bosowa Corporindo atas nama SA melalui surat OJK nomor : SR-28/D.03/2020 tanggal 9 Juli 2020.

Ilustrasi tersangka

Surat itu berisikan tentang perintah tertulis pemberian kuasa khusus kepada Tim Technical Assistance (Tim TA) dari PT BRI untuk dapat menghadiri dan menggunakan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Bukopin Tbk dengan batas waktu pemberian kuasa dan penyampaian laporan pemberian surat kuasa kepada OJK paling lambat 31 Juli 2020.

"Akan tetapi PT Bosowa Corporindo tidak melaksanakan perintah tertulis tersebut," ujar Helmy.

Dalan penyelidikan, ditemukan fakta bahwa setelah surat dari OJK diterbitkan pada 9 Juli 2020, SA mengundurkan diri sebagai Dirut Bosowa Corporindo pada 23 Juli 2020.

"Pada tanggal 24 Juli 2020, SA masih aktif dalam kegiatan bersama para pemegang saham bank Bukopin maupun pertemuan dengan OJK pada tanggal 24 Juli 2020, namun tidak menginformasikan soal pengunduran dirinya sebagai Dirut PT Bosowa Corporindo," jelas Helmy.

SA pada tanggal 27 Juli 2020 juga mengirimkan foto Surat Kuasa melalui aplikasi whatsaap kepada Dirut Bank Bukopin dengan mencantumkan jabatannya sebagai Dirut PT Bosowa Corporindo, lanjut Helmy Santika.

Atas perbuatannya, SA disangka melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat dua tahun dan denda paling sedikit Rp5 miliar atau pidana penjara paling lama enam tahun dan pidana denda paling banyak Rp15 miliar. (Pon)

Baca Juga

OJK Setujui Korea Ambil Alih Bank Bukopin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sidang Jiwasraya, Saksi JPU Bantah Pernah Beri Uang ke Salah Satu Pejabat Jiwasraya
Indonesia
Sidang Jiwasraya, Saksi JPU Bantah Pernah Beri Uang ke Salah Satu Pejabat Jiwasraya

Jawaban serupa diberikan Ronald ketika ditanyai kuasa hukum terkait fasilitas rafting senilai Rp70 juta di Kulon Progo

BPN Kota Tangerang Dinilai Tak Profesional
Indonesia
BPN Kota Tangerang Dinilai Tak Profesional

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang dinilai tak profesional dan mempersulit birokrasi terhadap masyarakat terkait permohonan blokir Sertifikat Hak Milik (SHM) 959/Cipete dan SHM 1185/Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Demokrat Klaim Lampaui Target Kemenangan di Pilkada Serentak
Indonesia
Demokrat Klaim Lampaui Target Kemenangan di Pilkada Serentak

Partai Demokrat mengklaim melampaui target kemenangan dalam Pilkada serentak 2020.

Tujuh Pegawai KPK Terkena COVID 19
Indonesia
Tujuh Pegawai KPK Terkena COVID 19

Saat ini masih seorang dalam proses perawatan di rumah sakit dan berada dalam kondisi baik.

Sah! Pemerintah Keluarkan Aturan Lembaga Pengelola Investasi
Indonesia
Sah! Pemerintah Keluarkan Aturan Lembaga Pengelola Investasi

LPI memperoleh dukungan modal awal sebesar Rp15 triliun atau setara dengan sekitar USD1 miliar dari APBN Tahun 2020.

'Bang Jago'  yang Todongkan Senpi ke Warga di Duren Sawit Dijerat Pasal Berlapis
Indonesia
'Bang Jago' yang Todongkan Senpi ke Warga di Duren Sawit Dijerat Pasal Berlapis

"Selain soal kepemilikan senjata api, MFA kami tetapkan tersangka terkait perkara kecelakaan lalu lintasnya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Ketua WP KPK Beberkan Pertanyaan Janggal Tes Wawasan Kebangsaan
Indonesia
Ketua WP KPK Beberkan Pertanyaan Janggal Tes Wawasan Kebangsaan

Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo membeberkan, ada pertanyaan yang janggal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).

Orang Kaya dan Miskin Semakin Timpang
Indonesia
Orang Kaya dan Miskin Semakin Timpang

BPS mencatat jumlah penduduk miskin per September 2020 mencapai 27,55 juta orang atau naik menjadi 10,19 persen dibandingkan September 2019 mencapai 24,79 juta orang pada posisi 9,22 persen.

Besok, 9.791 Pedagang Pasar Tanah Abang Ikut Vaksinasi
Indonesia
Besok, 9.791 Pedagang Pasar Tanah Abang Ikut Vaksinasi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan 9.791 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, ikut vaksinasi COVID-19 mulai Rabu (17/2).

Doni Monardo Sebut Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi
Indonesia
Doni Monardo Sebut Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Pemerintah Provinsi DKI tidak pernah mengizinkan