Bareskrim Bakal Ambil Barang Bukti Tewasnya Laskar FPI Temuan Komnas HAM Komnas HAM cek kendaraan laskar FPI. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri akan bertemu dengan Komnas HAM untuk menindaklanjuti hasil investigasi kasus penembakan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) di jalan tol saat mengawal Rizieq Shihab.

"Pekan ini, akan bertemu Bareskrim dengan Komnas HAM. Di situ akan diserahkan barang bukti. Tunggu saja waktunya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/2).

Baca Juga:

Jokowi Minta Rekomendasi Komnas HAM Soal Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti

Ia menegaskan, penyidik Bareskrim membutuhkan barang bukti tersebut untuk bisa menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM. Sejauh ini, pihak Komnas HAM merespons akan memberikan barang bukti tersebut kepada Polri.

Penyidik Bareskrim Polri telah menerima dan mempelajari hasil investigasi Komnas HAM dengan tebal 60 halaman itu. Paling tidak, ada dua hal yang dicermati oleh Polri dalam hal ini, pertama adalah kejadian penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang bertugas, dan yang kedua, permasalahan pembunuhan di luar hukum (unlawful killing).

Komnas HAM telah mengumumkan hasil investigasinya mengenai kasus kematian enam orang Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Km 50. Komnas Ham menemukan terdapat enam anggota Laskar FPI yang tewas dalam dua konteks peristiwa berbeda.

Kendaraan polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww
Kendaraan polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). (Foto: Antara)

Dalam kesimpulan Komnas HAM, dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, hingga terjadi kontak tembak di antara Jalan Internasional Karawang sampai Km 49 Tol Jakarta-Cikampek dan berakhir di Km 50.

Sebanyak empat orang lainnya masih hidup dan dibawa polisi, kemudian diduga ditembak mati di dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari Km 50 menuju Markas Polda Metro Jaya.

Sehingga, Komnas HAM menduga terdapat pelanggaran HAM atas tewasnya empat Laskar FPI yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan merekomendasikan para pelaku diproses hukum melalui pengadilan pidana. (Knu)

Baca Juga:

Obok-Obok TKP Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Klaim Temukan Fakta Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penderita Corona Kembali Bertambah, Anies Wanti-Wanti Emergency Brake
Indonesia
Penderita Corona Kembali Bertambah, Anies Wanti-Wanti Emergency Brake

“Jangan sampai situasi ini jalan terus, sehingga kita harus menarik rem darurat atau emergency brake,” kata Anies

Kehamilan Tidak Dikehendaki Meningkat, BKKBN Pantau Akses Kesehatan
Indonesia
Kehamilan Tidak Dikehendaki Meningkat, BKKBN Pantau Akses Kesehatan

Sebelum pandemi COVID-19, angka kehamilan yang belum atau tidak dikehendaki tersebut 17,5 persen.

Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 untuk Tenaga Medis
Indonesia
Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 untuk Tenaga Medis

Induk holding BUMN farmasi yang berpusat di Bandung, Bio Farma akan persiapkan 3 juta dosis COVID-19 dari Sinovac, Tiongkok.

Denda Dua Hari Operasi Yustisi di DKI Nyaris Rp90 Juta
Indonesia
Denda Dua Hari Operasi Yustisi di DKI Nyaris Rp90 Juta

Sanksi sosial yang dimaksud berupa membersihkan jalan selama satu jam sambil memakai atribut rompi oranye

Polda Metro Jaya Sediakan Swab Test Antigen Gratis di Dua Lokasi Ini
Indonesia
Polda Metro Jaya Sediakan Swab Test Antigen Gratis di Dua Lokasi Ini

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menyediakan swab test antigen gratis dalam rangka Operasi Lilin Jaya 2020 pada Rabu (23/12).

 Amien Rais Cs Akan Kembali Ajukan Uji Materi Perppu Corona ke MK
Indonesia
Amien Rais Cs Akan Kembali Ajukan Uji Materi Perppu Corona ke MK

Saya melalui kuasa hukum Arvid Martdwisaktyo akan langsung registrasi judicial review ke MK saat dengar dan tahu tepat hari perppu itu dinyatakan sah berlaku menjadi undang-undang

Bantah Pernyataan Kubu Moeldoko, Kemenkumham Akui Belum Terima Dokumen Hasil KLB Demokrat
Indonesia
Bantah Pernyataan Kubu Moeldoko, Kemenkumham Akui Belum Terima Dokumen Hasil KLB Demokrat

Kementerian Hukum dan HAM mengakui belum menerima dokumen hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

KPK Periksa Pengacara Hotma Sitompul Terkait Kasus Korupsi Bansos
Indonesia
KPK Periksa Pengacara Hotma Sitompul Terkait Kasus Korupsi Bansos

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan eks Mensos Juliari P Batubara sebagai tersangka

Ruang Perawatan Pasien COVID-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen
Indonesia
Ruang Perawatan Pasien COVID-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Pemerintah dan masyarakat diminta bergandengan tangan untuk bersama-sama menangani wabah corona yang semakin meningkat ini.

PSI Gunakan Hak Interpelasi Anies Soal Banjir, Golkar: Hanya Cari Sensasi
Indonesia
PSI Gunakan Hak Interpelasi Anies Soal Banjir, Golkar: Hanya Cari Sensasi

Fraksi Golkar DPRD DKI mengaku heran dengan rencana fraksi PSI yang mau menggulirkan hak interpelasi tekait tak becusnya Gubernur Anies dalam penanganan banjir Jakarta.