Bareskrim Polri Tangkap Buronan Penipu yang Rugikan Negara Rp 233 Miliar Bareskrim Polri (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Merahputih.com - Bareskrim Polri menangkap tersangka kasus penipuan yang merugikan negara Rp 233 miliar bernama IR Burhanuddin.

Tersangka yang juga masuk dalam daftar buron ini ditangkap pada Selasa (5/10) sekitar pukul 21.00 WIB di kawasan Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Bareskrim Periksa Eks Menpora Adhyaksa Dault dalam Kasus Dugaan Penipuan

"Iya betul (ditangkap)," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/10).

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkap tersangka melakukan penipuan terhadap PT Sinar Indahjaya Kencana dan PT Wika Beton pada 2016 lalu.

Ilustrasi penipuan (Foto: pixabay/tumisu)

Adapun modusnya berupa penjualan lahan yang diagunkan oleh pihak Qatar National Bank (QNB).

"Terlibat kasus penipuan dan penggelapan yang telah merugikan negara sebesar Rp233 miliar. Modusnya dengan menjual lahan yang diagunkan," terang Andi.

Baca Juga:

David Noah Bakal Dikonfrontasi dengan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar

Andi belum bisa membeberkan perkembangan terkini kasus tersebut karena proses pemeriksaan terus berlangsung. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rekor COVID-19 Pecah, Legislator Imbau Pengusaha Prioritaskan Karyawan WFH
Indonesia
Rekor COVID-19 Pecah, Legislator Imbau Pengusaha Prioritaskan Karyawan WFH

Perusahaan diimbau untuk lebih memprioritaskan karyawannya bekerja dari rumah alias Work From Home (WFH)

Gibran Berambisi Jadikan Kawasan Gatsu-Ngarsopuro Jadi Malioboronya Solo
Indonesia
Gibran Berambisi Jadikan Kawasan Gatsu-Ngarsopuro Jadi Malioboronya Solo

Malioboro versi Solo merupakan salah satu janji Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat kampanye Pilwalkot Solo 2020 silam.

Jakarta Kini Berstatus PPKM Level 2, Aturan Sejumlah Sektor Diperlonggar
Indonesia
Jakarta Kini Berstatus PPKM Level 2, Aturan Sejumlah Sektor Diperlonggar

Pemerintah pusat menurunkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dari level tiga menjadi level dua.

Moeldoko Angkat Bicara Jokowi Tak Singgung Isu Korupsi di Sidang Tahunan MPR
Indonesia
Moeldoko Angkat Bicara Jokowi Tak Singgung Isu Korupsi di Sidang Tahunan MPR

Moeldoko selanjutnya menyebutkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 54 Tahun 2018

Normalisasi Waduk Kesatrian Baru 80 Persen, Akhir Tahun Harusnya Selesai
Indonesia
Normalisasi Waduk Kesatrian Baru 80 Persen, Akhir Tahun Harusnya Selesai

Pengerjaan normalisasi Waduk Kesatriaan di Cilincing, Jakarta Utara, hampir rampung. Saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen

Siang Ini RUU TPKS Jadi RUU Usul DPR
Indonesia
Siang Ini RUU TPKS Jadi RUU Usul DPR

DPR akan menggelar Rapat Paripurna ke-13 masa persidangan III tahun 2021-2022, dengan dua agenda pada Selasa siang (18/1).

[HOAKS atau FAKTA]: Ide Film Animasi Upin dan Ipin Dari Kisah Nyata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ide Film Animasi Upin dan Ipin Dari Kisah Nyata

Ide asal cerita Upin & Ipin adalah dari Hajah Ainon yang juga pelakon suara opah.

Singapura Bakal Perbanyak Penerbangan Pesawat dan Kapal Feri ke Batam
Indonesia
Singapura Bakal Perbanyak Penerbangan Pesawat dan Kapal Feri ke Batam

Peningkatan kunjungan wisata ini, dapat meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan, baik di Batam dan Bintan maupun area di sekitarnya.

Jumlah Penambahan Pasien COVID-19 Makin Hari Terus Menurun
Indonesia
Jumlah Penambahan Pasien COVID-19 Makin Hari Terus Menurun

Penambahan kasus positif hari ini mengalami penurunan dibanding Kamis (26/8) sebanyak 16.899 kasus.

KPK Mulai Usut Proyek Infrastruktur Bermasalah di Kabupaten Bogor
Indonesia
KPK Mulai Usut Proyek Infrastruktur Bermasalah di Kabupaten Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengusut proyek infrastruktur bermasalah di bawah kepemimpinan Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin. Dalam mengusut itu, tim penyidik memeriksa sejumlah saksi dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Saksi yang diperiksa ialah Kepala Dinas PUPR Soebiantoro, PPK Bina Marga Dinas PUPR Heru Haerudin, tiga PNS Dinas PUPR Gantara Lenggana, Aldino Putra Perdana, serta R. Indra Nurcahya, dan Kabid Bina Marga Krisman Nugraha.