Bareskrim Segera Periksa Rachel Vennya soal Dugaan Suap Lolos Karantina Selebgram Rachel Vennya dengan didampingi kuasa hukumnya berikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Dugaan suap yang dilakukan selebgram Rachel Vennya untuk kabur dari karantina usai pergi ke luar negeri diselidiki oleh Bareskrim Polri.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menuturkan, pihaknya akan segera memeriksa Rachel untuk dimintai keterangan terkait dugaan tersebut.

Baca Juga

Bareskrim Periksa Tiga Saksi terkait Dugaan Suap Karantina Libatkan Rachel Vennya

"Nanti pasti akan dilakukan juga pemeriksaan kepada yang bersangkutan (Rachel Vennya)," ujarnya di Jakarta, Sabtu (8/1).

Ramadhan mengatakan belum ada terlapor dalam kasus dugaan suap oleh Rachel Vennya ini. Dia menyebut Polri menyelidiki dugaan adanya petugas dari pemerintah yang menerima suap tersebut.

"Ini terkait dengan petugas yang disuap, namun petugas apa kami belum dapat info sejauh ini," tuturnya.

"Kalau kasus suap, yang disuap itu adalah seorang pejabat atau pegawai atau ASN atau siapapun yang terkait petugas pemerintah," sambung Ramadhan.

Baca Juga

Rachel Vennya Jadi Tersangka Kasus Kabur dari Karantina

Ramadhan membeberkan sudah ada tiga saksi yang diperiksa di kasus ini. Hanya, Ramadhan belum bersedia membeberkan siapa-siapa saja saksi yang dimaksud. Yang pasti, ketiga orang itu tidak termasuk Rachel Vennya.

Sebelumnya diberitakan, dalam kasus ini, Menko Polhukam Mahfud Md juga berpendapat suap Rp 40 juta yang diberikan Rachel Vennya kepada Ovelina Pratiwi masuk kategori pungli. Dia meminta agar pungli tersebut diusut tuntas.

"Jadi yang saya baca di pengadilan, itu pengakuannya: Saya (Rachel Vennya) bayar ke mbak ini Rp 40 juta, lalu disetor ke ASN suatu institusi itu sekian. Nanti saya mau sampaikan agar itu diusut, biar nggak biasa melakukan itu," lanjutnya. (Knu)

Baca Juga

Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Kabur Karantina, Rachel Vennya Bungkam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi
Indonesia
Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi

Seluruh kalangan harus berupaya menekan angka penyebaran kasus COVID-19

Investor Samtrade FX Asal Indonesia Tunggu Titik Terang Otoritas Singapura
Indonesia
Investor Samtrade FX Asal Indonesia Tunggu Titik Terang Otoritas Singapura

Pakar Hukum Universitas Gajah Mada Muhammad Fatahillah Akbar menilai, masyarakat sebaiknya sebelum melakukan investasi harus mempelajari dulu terkait izin dan hukum terkait.

BREAKING NEWS: LRT Tubrukan di Munjul, Jakarta Timur
Indonesia
BREAKING NEWS: LRT Tubrukan di Munjul, Jakarta Timur

Belum diketahui secara pasti penyebab kejadian tersebut

Celengan Kurban Polda Metro Jaya Berhasil Kumpulkan 256 Sapi dan 280 Kambing
Indonesia
Celengan Kurban Polda Metro Jaya Berhasil Kumpulkan 256 Sapi dan 280 Kambing

Fadil mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan warung nasi padang untuk memasak daging hewan kurban milik anggota. Dengan cara tersebut, daging kurban yang akan disalurkan ke masyarakat sudah dalam keadaan matang.

Lamar CPNS dan PPPK Sumbar, Teliti dan Baca Petunjuk Pendaftaran
Indonesia
Lamar CPNS dan PPPK Sumbar, Teliti dan Baca Petunjuk Pendaftaran

Dari total 1.176 formasi itu Pemprov Sumbar membuka lowongan untuk disabilitas sebanyak 9 formasi dan lulusan terbaik 13 formasi.

Upacara Penutupan PON XX Papua Tak Bisa Diikuti Sembarang Orang
Indonesia
Upacara Penutupan PON XX Papua Tak Bisa Diikuti Sembarang Orang

Bahkan penutupan PON Papua juga tetap diramaikan pesta kembang api

Ultah Bandung Ke-211 Tahun, Ridwan Kamil Ingatkan Reformasi PNS
Indonesia
Ultah Bandung Ke-211 Tahun, Ridwan Kamil Ingatkan Reformasi PNS

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap, Kota Bandung dapat beradaptasi dengan mulus terhadap pandemi COVID-19 dan revolusi industri 4.0.

Sinta Aulia Gadis Penderita Tumor Kaki Dioperasi di RS Polri, Kondisi Membaik
Indonesia
Sinta Aulia Gadis Penderita Tumor Kaki Dioperasi di RS Polri, Kondisi Membaik

Sekarang, kondisi Sinta Aulia telah membaik pasca operasi dan kembali ke ruang perawatan.

Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali
Indonesia
Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali

Ketua DPR Puan Maharani melakukan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Dapil V Jawa Tengah meliputi Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Solo, Rabu-Kamis (19-20/1).

Perhelatan Skala Besar Dibolehkan, DPR Ingatkan Waspadai Gelombang Ketiga
Indonesia
Perhelatan Skala Besar Dibolehkan, DPR Ingatkan Waspadai Gelombang Ketiga

Pemerintah sudah mengizinkan penyelenggaraan kegiatan besar seperti konser musik hingga acara pernikahan besar dengan pedoman yang ditetapkan.