Bareskrim Polri Ajukan Permohonan Ekstradisi Jozeph Paul Zhang Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto. ANTARA/HO-Polri

MerahPutih.com - Polri masih terus bekerja keras dalam mengusut kasus terhadap ujaran kebencian dan penodaan agama dengan tersangka Jozeph Paul Zhang.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya tengah mengajukan permohonan ekstradisi ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terhadap Paul Zhang.

Baca Juga

BPIP Sebut Generasi Milienial Jadi Pelaku Utama Perpecahan dan Radikalisme

"Kita ajukan permohonan ke Kemenkumham untuk mengajukan proses ekstradisi yang bersangkutan," kata Agus kepada wartawan, Jumat (24/4).

Jenderal bintang tiga ini menjelaskan, permohonan itu dilakukan pihaknya sambil menunggu proses pengurusan red notice.

"Sambil menunggu proses pengurusan red notice ke Interpol," jelasnya.

Namun, Agus tak membeberkan secara rinci terkait kapan pihaknya melakukan permohonan pengajuan ekstradisi ke Kemenkumham tersebut.

Jozeph Paul Zhang. Foto: Youtube

Agus Andrianto menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Jendral Imigrasi untuk mencabut paspor milik Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono yang mengaku sebagai nabi ke-26.

"Kita koordinasi dengan imigrasi, semoga saran kita diterima oleh Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM untuk mencabut paspor yang bersangkutan," tutur Agus beberapa waktu lalu.

Menurut Agus, ini menjadi upaya agar mempersulit Jozeph jika bermaksud kabur dari kejaran petugas dengan berpindah-pindah negara.

"Kalau mau ke mana-mana kan diamankan, berpotensi untuk dideportasi," kata Agus. (Knu)

Baca Juga

Polri Akui Kesulitan Tangkap Jozeph Zhang di Luar Negeri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Prabowo Sebut Pemprov DKI Lemah Awasi Prokes di Pasar Tradisional
Indonesia
Anak Buah Prabowo Sebut Pemprov DKI Lemah Awasi Prokes di Pasar Tradisional

"Iya saya melihat masih kurang (pengawasan protokol kesehatan), pasar-pasar tradisional, itu harus ketat betul," ucap Taufik

Polemik Obat Cacing Ivermectin Saat COVID-19 Melonjak
Indonesia
Polemik Obat Cacing Ivermectin Saat COVID-19 Melonjak

Data uji klinik yang cukup untuk membuktikan khasiat Ivermectin dalam mencegah dan mengobati COVID-19 hingga saat ini belum tersedia. Dengan demikian, Ivermectin belum dapat disetujui untuk indikasi tersebut.

Resmikan Ruas Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi Harap Bisa Tingkatkan Perekonomian
Indonesia
Resmikan Ruas Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi Harap Bisa Tingkatkan Perekonomian

Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Aceh

Polda Metro Belum Diajak Bicara Soal Rencana Pemberlakuan Ganjil-Genap
Indonesia
Polda Metro Belum Diajak Bicara Soal Rencana Pemberlakuan Ganjil-Genap

Pasalnya, Masyarakat akan kembali berpindah ke angkutan umum untuk melakukan aktivitas sehari-hari

Puluhan Perwira Polisi Terbaik Dinyatakan Lulus Sespimti Polri Dikreg ke-29
Indonesia
Puluhan Perwira Polisi Terbaik Dinyatakan Lulus Sespimti Polri Dikreg ke-29

Mabes Polri menutup pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-29 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-60 T.A 2020.

Polisi akan Tindak Penjual yang Timbun dan Naikkan Harga Tabung Oksigen
Indonesia
Polisi akan Tindak Penjual yang Timbun dan Naikkan Harga Tabung Oksigen

"Jangan sampai bermain-main untuk mencoba menyimpan atau mencoba menaikkan harga. Jadi, jika di toko atau retail atau perorangan yang membeli banyak dan mencari keuntungan, kami akan menindak,"

Jumlah Penduduk di Jawa Terus Merosot
Indonesia
Jumlah Penduduk di Jawa Terus Merosot

Sebaliknya persentase penduduk di Kalimantan meningkat dari 5,5 persen pada 2000 menjadi 6,15 persen pada 2020

TNI-Polri Masuk Hutan Persempit Ruang Gerak KKB Joni Botak
Indonesia
TNI-Polri Masuk Hutan Persempit Ruang Gerak KKB Joni Botak

Sampai saat ini aparat masih berusaha menuju lokasi tempat di mana KKB melakukan tembakan

[HOAKS atau FAKTA]: Negara Demokrasi SBY Izinkan Massa Unjuk Rasa Anarkis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Negara Demokrasi SBY Izinkan Massa Unjuk Rasa Anarkis

kun Facebook dengan nama Anti Provokasi memposting gambar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengizinkan masyarakat berbuat anarkis saat aksi unjuk rasa.

TNI AL Bangun Monumen KRI Nanggala-402 di Koarmada II
Indonesia
TNI AL Bangun Monumen KRI Nanggala-402 di Koarmada II

- Bertepatan dengan 40 hari tragedi KRI Nanggala-402, TNI Angkatan Laut membangun sebuah monumen yang berada tepat di sebelah markas para Hiu Kencana di dDermaga Satuan Kapal Selam Koarmada II, Kamis (3/6).