Bareskrim Tangkap Yahya Waloni Yahya Waloni ditangkap. (Foto: dok. Istimewa)

MerahPutih.com - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap penceramah Yahya Waloni, Kamis (26/8).

"Ya benar (ditangkap)," ujar Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (26/8).

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Ustaz Yahya Waloni Sahabat UAS Meninggal Dunia

Rusdi memastikan penangkapan Yahya terkait kasus dugaan penodaan agama. Namun, Rusdi tidak menjelaskan lokasi tepat penangkapan dan waktu penangkapan.

Sebelumnya, Yahya Waloni pernah dilaporkan pasal ujaran kebencian di Bareskrim Polri oleh komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme dengan dugaan menista Kitab Suci Injil.

Yahya Waloni dilaporkan atas dugaan kebencian atau permusuhan individu dan atau antar golongan alias SARA. Laporan tersebut diterima kepolisian dengan nomor registrasi Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM.

Dalam laporan tersebut Yahya Waloni disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Yahya Waloni

Yahya Waloni juga dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 45 A juncto Pasal 28 ayat 2 dan atau Pasal 156a KUHP.

"Kami melaporkan Yahya Waloni atas dugaan menista agama melalui Injil. Dia juga kami laporkan karena menyebar ujaran kebencian berlatar SARA," kata Koordinator Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme, Christian Harianto, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini, ceramah Yahya yang diperkarakan ialah saat dirinya menyebut injil fiktif serta palsu. Perkara yang dilaporkan berkaitan dengan ujaran kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

Yahya juga pernah dilaporkan ke polisi terkait ceramahnya pada 2018. Saat itu Yahya diduga menyerang Ma'ruf Amin dan mantan gubernur NTB TGB Zainul Majdi. Yahya mempelesetkan nama TGB dengan 'Tuan Guru Bajingan'. Kemudian Yahya menyebut Ma'ruf sudah uzur dan akan mati.

Sejak penangkapan Muhammad Kace, beberapa hari lalu, memang muncul seruan untuk polisi agar menangkap Yahya Waloni yang dituding turut menyuarakan kebencian dalam materi dakwahnya. (Knu)

Baca Juga

Bareskrim Polri Pastikan Muhammad Kece tak Alami Gangguan Jiwa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temui KSAD Andika Perkasa, Kapolri Listyo Tekankan Soliditas dengan TNI
Indonesia
Temui KSAD Andika Perkasa, Kapolri Listyo Tekankan Soliditas dengan TNI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Harkitnas, Ratusan Sopir dan Kondektur Bus Terminal Tirtonadi Kibarkan Merah Putih
Indonesia
Harkitnas, Ratusan Sopir dan Kondektur Bus Terminal Tirtonadi Kibarkan Merah Putih

Peringatan tersebut dilakukan ratusan sopir, kondektur, kernet, penumpang hingga karyawan Terminal Tipe A Tirtonadi mengibarkan bendera merah putih.

Dishub DKI Terbitkan Aturan Waktu Operasional Angkutan Umum saat PPKM
Indonesia
Dishub DKI Terbitkan Aturan Waktu Operasional Angkutan Umum saat PPKM

Aturan dengan Nomor 39 Tahun 2021 tersebut berlaku mulai 26 Januari sampai 8 Februari 2021 mendatang.

Kadishub Batam Rustam Efendi Ditetapkan Tersangka Korupsi
Indonesia
Kadishub Batam Rustam Efendi Ditetapkan Tersangka Korupsi

Pihak kejaksaan menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam RE sebagai tersangka kasus korupsi di Batam, Kamis (8/4).

Kualitas Aduan Masyarakat Kunci Ungkap Kasus Korupsi
Indonesia
Kualitas Aduan Masyarakat Kunci Ungkap Kasus Korupsi

Laporan Pengaduan tindak pidana korupsi yang lengkap dan valid, akan memudahkan KPK

Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Presiden Jokowi Widodo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Cuaca Jakarta Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan

"Memperkirakan cuaca cerah berawan akan mewarnai pagi hari di seluruh wilayah DKI Jakarta," tulis BMKG

Anak Yatim Piatu karena COVID-19 Bakal Dapat Jaminan Pendidikan
Indonesia
Anak Yatim Piatu karena COVID-19 Bakal Dapat Jaminan Pendidikan

Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta bakal menjamin pendidikan anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat terpapar COVID-19.

Kejari Solo Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika
Indonesia
Kejari Solo Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika

Kejari Solo memusnahkan ratusan barang bukti dari 108 perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Perkara tersebut ditangani Kejari sepanjang tahun ini.

Penyebab Banyak Pegawai KPK Mengundurkan Diri Versi Novel Baswedan
Indonesia
Penyebab Banyak Pegawai KPK Mengundurkan Diri Versi Novel Baswedan

36 pegawai telah mengundurkan diri. Alasan pengunduran diri puluhan pegawai itu pun beragam.