Bareng FBI, Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Jual Beli Video Intim Anak Sesama Jenis Ilustrasi

MerahPutih.com - Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus pornografi yang berbasis media sosial. Kali ini mereka menangkap tiga orang yang diduga memperjual belikan video anak-anak yang sedang berhubungan intim sesama jenis.

“Video itu bisa dapatkan dengan cara mendownload melalui grup Facebook dengan nama akun VGK (Video Gay Kids),” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan Jayamarta di Mapolda, Minggu (17/9) pagi.

Ketiga tersangka yang diamankan adalah Y, 19; H alias Uher, 30 dan I, 21.

Adi lantas memaparkan bagaimana modus ketiga tersangka ini menjalankan bisnis haramnya itu. Menurut Adi, Y yang diamankan pada Selasa (5/9) di Kelurahan Jogoboyo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah merupakan admin dalam grup Telegram VGK Premium.

“Jadi, tersangka Y mengambil untung dari video anak itu dengan memperjual belikan di grup Telegram VGK Premium. Dia menjual antara Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu,” kata Adi.

Sedangkan dua tersangka lain Uher dan I menggunakan media sosial Twitter dengan akun @NoeHermawan2 dan @Febrifebri745 untuk memperjual belikan video pelecehan seksual tersebut.

Uher yang ditangkap di Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat itu mengambil keuntungan Rp 100 ribu per 50 video yang dijualnya.

Nah, I yang ditangkap di Desa Wargajaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor juga meraup untung ratusan ribu dari video-video yang diperjual belikan.

Menurut Adi, para tersangka ini berafiliasi dengan para pelaku kejahatan seksual anak dari berbagai negara. “Kasus ini berhasil diungkap setelah Polda Metro Jaya bekerjasama dengan FBI dan pihak lain,” ujarnya.

Menurut Adi, pelaku ini akan dijerat dengan pasal 27, pasal 45 UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan hukuman maksimal enam tahun penjara. Selain itu, mereka juga dijerat dengan pasal 44 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (mas)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH