Barasuara Kembali Hentak Panggung "We The Fest" Barasuara. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

SAMA seperti tahun lalu, Barasuara kembali menjadi band pembuka "We The Fest 2017" hari kedua. Di festival musim panas tahunan yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, band yang merintis industri musik lewat jalur indie itu berkolaborasi dengan Scaller.

Seperti biasa, Iga Massardi selaku vokalis Barasuara, mengenakan kemeja batik. Tak lama setelah berada di panggung, ia langsung menyapa para penonton. "Hallo semua...." Para penonton pun langsung berteriak histeris.

Tak menunggu lama, alunan gitar Iga dan TJ Kusuma lekas terdengar. Grup musik yang terdiri dari Iga Massardi (vokal/gitar), TJ Kusuma (gitar), Gerald Situmorang (bass), Marco Steffiano (drum), Asteriska (vokal), dan Puti Chitara (vokal) itu menyuguhkan "Nyala Suara" sebagai lagu pertama. Seketika, penonton pun melantunkan lagu tentang buruknya memendam keinginan lantaran lama-lama bisa menjadi seperti pepatah bagai bara dalam sekam.

Pesan moralnya adalah gagasan yang ada harus disampaikan agar tidak redup. Seketika, penonton pun langsung melantun bersama. Ada pula yang berteriak histeris saat musik mulai dimainkan. Aksi 'live' Barasuara dengan aransemen yang kental nuansa rock opera memang membuat tubuh cepat bereaksi untuk bergerak.

Aksi Gerald mencabik senar bass juga menjadi elemen atraktif pada pertunjukan Barasuara. Namun, menjelang lagu pertama berakhir, ada kejadian mengejutkan. Maksud hati terlihat keren lewat aksi melompat dari atas ke bawah panggung, Gerald justru terjatuh akibat tak dapat menyeimbangkan diri.

Untung saja, ia tak cedera sehingga dapat tetap melanjutkan penampilannya bersama Barasuara. Pada lagu kedua, giliran grup band Scaller beraksi membawakan lagu berbahasa Inggris dengan nada upbeat. Naik turun, serta bertempo cepat. Penonton yang menyaksikan aksi Scaller langsung mengangguk-anggukkan kepala karena nada penuh semangat mereka.

Masuk ke lagu ketiga, Iga dan Scaller kompak berkolaborasi. Total ada tujuh lagu yang dilantunkan Barasuara. Di sela-sela penampilan kelima, Iga tak lupa menyapa penonton dan mengumumkan kehadiran lagu kolaborasi Barasuara dan Scaller yang berjudul "Bara". "Selamat sore, We The Fest. Kami punya lagu kolaborasi Barasuara dan Scaller. Untuk pertamakalinya diperdengarkan di "We The Fest"," ungkap Iga.

Penonton merespons kabar gembira tersebut dengan teriakan gembira. Kemudian Iga berseloroh, "Alhamdulillah lancar yah, pertama kali dibawain di depan khalayak."

Penampilan keenam Barasuara diisi degan suguhan lagu "Bahas Bahasa". Sekejap, ruang pertunjukan langsung ramai oleh suara penonton yang turut bernyanyi bersama. Di penghujung lagu, mereka bertepuk tangan.

Sebelum penampilan berakhir, Asteriska menyapa penonton. "Selamat siang semua." Dan dibalas dengan sapaan yang sama. Pada penampilan terakhir, Barasuara membawakan lagu "Api dan Lentera". Suara riuh rendah penonton segera bergaung di area pertunjukan. Seolah tak mau kalah dengan sang vokalis, Gerald juga turun ke tempat penonton dan melakukan aksi bass yang memukau.

Di penghujung penampilan mereka, Iga tak lupa mengucapkan terima kasih. "Thank you, We The Fest." Lalu penonton pun bertepuk tangan. Barasuara merupakan band yang paling dinantikan pengunjung "We The Fest 2017". Sejumlah penonton terlihat puas dengan penampilan mereka.

"Puas banget lihat penampilan Barasuara. Suaranya keren. Sound-nya OK. Top abis pokoknya. Gak sia-sia gue jauh-jauh dari Bandung ke We The Fest," ujar salah seorang penonton, Nadia. (Ryn)

Baca juga artikel Antrean Masuk "We The Fest 2017" Mengular, Pengunjung Tetap Sabar.



Rina Garmina

YOU MAY ALSO LIKE