Bareskrim Periksa SYL Besok di Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 28 November 2023
Bareskrim Periksa SYL Besok di Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri
ersangka kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/11). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

MerahPutih.com - Bareskrim Polri kembali menjadwalkan pemeriksaan eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di kasus dugaan pemerasan oleh mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

"Betul (diperiksa) besok (Rabu), pukul 14.00 WIB," ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipidkor) Bareskrim Polri Kombes Pol. Arief Adiharsa dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/11).

Baca Juga

LPSK Ungkap Alasan Tolak Permohonan Perlindungan Eks Mentan SYL

Tetapi, Arief enggak merinci materi pemeriksaan apa yang akan digali terhadap SYL besok. Namun, pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan lanjutan dalam proses penyidikan, dan yang pertama sejak Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, pengacara SYL Djamaludin Koedoeboen membenarkan agenda pemeriksaan itu. Ia menyebut panggilan pemeriksaan telah diterima sejak Senin (27/11).

Ia mengatakan agenda pemeriksaan besok hanya meminta keterangan tambahan kliennya.

"Pemeriksaan tambahan saja, terkait dugaan tindak pidana korupsi, berupa Pemerasan atau penerimaan gratifikasi oleh FB," katanya.

Baca Juga

Kata Kapolri soal Potensi Tersangka Baru di Kasus Pemerasan SYL

Dia menyebut, kliennya tak punya persiapan khusus terkait pemeriksaan besok.

"Enggak ada persiapan khusus. Kan sudah running dari awal. Ikuti proses saja," katanya.

Sekedar informasi, Polda Metro Jaya resmi menetapkan Ketua KPK, Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Sejumlah barang bukti disita, mulai dari dua unit mobil hingga puluhan handphone. Kemudian, pakaian yang dikenakan oleh SYL saat bertemu Firli di GOR Tangki, Jakarta juga turut disita.

Firli dijerat dengan Pasal 12e atau Pasal 12B atau Pasal 11 UU 31/1999 yang telah diubah dengan UU 20/2001 tentang perubahan atas UU 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 65 KUHP. Firli terancam hukuman penjara seumur hidup. (Knu)

Baca Juga

LPSK Tolak Permohonan Perlindungan SYL

#Syahrul Yasin Limpo #Bareskrim
Bagikan
Bagikan