Bareskrim Polri Usut Dugaan Kebocoran 2 Juta Data Nasabah BRI Life Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay @fancycrave1)

MerahPutih.com - Sebanyak 2 juta data nasabah BRI Life diduga bocor dan dijual secara online.

Sebuah akun Twitter mencuit dugaan kebocoran data anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Menanggapi hal tersebut, Bareskrim Polri pun turun tangan menyelidiki kasus dugaan kebocoran data 2 juta nasabah BRI Life.

Baca Juga:

Kabareskrim Jamin Obat Terapi COVID-19 Masih Terkendali

"(Dugaan kebocoran ini) sedang dilidik Dittipideksus (Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus)," jelas Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/7).

Menurut Agus, dugaan awal kasus kebocoran data ini berkaitan dengan perbankan.

Namun, dia belum menjelaskan secara rinci terkait perkara tersebut.

"Terkait perbankan. Data BRI Life. Datanya dugaan kan dari sana," ujarnya.

Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto. ANTARA/HO-Polri
Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto. ANTARA/HO-Polri

Sekedar informasi, postingan web RaidForums mengunggah video berdurasi 30 menit yang menampilkan data nasabah.

Data itu berisi mulai dari rincian rekening bank, salinan kartu tanda penduduk (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Baca Juga:

Kabareskrim Janji Sikat Kartel Kremasi Jenazah COVID-19

Sebuah perusahaan pemantau kejahatan cyber, Hudson Rock menyebut mereka telah menemukan bukti yang menunjukkan beberapa komputer milik karyawan BRI dan BRI Life telah disusupi.

"Kami sedang memeriksa dengan tim dan akan menyediakan update segera pada saat investigasi sudah selesai," ungkap CEO BRI Life Iwan Pasila seperti dikutip, Selasa (27/7). (Knu)

Baca Juga:

Kabareskrim Ingatkan Anggota Polisi Tidak Larang Pedagang Jualan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mabes Polri Akui Petugas Jaga Lalai Saat Insiden Penganiayaan M Kece
Indonesia
Mabes Polri Akui Petugas Jaga Lalai Saat Insiden Penganiayaan M Kece

Kepala Rutan Bareskrim Polri AKP IS juga dinilai telah lalai

Anies Pastikan Inflasi Terjaga dan Stok Pangan Aman Jelang Bulan Puasa
Indonesia
Anies Pastikan Inflasi Terjaga dan Stok Pangan Aman Jelang Bulan Puasa

"Kita harus siapkan agar masyarakat mendapatkan kepastian, khususnya pasokan kebutuhan pokok berjalan lancar, sehingga demand (permintaan) terjaga dan harga stabil, serta terjangkau," ucap Anies.

Ribuan Konten Pinjaman Online Ilegal Diblokir Karena Langgar Aturan
Indonesia
Ribuan Konten Pinjaman Online Ilegal Diblokir Karena Langgar Aturan

Kemenkominfo tidak komproni terkait pelanggaran-pelanggaran financial

Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Bidik Transaksi USD 1,5 Miliar
Indonesia
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Bidik Transaksi USD 1,5 Miliar

Indonesia ingin menjadikan TEI 2021 ini sebagai momentum meraih peluang meningkatkan volume ekspor Indonesia di pasar internasional.

Alasan Ancaman Bui Irjen Napoleon Bisa Berlipat Ganda di Kasus Aniaya M Kece
Indonesia
Alasan Ancaman Bui Irjen Napoleon Bisa Berlipat Ganda di Kasus Aniaya M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte resmi ditetapkan sebagai tersangka bersama empat tahanan lain dalam kasus penganiayaan youtuber Muhammad Kece.

Wisata Kepulauan Seribu Ditutup
Indonesia
Wisata Kepulauan Seribu Ditutup

Wisata Kepulauan Seribu untuk sementara ditutup saat masa libur Idul Fitri sejak Sabtu (15/5), sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

KPK Geledah Kantor Wali Kota Batu
Indonesia
KPK Geledah Kantor Wali Kota Batu

Penggeledahan di dua lokasi itu berkaitan dengan penyidikan dugaan gratifikasi di Pemerintah Kota Batu tahun 2011-2017.

Antisipasi Long Weekend, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Dua KA Jarak Jauh
Indonesia
Antisipasi Long Weekend, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Dua KA Jarak Jauh

PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta mengoperasionalkan dua KA Jarak Jauh tambahan untuk keberangkatan tanggal 14 dan 15 Maret 2021.

Pabrik Oksigen Ini Gratiskan Pengisian untuk Pasien COVID-19
Indonesia
Pabrik Oksigen Ini Gratiskan Pengisian untuk Pasien COVID-19

Gratisnya pengisian ulang oksigen untuk ukuran tabung 1 m3 ini sudah sejak lama dilakukan.

Gibran Kecolongan, 542 Warga Berhasil Curi Start Mudik ke Solo
Indonesia
Gibran Kecolongan, 542 Warga Berhasil Curi Start Mudik ke Solo

Satgas COVID-19 Solo, Jawa Tengah, mencatat sebanyak 542 orang pemudik telah berhasil mencuri start pulang ke Solo. Data tersebut tersebut tercatat mulai tanggal 22 April sampai 2 Mei.