Bareskrim Selidiki Dugaan TPPO Pelarungan Jenazah ABK WNI ke Laut Jenazah ABK WNI di kapal berbendera Tiongkok dilarungkan ke laut (Tangkapan layar youtube MBCnews)

Merahputih.com - Bareskrim Polri mulai menyelidiki dugaan terjadinya tindak pidana perdagangan orang menyusul viralnya video di situs berbagi Youtube mengenai kapal ikan berbendera China, Long Xing 629 yang melarung jenazah anak buah kapal (ABK) ke laut.

Para anak buah kapal (ABK) diduga mengalami eksploitasi selama bekerja di kapal Long Xing 629.

Baca Juga:

Beda Dengan Nurhadi, IPW: Harun Masiku Sudah Lenyap Ditelan Bumi

"Satgas TPPO Bareskrim Polri akan mulai melakukan penyelidikan terkait proses pemberangkatan para ABK tersebut," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Sabtu (9/5).

Sebagai langkah awal, Satgas TPPO akan meminta keterangan terhadap 14 ABK Kapal Long Xing 629 yang hari ini tiba di Tanah Air.

"Akan melakukan proses pemeriksaan terhadap 14 ABK (asal Indonesia) yang dipulangkan hari ini," tutur Sambo.

Keempat belas warga negara Indonesia (WNI) yang semula bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) Long Xing 629, tiba di Tanah Air pada Jumat sore, setelah terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Korea Selatan.

Jenazah ABK WNI di kapal berbendera Tiongkok (Tangkapan layar youtube MBCnews)

Para ABK itu pulang ke Indonesia setelah menjalani masa karantina wajib terkait COVID-19 di sebuah hotel di Busan, Korea Selatan.

Para ABK yang sebelumnya bekerja di kapal berbendera China tersebut meminta dipulangkan ke Tanah Air, setelah tiga rekan mereka meninggal dunia di atas kapal dan kemudian jenazahnya dilarung di laut lepas (burial at sea).

Mereka juga diduga mengalami pelanggaran hak asasi manusia selama bekerja di kapal tersebut.

Baca Juga:

Update COVID-19, Minggu (3/5): Pasien Positif 11.192 dan 1.876 Dinyatakan Sembuh

Keempat belas ABK tersebut, sebagaimana dikutip Antara, merupakan sebagian dari total 46 WNI dan tiga WNI yang meninggal dunia, yang sebelumnya bekerja di empat kapal perusahaan China. Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan perlindungan bagi mereka.

Sebagian besar dari 46 ABK tersebut telah terlebih dahulu pulang ke Tanah Air sedangkan dua ABK masih berada di perairan Korea untuk menyelesaikan proses keimigrasian sebelum dipulangkan kemudian. Sementara itu, satu ABK meninggal dunia di Busan karena menderita pneumonia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hanura Kritik Erick Thohir Izinkan Direksi BUMN Punya Lima Staf Ahli
Indonesia
Hanura Kritik Erick Thohir Izinkan Direksi BUMN Punya Lima Staf Ahli

"Apakah masih membutuhkan tenaga ahli lagi? Bukankah para direksi ini adalah ahli dibidang-nya," kata Inas

Keluarkan Permenhub No 18, Luhut Bikin Bingung Aparat Lakukan Tindakan Hukum
Indonesia
Keluarkan Permenhub No 18, Luhut Bikin Bingung Aparat Lakukan Tindakan Hukum

PSBB khususnya yang terkait angkutan orang/penumpang dengan kendaraan roda dua akan menjadi masalah di lapangan

Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Sulawesi Utara
Indonesia
Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Sulawesi Utara

Titik gempa berada di 4.98 lintang utara (LU) dan 127.38 bujur timur (BT)

Ratusan Bandar Narkoba Digiring ke Nusakambangan
Indonesia
Ratusan Bandar Narkoba Digiring ke Nusakambangan

Pemindahan sebagai wujud dan komitmen memberantas narkotika, khususnya di Lapas dan Rutan. Dan narapidana Bandar ditempatkan di Lapas Supermaksimum dengan tipe one man one cell.

Banjir Bandang Luwu Utara tidak Terkait Aktivitas Gempa
Indonesia
Banjir Bandang Luwu Utara tidak Terkait Aktivitas Gempa

Sebelum banjir Luwu Utara, terjadi empat kali gempa berkala di Luwu Utara

Pemerintah Diminta Tingkatkan Perlindungan Tenaga Medis Tangani COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Tingkatkan Perlindungan Tenaga Medis Tangani COVID-19

Oleh karena itu, waktu istirahat bagi para tenaga medis tersebut perlu ditambah

Tarif Tol ke Bandung dari Cikampek Naik Rp3 Ribu
Indonesia
Tarif Tol ke Bandung dari Cikampek Naik Rp3 Ribu

Dalam penyesuaian tarif tol ini terdapat penurunan tarif pada angkutan logistik dengan golongan kendaraan III dan V.

Fahira Idris Dipolisikan karena Diduga Sebarkan Hoaks Virus Corona
Indonesia
Fahira Idris Dipolisikan karena Diduga Sebarkan Hoaks Virus Corona

Dalam laporan itu Muannas juga menyertakan barang bukti 2 (dua) Lembar Print Out tangkapan layar dan 1 (Satu) Unit Flasdisk Link URL.

DPR Desak Kapolri Tindak Tegas Anak Buah yang Pukuli Jurnalis
Indonesia
DPR Desak Kapolri Tindak Tegas Anak Buah yang Pukuli Jurnalis

Sahroni meminta Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk menyelidiki siapa saja pihaknya yang melakukan tindakan kekerasan pada wartawan

 Persiapan Pemberlakuan PSBB di Jabar Sudah 100 Persen
Indonesia
Persiapan Pemberlakuan PSBB di Jabar Sudah 100 Persen

"Persiapan PSBB Provinsi per hari ini sudah 100 persen, bahkan saya monitor Ciayumajakuning sudah rapat khusus di Majalengka," kata Kang Emil