Bareskrim Polri Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Laskar FPI Rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.

MerahPutih.com - Penyidik Bareskrim Polri segera menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan di luar hukum (unlawful killing) oleh anggota Polda Metro Jaya terhadap Laskar FPI. Hal ini berdasarkan dua alat bukti yang cukup.

“Penyidikan sudah untuk penetapan tersangka, andai pun belum (penetapan tersangka) ya pasti akan sampai ke sana,” kata Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/3).

Baca Juga

Besok Bareskrim Periksa Tujuh Saksi Terkait Dugaan 'Unlawful Killing' Laskar FPI

Agus mengatakan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri tidak sembarangan dalam penetapan tersangka. Meski telah mengantongi dua alat bukti yang cukup.

“Mekanisme itu pada penyidik dan selalu diawali dengan gelar perkara bersama tim Kejaksaan Agung (Kejagung),” ujar jenderal bintang tiga itu.

Kasus ini dinaikkan ke penyidikan usai menggelar perkara pada Rabu (10/3). Penyidik menemukan ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

Untuk diketahui, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri membuat laporan model A atas kasus unlawful killing itu. Artinya, laporan langsung dibuat oleh penyidik. Sebanyak tiga anggota polisi menjadi terlapor dalam laporan bernomor 0132.

Rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. (Foto: Antara/M Ibnu Chazar/hp).
Rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. (Foto: Antara/M Ibnu Chazar/hp).

Ada dua peristiwa yang menewaskan enam pengikut Rizieq di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada 20 Desember 2020. Pertama, baku tembak antara polisi dengan eks laskar Front Pembela Islam (FPI). Peristiwa ini mengakibatkan dua laskar khusus pengawal Rizieq tewas.

Peristiwa kedua, pemberian tindakan tegas dan terukur terhadap empat pengikut Rizieq lainnya. Tindakan ini dilakukan polisi di dalam mobil saat dibawa menuju Polda Metro Jaya.

Keempat orang itu disebut melakukan perlawanan yang mengancam jiwa petugas. Namun, tindakan polisi tidak dibenarkan Komnas HAM.

Sebab, polisi tidak berupaya untuk mencegah semakin banyaknya jatuh korban jiwa atas insiden pembuntutan rombongan Rizieq tersebut.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebut ada dugaan unlawful killing oleh aparat kepolisian terhadap empat pengikut Rizieq itu.

Ahmad meminta kasus dugaan pelanggaran HAM itu diproses hingga ke persidangan. Guna membuktikan indikasi yang disebut unlawfull killing. (Knu)

Baca Juga

Bareskrim Periksa 3 Anggota Polda Metro Jaya yang Diduga Terlibat Penembakan Laskar FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Erupsi Gunung Merapi, Desa Tlogolele Terkena Hujan Abu Vulkanik
Indonesia
Erupsi Gunung Merapi, Desa Tlogolele Terkena Hujan Abu Vulkanik

Akibat kejadian tersebut Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang berjarak beberapa meter dari puncak Gunung Merapi terkena hujan abu vulkanik.

MA Berhentikan Sementara Hakim dan Panitera Terjaring OTT KPK
Indonesia
MA Berhentikan Sementara Hakim dan Panitera Terjaring OTT KPK

MA mendukung langkah-langkah KPK dalam melakukan penegakan hukum, termasuk OTT.

Empat Atlet Asal Kabupaten Tangerang Peraih Medali SEA Games 2021 Terima Bonus
Olahraga
Empat Atlet Asal Kabupaten Tangerang Peraih Medali SEA Games 2021 Terima Bonus

Pemberian penghargaan dengan nilai puluhan juta tersebut dilakukan oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Puspemkab Tangerang, Senin (30/5).

Pemerintah akan Atur Perdagangan Kripto
Indonesia
Pemerintah akan Atur Perdagangan Kripto

Aset kripto harus teratur dan terlembaga, serta harus di bawah pengaturan negara.

Luhut Khawatir Kasus COVID-19 Naik Pascamudik Lebaran
Indonesia
Luhut Khawatir Kasus COVID-19 Naik Pascamudik Lebaran

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut mudik tahun ini berjalan sukses. Namun, Luhut meminta masyarakat tidak jemawa. Sebab, angka COVID-19 bisa saja melonjak pascamudik Idul Fitri.

Jaksa Eksekusi Alvin Lim di Gedung Bareskrim Dibawa ke Rutan Salemba
Indonesia
Jaksa Eksekusi Alvin Lim di Gedung Bareskrim Dibawa ke Rutan Salemba

Kejaksaan pun menjemput Alvin Lim di Bareskrim Polri setelah vonis 4,5 tahun penjara terkait kasus pemalsuan surat.

Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi
Indonesia
Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi

Berita komunikasi Jokowi dengan Putin langsung dimuat di situs resmi Kremlin. Pembicaraan juga membahas kegiatan G20 yang akan berlangsung di Jakarta.

Cerita Pembalap dan Kru MotoGP Nikmati Keindahan Mandalika
Indonesia
Cerita Pembalap dan Kru MotoGP Nikmati Keindahan Mandalika

Marc Marquez menyempatkan diri menaiki salah satu bukit di Mandalika dan menulis "jatuh cinta dengan tempat ini #Indonesia" di postingannya.

Din Syamsuddin Deklarasikan dan Kukuhkan Pengurus Partai Pelita
Indonesia
Din Syamsuddin Deklarasikan dan Kukuhkan Pengurus Partai Pelita

Dengan hadirnya Partai Pelita, partai besutan kader Muhammadiyah, bertambah dari sebelumnya PAN, Partai Umat.

Orang Kepercayaan Sambo Bawa Pisau Antisipasi Brigadir J Melawan
Indonesia
Orang Kepercayaan Sambo Bawa Pisau Antisipasi Brigadir J Melawan

Dalam dakwaan disebutkan, sopir sekaligus orang kepercayaan Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf membawa sebilah pisau untuk berjaga-jaga apabila Brigadir J melawan saat hendak dieksekusi.