Bareskrim Dalami Dugaan Pencucian Uang First Travel Syahrini dikelilingi awak media saat datang di Gedung Bareskrim Polri terkait kasus First Travel. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Penyidik Bareskrim Polri masih mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang senilai Rp 1,3 miliar oleh bos First Travel tekait untuk perjalanan umrah artis cantik Syahrini.

"Pada dasarnya, nanti penyidik akan mendalami ke para tersangka bukti terkait Rp 1,3 miliar itu mana," kata Kanit I Subdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, AKBP Bambang Wijanarko saat dikonfirmasi, Rabu (11/10).

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, First Travel melakukan perjanjian kerja sama dengan Syahrini dengan mewajibkan artis kelahiran Bogor tersebut mengunggah foto dirinya dengan menggunakan fasilitas First travel sebanyak dua kali dalam satu hari di Media Sosial Instagram-nya.

"First Travel dalam perjanjian itu memberikan kepada Syahrini dan keluarga paket umrah VIP senilai Rp 1,3 miliar," bebernya.

Namun, bos Frist Travel tersebut tidak merinci terkait pengeluaran biaya Syahrini tersebut. Akan tetapi tidak dijelaskan bagaimana perhitungannya sampai bisa ditafsirkan oleh First Travel perjanjian tersebut hingga senilai Rp 1,3 miliar.

Terkait uang itu, menurut Bambang, tidak diberikan secara tunai kepada Syahrini. Bahkan Syahrini juga tetap membayar sekitar Rp 200 juta untuk memberangkatkan keluarganya umrah.

"Awalnya Syahrini mau daftar ke FT itu adalah sebagai jemaah umrah VIP dengan bayar sepenuhnya. Tapi tiba-tiba, Anniesa yang minta kerja sama seperti itu. Rp 1,3 miliar itu nilai yang tertuang dalam perjanjian kerja sama, tapi tidak ada diberikan cash apa pun ke Syahrini," tandasnya. (Asp)

Baca juga berita terkait sengketa kasus Syahrini dan Bos First Travel dalam artikel berikut: Selain Syahrini, Polisi Akan Panggil Ria Irawan dan Vicky Shu

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH