Banyu Biru Djarot: KBM Wujudkan Ajaran Trisakti dalam Konteks Kekinian Ketua Umum KBM Banyu Biru Djarot (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.Com - Komunitas Banteng Muda bukan sekedar ormas kepemudaan biasa. Menilik dari latar belakang terbentuknya, Komunitas Banteng Muda atau biasa disingkat KBM lahir dari sebuah cita-cita mulia yakni membumikan kembali gelora Trisakti yang diwariskan Bung Karno dalam konteks kekinian.

Demikian pemaparan Banyu Biru Djarot selaku Ketua Umum Komunitas Banteng Muda dalam media visit di kantor merahputih.com, Kawasan Gading Serpong, Tangerang, Jumat (17/11).

Menurut Banyu Biru Djarot, pembentukan KBM tidak terlepas dari mimpinya mencari Sukarno-Sukarno baru, Hatta-Hatta baru dan penerus the founding fathers dalam diri anak-anak muda masa kini.

“Banyak anak muda alias kids jaman now tahu Trisakti itu sebuah kampus di Grogol, Jakarta Barat, tapi sedikit yang paham bahwa Trisakti adalah ajaran Bung Karno yang sayang banget kalau hanya menjadi debu sejarah yang dilupakan begitu saja, “ papar Banyu Biru.

Lebih lanjut ia menguraikan Trisakti dalam ajaran Bung Karno meliputi, Pertama: Berdaulat secara politik, Kedua: Berdikari secara ekonomi, dan Ketiga: Berkepribadian secara sosial budaya.

“Ketiga nilai ini kalau bisa disebut sebagai mimpi besar, jelas Trisakti merupakan visi paripurna Indonesia. Ketika ketiga butir Trisakti sudah dipenuhi, Indonesia akan ‘megang’ dunia ini, “tandas Banyu Biru.

Banyu Biru Djarot
Banyu Biru Djarot (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Meski mengusung ajaran Bung Karno, KBM menurut politisi PDIP ini bukanlah underbouw Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang nota bene Ketua Umumnya putri Bung Karno, Megawati Soekarnoputri.

“KBM itu murni ormas kepemudaan yang sudah terdaftar ke Kemenkumham, boleh dibilang kita hanya menampung anak-anak muda yang ingin terjun ke politik dengan membawa semangat Bung Karno. Saya tidak pernah mewajibkan teman-teman ikut PDIP meski dalam struktur kepengurusan ada tokoh-tokoh politisi PDIP, “ tegas Banyu Biru.

Mantan Aktivis sejak mahasiswa ini membeberkan bahwa terbentuknya KBM pada 15 Desember 2014 tidak terlepas dari inspirasi ketiga tokoh nasional yakni Bung Karno, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi. Kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 membuka mata Banyu Biru bahwa banyak anak muda Sukarnois yang belum mendapat wadah aktualisasi diri yang sesuai dengan spirit zamannya.

“Demi menampung aspirasi anak-anak muda, maka KBM mencoba mewujudkannya dalam tiga manifesto politik kita yakni kemanusiaan, kreativitas dan kebaikan, “papar Banyu Biru yang didampingi pengurus inti DPP KBM.

Komunitas Banteng Muda di kantor merahputih.com
Komunitas Banteng Muda bersama jajaran merahputih.com (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Dengan mengusung tagline Do Good, Feel Good dan Be Kind, Rewind, KBM yang kini sudah memiliki Kantor sendiri menjembatani anak-anak muda untuk terlibat langsung dalam aksi nyata yang berguna bagi sesama dan negara.

"Bung Karno mengutip Weda Upanishad menyatakan Tat Twam Asi, satu untuk semua dan semua untuk satu, kita benar-benar junjung tinggi kebersamaan dan persaudaraan dalam setiap kegiatan serta aktivitas organisasi, “terang Banyu Biru.

Semangat kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945 khususnya alinea keempat, KBM terus bergerak lewat tindakan nyata.

“Bayangkan saja, pada saat berdirinya tercatat 17 orang yang menandantangi deklarasi KBM sebelum diserahkan ke Ibu Mega, kemudian pada pertemuan kedua yang hadir 45 orang, dan sekarang kita sudah memiliki cabang di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Jabar, Medan, Jateng dan Kalbar, “ papar Banyu Biru Djarot seraya menambahkan sejumlah daerah di Tanah Air juga bakal menyusul buka cabang KBM.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH