Bareskrim Periksa AKP IW Terkait Kasus Brigadir J Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah menyampaikan keterangan pers di Mabes Polri. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri terus membongkar dugaan keterlibatan oknum Polisi yang diduga menghalang-halangi pengusutan kasus kematian Brigadir J.

Terkini, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri akan memeriksa mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri AKP IW yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:

Hari Ini, Ferdy Sambo Diperiksa Terkait Obstruction of Justice

"Terkait obstruction of justice DVR CCTV pada hari ini AKP IW di Dittipidsiber Bareskrim Polri pada pukul 13.00 WIB," kata Kabag Penum Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (7/9).

Dari informasi yang dihimpun, peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian angkatan 2010 ini, diduga melakukan pergantian DVR CCTV dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

Pemeriksaan terhadap AKP IW juga berbarengan dengan agenda pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka obstruction of justice, di di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Dit Tipidsiber Bareskrim Polri telah menetapkan tujuh tersangka terkait menghalang-halangi penyidikan atau Obstruction of Justice kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga:

Dipecat Dari Kepolisian, Ferdy Sambo Tak Kunjung Ajukan Banding

Tujuh orang itu yakni Irjen Ferdy Sambo, Brigjen HK, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Chuk Putranto, Kompol Baiquni Wibowo dan AKP Irfan Widyanto .

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri menambahkan, pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan tujuh polisi tersebut.

Mereka diduga berupaya menghalangi penyidikan lewat pengaburan keberadaan CCTV di sekitar TKP.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP. (Knu)

Baca Juga:

Penyidik Gunakan Alat Pendeteksi Kebohongan saat Periksa Ferdy Sambo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Istri Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Istri Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Istri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Tiga Wilayah DKI Berpotensi Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Tiga Wilayah DKI Berpotensi Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada

Seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta selain Kepulauan Seribu pada pagi hari cuacanya diprediksi berawan

BMKG Teliti Lokasi Potensi Gempa di Yogyakarta
Indonesia
BMKG Teliti Lokasi Potensi Gempa di Yogyakarta

Sesar Opak merupakan patahan aktif yang membentang di DIY yang bergerak aktif sehingga kerap kali menjadi penyebab terjadinya gempa.

Tak Ingin Tinggal di Indonesia, Sejumlah Warga Afghanistan Datangi Kedubes AS
Indonesia
Bharada E Sempat Berdoa Sebelum Tembak Brigadir J
Indonesia
Bharada E Sempat Berdoa Sebelum Tembak Brigadir J

Dalam dakwaan disebutkan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E sempat berdoa sebelum menembak Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, yang berlokasi di Duren Tiga Jakarta Selatan, pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.

KPK Tetapkan Eks Bupati Buru Selatan Tersangka
Indonesia
KPK Tetapkan Eks Bupati Buru Selatan Tersangka

KPK menetapkan mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa, sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Persis Juara Liga 2 dan Promosi Liga 1, Kaesang Klaim Lampaui Prestasi Jokowi
Indonesia
Persis Juara Liga 2 dan Promosi Liga 1, Kaesang Klaim Lampaui Prestasi Jokowi

Kaesang Pangarep resmi menyerahkan Piala Liga 2 pada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas (rumdin) Loji Gandrung.

[HOAKS atau FAKTA] Indomaret Bagikan Uang Rp 13 Juta dalam Rangka HUT RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Indomaret Bagikan Uang Rp 13 Juta dalam Rangka HUT RI

Indomaret akan meberikan uang tunai sebesar Rp 13 juta rupiah dengan cara mengetik “MERDEKA BERSAMA INDOMARET” sebelum tanggal 30 Agustus 2022.

PSI Fokus Kampanyekan Ganjar-Yenny
Indonesia
PSI Fokus Kampanyekan Ganjar-Yenny

"Kita sudah satu tekad mengampanyekan pada kader Ganjar-Yenny sebagai capres dan cawapres 2024," kata Giring di Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/10).

Di Tengah Pelonggaran Penggunaan Masker, 242 Orang Terinfeksi COVID-19 Sehari
Indonesia
Di Tengah Pelonggaran Penggunaan Masker, 242 Orang Terinfeksi COVID-19 Sehari

Kasus positif harian kembali bertambah 218, dan menurun dibandingkan Minggu (29/4) kemarin sebanyak 242.