BAPETEN: Paparan Radioaktif Bisa Menyebabkan Kanker dan Katarak Ilustrasi radioaktif. Foto: kimia12ipa1213

MerahPutih.com - Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Indra Gunawan mengatakan paparan radiasi dari radioaktif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia di antaranya menyebabkan kanker, dan bahkan penyakit katarak pada mata.

"Jadi secara umum radiasi itu bisa salah satubya itu utk kesehatan misalkan katanya penyebab kanker, kemudian kalau dia fokus kemata bisa menyebabkan katarak," kata Indra saat dihubungi Merahputih.com, Sabtu (15/2).

Baca Juga

Pernyataan Resmi BAPETEN soal Radioaktif di Perumahan Batan Tangsel

Seperti diketahui pada Jumat (14/2) kemarin Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), terpapar radioaktif.

Indra mengatakan pihaknya telah mengeruk tanah yang terkontaminasi hingga ketebalan 10 centimeter dan paparan radiasi di lokasi sudah menurun meskipun masih di atas ambang batas normal.

"Dari alat kita terpantau paparan cukup tinggi, setelah itu kami lakukan olah tkp dan kemudian mencoba mengamankan atau mengambil beberapa objek yang diduga berbentuk serpihan radioaktif. Kita serahkan ke laboratorium, masih akan dilakukan uji teknis forensik nuklir mengetahui lebih detail lagi," jelas dia.

Geladi lapang penanggulangan Kedaruratan Nuklir atau Radiologi di Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (6/12/2018). ANTARA/Muhammad Iqbal/hp.
Geladi lapang penanggulangan Kedaruratan Nuklir atau Radiologi di Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (6/12/2018). ANTARA/Muhammad Iqbal/hp.

Lanjut Indra, pihaknya belum bisa menginformasikan penyebab munculnya radiasi nuklir yang ditemukan di itu. Bapeten masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber materi yang memaparkan radiasi di permukiman warga.

"Logikanya kan tidak mungkin tiba-tiba ada di situ. Pasti ada yang membuang atau meletakkan di situ, entah sengaja atau tidak," tutur dia.

Baca Juga

Kronologi Penemuan Radioaktif di Perum Batan Indah

Indra mengungkapkan bahwa kontaminasi paparan radiasi nuklir yang ditemukan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan tidak akan meluas. "Kemungkinan tidak akan meluas. Hanya pada radius 10 meter kali 10 meter yang ada di lokasi saja," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawaslu Solo Rekrut 1.231 Pengawas TPS
Indonesia
Bawaslu Solo Rekrut 1.231 Pengawas TPS

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Solo, Jawa Tengah merekrut sebanyak 1.231 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Pilwakot Solo.

Pandemi Corona, Gereja Minta Umat Pakai Masker dan Menyanyi Dalam Hati
Indonesia
Pandemi Corona, Gereja Minta Umat Pakai Masker dan Menyanyi Dalam Hati

Ada song leader yang menyanyi dengan face shield

Warga Diminta Waspadai Potensi Hujan Disertai Petir di Jaksel dan Jaktim
Indonesia
Klaim Hadi Pranoto soal Obat Corona di Video Anji, IDI: Penipuan dan Berbahaya!
Indonesia
Klaim Hadi Pranoto soal Obat Corona di Video Anji, IDI: Penipuan dan Berbahaya!

Menurutnya, klaim Hadi sangat membahayakan dan meminta polisi turun tangan.

DPR Bahas Omnibus Law, Muhammadiyah: Pelecehan Politik kepada Rakyat
Indonesia
DPR Bahas Omnibus Law, Muhammadiyah: Pelecehan Politik kepada Rakyat

Sejumlah elemen masyarakat telah menolak RUU Cipta Kerja.

Kasus Positif COVID-19 Nasional Bertambah 2.081 Jiwa
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 Nasional Bertambah 2.081 Jiwa

Pasien sembuh bertambah 1.782 orang. Update terkini kasus sembuh di Indonesia totalnya 93.103 orang.

Sekjen PDIP Hasto Diminta Terbuka soal Kasus Suap Komisioner KPU
Indonesia
Sekjen PDIP Hasto Diminta Terbuka soal Kasus Suap Komisioner KPU

“Hasto kudu secepatnya redam gejolak internal PDIP gegara kasus suap oknum KPU,” kata Hikam

KPU Klaten Rencanakan Bikin TPS di Pengungsian
Indonesia
KPU Klaten Rencanakan Bikin TPS di Pengungsian

"Kami sudah koordinasi dengan PPK-PPS di 18 TPS zona merah Gunung Merapi agar mempersiapkan pelaksanaan pencoblosan di TPS darurat tempat pengungsian," kata dia

 Terdampak Corona, Sektor Wisata di Yogyakarta Kehilangan Pemasukan Ratusan Miliar
Indonesia
Terdampak Corona, Sektor Wisata di Yogyakarta Kehilangan Pemasukan Ratusan Miliar

"Kami hitung-hitung estimasi kehilangan peredaran uang dari sektor pariwisata hingga Mei 2020 sekitar 100 miiar. Tapi kalau sampai Desember bisa lebih dari Rp500 miliar," jelas Hary

Datangi Polres Tangsel, Rahayu Saraswati Desak Pelaku Pelecehan Dirinya Diproses Hukum
Indonesia
Datangi Polres Tangsel, Rahayu Saraswati Desak Pelaku Pelecehan Dirinya Diproses Hukum

Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendatangi Polres Tangsel.