Bareskrim Bantah M Kece Cabut Laporan Kasus Penganiayaan oleh Irjen Napoleon Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)

Merahputih.com - Bareskrim Polri membantah isu terkait Muhammad Kece mencabut laporan kasus penganiayaan yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap dirinya.

"Tidak ada permintaan pencabutan (laporan) dari KC (M Kece)," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Jumat (8/10).

Baca Juga

Tiga Sejawat Irjen Napoleon Ikut Langgar Aturan Saat Penganiayaan M Kece

Andi menyebut, Kece hanya membuat surat permohonan maaf terhadap Napoleon, lantaran takut kejadian penganiayaan terulang kembali.

"Yang ada hanyalah surat permohonan maaf dengan konteks takut dianiayai lagi," terangnya.

 YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Andi tidak menjelaskan lebih lanjut perihal isi surat permintaan maaf M Kece. Yang jelas, M Kece mengaku surat itu dibuat karena takut dianiaya lagi oleh Irjen Napoleon.

"Konteksnya karena takut dianiaya lagi oleh NB," tutup dia.

Sebagai informasi, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sebelumnya memutuskan menetapkan lima orang tersangka buntut dugaan kasus penganiayaan Muhammad Kece di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Baca Juga

Aniaya M Kece, Apa yang Ingin Ditunjukan Irjen Napoleon Bonaparte?

Irjen Napoleon Bonaparte menjadi pihak yang pertama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Selain Napoleon, ada setidaknya 4 tahanan lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka merupakan tahanan dalam kasus berbeda-beda.

Keempat tersangka lainnya DH tahanan kasus uang palsu, DW napi kasus ITE, H alias C alias RT napi kasus tipu gelap dan HP napi kasus perlindungan konsumen. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Jaya Segera Panggil Manajemen Jakmania
Indonesia
Polda Metro Jaya Segera Panggil Manajemen Jakmania

Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Kombes Marsudianto mengatakan, pemeriksaan manajemen Jakmania baru sebatas sebagai saksi saja.

Wagub DKI Klaim Tak Ada Laporan Negatif Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Wagub DKI Klaim Tak Ada Laporan Negatif Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta mengklaim, tidak ada kendala yang dialami dalam penerapan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah.

Pemerintah Diminta Sigap di Segala Bidang Hadapi Dampak Erupsi Semeru
Indonesia
Pemerintah Diminta Sigap di Segala Bidang Hadapi Dampak Erupsi Semeru

Dengan terjadi erupsi Gunung Semeru ini, tentunya kami sampaikan prihatin

Bela Moeldoko, Yusril Dicibir Anak Buah AHY
Indonesia
Bela Moeldoko, Yusril Dicibir Anak Buah AHY

Bergabungnya pengacara Yusril Ihza Mahendra di kubu Moeldoko mendapatkan cibiran dari Partai Demokrat.

Novel Baswedan Mengaku Sedih Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Indonesia
Novel Baswedan Mengaku Sedih Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Firli Bahuri dan empat pimpinan KPK lainnya dilaporkan ke Dewas karena diduga melanggar sejumlah kode etik dalam pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Demokrat Minta Pemerintah Cabut Aturan Tes PCR-Antigen Transportasi Darat
Indonesia
Demokrat Minta Pemerintah Cabut Aturan Tes PCR-Antigen Transportasi Darat

Partai Demokrat meminta agar pemerintah mencabut aturan yang mewajibkan pelaku perjalanan darat yang menempuh jarak minimal 250 kilometer atau 4 jam perjalanan.

Berikut Perkembangan Kasus COVID-19 Indonesia Terhitung Hari Ini
Indonesia
Berikut Perkembangan Kasus COVID-19 Indonesia Terhitung Hari Ini

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 hingga Senin (8/3) menunjukkan ada penambahan 6.894 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Pemadanan Data Kemensos Rampung, Pemprov DKI Kembali Salurkan BST
Indonesia
Pemadanan Data Kemensos Rampung, Pemprov DKI Kembali Salurkan BST

Dinas Sosial DKI Jakarta kembali menyalurkan dana Bantuan Sosial Tunai tahap 5 dan 6 yang diberikan kepada 124 Keluarga Penerima Manfaat.

Polisi Amankan Ratusan Simpatisan Rizieq Shihab, Ada yang Bawa Sajam
Indonesia
Polisi Amankan Ratusan Simpatisan Rizieq Shihab, Ada yang Bawa Sajam

Satria menyebut dari ratusan simpatisan yang diamankan, pihaknya menemukan adanya senjata tajam (sajam) jenis pisau dari para pendukung mantan pentolan FPI it

Izinkan Salat Tarawih di Masjid, Anies Minta Jemaah Taati Prokes
Indonesia
Izinkan Salat Tarawih di Masjid, Anies Minta Jemaah Taati Prokes

Anies pun meminta kepada seluruh pengurus masjid yang ada di ibu kota untuk disiplin protokol kesehatan. Khususnya, dalam mengutamakan pelayanan ibadah untuk kebutuhan warga sekitar rumah ibadah yang bersangkutan.