Bareskrim Tangkap Pelaku Pencucian Uang dan Penipuan Daring Grabtoko Tangkapan layar iklan GrabToko. (Foto: Instagram @grabtokoid)

MerahPutih.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial YMP (33) pelaku penipuan daring dan pencucian uang.

Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/0019/I/2021/Bareskrim. Pelaku adalah seorang karyawan swasta.

Pelaku meminta bantuan pihak ketiga untuk membuat website belanja daring.

"Website ini juga diketahui menggunakan hosting di luar negeri," kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi dalam keterangannya, Selasa (12/1).

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Ciduk Buronan Penipuan Rp11 Miliar

Penangkapan dilakukan di kawasan Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, pada hari Sabtu (9/1), sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya empat unit ponsel pintar merk Samsung dan Oppo, satu unit laptop, dua buah simcard, satu buah KTP dan empat buku cek dari bank BRI, BCA dan Mandiri.

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara membuat sebuah website bernama GrabToko (www.grabtoko.com) yang menawarkan berbagai macam barang elektronik dengan harga yang sangat murah.

Hal ini mengundang minat banyak orang yang akhirnya berbelanja, namun barang tidak kunjung dikirimkan.

Dari informasi pelaku, diketahui ada sejumlah 980 costumer yang memesan barang elektronik dari situs GrabToko. Namun, hanya sembilan customer yang menerima barang pesanan tersebut.

"Dan sembilan barang yang dikirimkan kepada costumer itu ternyata dibeli di ITC oleh pelaku dengan harga normal," jelas Slamet.

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi. (Foto: MP/Kanugrahan)
Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi. (Foto: MP/Kanugrahan)

Pelaku menyewa kantor di kawasan Kuningan dan mempekerjakan enam orang karyawan costumer service, yang bertugas untuk meminta tambahan waktu pengiriman barang apabila ada konsumen yang bertanya mengapa barang pesanannya tidak kunjung dikirimkan.

Keenam costumer service tersebut bekerja dengan dibekali laptop oleh pelaku, yang ternyata didapatkan dengan cara menyewa dari orang lain.

Dalam melaksanakan proses penyidikan, Dittipidsiber Bareskrim Polri dibantu oleh beberapa bank yang di antaranya bank BCA, BNI dan BRI.

Pihak bank juga membantu penyidik dalam upaya penanganan tindak pidana ini. Total kerugian ditaksir sekitar Rp17 miliar dari pihak iklan dan pembeli.

Baca Juga:

Mantan Presenter Dalton Tanonaka Berikan Bukti Dugaan Kasus Pidana Penipuan

Pelaku juga disinyalir menginvestasikan uang hasil kejahatannya ke dalam bentuk crypto currency. Hal ini akan ditangani melalui berkas terpisah.

Slamet meminta masyarakat berhati-hati dengan bujuk rayu barang murah dan sangat menguntungkan. Cross-check dan banyak melakukan riset sebelum terjebak dengan modus penipuan serupa.

"Kami juga selalu memantau dan melakukan upaya upaya untuk hal ini tidak terjadi lagi," jelas Slamet.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45A ayat 1 undang-undang nomor 19 tahun 2016 dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kenaikan Harga Kedelai

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Jakpus Pastikan Genangan Air tak Lebih dari Enam Jam
Indonesia
Pemkot Jakpus Pastikan Genangan Air tak Lebih dari Enam Jam

"Dalam KPI tersebut tidak boleh ada genangan di wilayah Jakpus lebih dari enam jam, tidak boleh ada korban, serta tidak boleh ada genangan jalur-jalur prioritas nasional," kata Irwandi

Rizieq Bisa Ajukan Praperadilan Jika Tidak Terima Kasus Hukumnya Dibuka Kembali
Indonesia
Rizieq Bisa Ajukan Praperadilan Jika Tidak Terima Kasus Hukumnya Dibuka Kembali

Jika sudah di-SP3 atau dihentikan, bisa dibuka kembali asalkan ada bukti-bukti baru. Kalau Rizieq tidak terima kasus yang menjeratnya kembali dibuka, bisa mengajukan praperadilan.?

Ketua KPK Minta Anak Buahnya Diberi Waktu Selidiki Dugaan Korupsi Menteri Edhy
Indonesia
Ketua KPK Minta Anak Buahnya Diberi Waktu Selidiki Dugaan Korupsi Menteri Edhy

Memang, sebelum diciduk KPK, Menteri Edhy kerap membagikan kegiatannya di Amerika Serikat

Jarak Luncur Awan Panas Gunung Merapi Makin Jauh
Indonesia
Jarak Luncur Awan Panas Gunung Merapi Makin Jauh

Bahaya lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif kami perkirakan dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Hasto: PDIP Sudah Biasa Dikeroyok di Kota Surabaya
Indonesia
Hasto: PDIP Sudah Biasa Dikeroyok di Kota Surabaya

Hal itu disampaikannya menanggapi pertanyaan wartawan menyangkut calon kepala daerah yang akan diusung partai itu dalam pilkada tahun ini.

H-1 Ramadan, Terjadi Lonjakan Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo
Indonesia
H-1 Ramadan, Terjadi Lonjakan Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo

"Peningkatan penumpang ini lebih banyak pada masyarakat dalam rangka liburan dan kunjungan pada kerabat dari luar provinsi," ujar Joko, Senin (12/4).

Jatim Gelar Tes Kesehatan 41 Pasangan Cakada di 3 Rumah Sakit
Indonesia
Jatim Gelar Tes Kesehatan 41 Pasangan Cakada di 3 Rumah Sakit

Jadwal pelaksanaan tes kesehatan untuk calon kepala daerah di berbagai wilayah di Jawa Timur, dimulai 4-11 September 2020 dan pelaksananya adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kualitas Aduan Masyarakat Kunci Ungkap Kasus Korupsi
Indonesia
Kualitas Aduan Masyarakat Kunci Ungkap Kasus Korupsi

Laporan Pengaduan tindak pidana korupsi yang lengkap dan valid, akan memudahkan KPK

Prabowo Subianto Diminta Jadi Ketum Lagi, Buat Modal Pilpres 2024?
Indonesia
Prabowo Subianto Diminta Jadi Ketum Lagi, Buat Modal Pilpres 2024?

Tidak mungkin kepemimpinan Partai Gerindra dipindahkan ke orang lain selain Prabowo

Anies Akui Punya 100 Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Indonesia
Anies Akui Punya 100 Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Kapasitas rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI sebelumnya ada sebanyak 67