Banyak Yang Belum Tahu Wajib Bawa STRP, TransJakarta Masih Berikan Kelonggaran Penumpang Bus Way. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penumpang layanan bus TransJakarta, mayoritas belum tahu adanya kewajiban menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai syarat bepergian menggunakan moda transportasi itu, yang diberlakukan mulai hari ini, Senin (12/7).

Petugas Halte TransJakarta Kampung Melayu Kusumawardhani mengatakan, untuk Senin ini masih dilakukan sosialisasi mengenai aturan STRP bagi penumpang yang akan menggunakan layanan TransJakarta di halte tersebut.

Baca Juga:

Mulai Hari ini, Naik TransJakarta Wajib Tunjukan STRP

"Karena pelanggan beberapa ada yang tahu dan belum tahu. Kita sosialisasi dulu hari ini," kata Kusumawardhani dikutip Antara.

Petugas yang berjaga di pintu masuk Halte TransJakarta Kampung Melayu itu melakukan pengecekan protokol kesehatan dengan mengukur suhu calon penumpang.

Petugas juga menanyakan mengenai STRP sebagai syarat berpergian. Meski demikian, masih ada kelonggaran bagi penumpang yang tidak membawa STRP.

TransJakarta. (Foto: Antara)
TransJakarta. (Foto: Antara)

PT Transportasi Jakarta (TransJarkarta) mewajibkan penumpang memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), yang dimulai hari ini,( 12/7). Pemberlakuan ini, terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Setiap pelanggan akan diperiksa oleh petugas kami," kata Direktur Operasional PT TransJakarta, Prasetia Budi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/7).

Kebijakan STRP bagi penumpang TransJakarta itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 49 Tahun 2021 tentang perubahan atas SE Menhub Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi COVID-19. (*)

Baca Juga:

Ada Yang Masuk Kerja, TransJakarta dan MRT Ramai Saat Pagi Hari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Produknya Diboikot, Prancis Alami Krisis Ekonomi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Produknya Diboikot, Prancis Alami Krisis Ekonomi

Akun FB Ummat-e-Nabi.com, pada 28 Oktober 2020, mengunggah tiga tangkapan layar, salah satunya dari artikel Express yang berjudul “France economy crisis: Macron economic hit since 1949”.

Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 Individu, DPR: Seharusnya Gratis
Indonesia
Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 Individu, DPR: Seharusnya Gratis

"Kalau dijual bebas seperti itu, apa nanti malah tidak akan terjadi komersialisasi? Bukankah vaksinasi itu semestinya gratis? Ini yang saya kira perlu diperjelas," ujar Saleh

Pandemi Tak Kunjung Berakhir, Kementerian Agama Gelar Doa untuk Syuhada
Indonesia
Pandemi Tak Kunjung Berakhir, Kementerian Agama Gelar Doa untuk Syuhada

Upaya menggerakkan masyarakat untuk melakukan ikhtiar batin dalam menghadapi pandemi COVID-19 terus dilakukan Kementerian Agama.

Keuntungan DKI atas Kepemilikan Saham Bir Capai Ratusan Miliar
Indonesia
Keuntungan DKI atas Kepemilikan Saham Bir Capai Ratusan Miliar

Prasetyo Edi Marsudi masih berkukuh tidak menyetujui Gubernur Anies Baswedan yang berkeinginan melepas kepemilikan saham bir di PT Delta Djakarta.

Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya

Apel Operasi Patuh Jaya sendiri dilakukan untuk mengetahui kekuatan personel serta sarana dan prasarana yang dimiliki

Jokowi Bikin Aturan Pemolisian Masyarakat Jadi Upaya Pencegahan Ekstremisme
Indonesia
Jokowi Bikin Aturan Pemolisian Masyarakat Jadi Upaya Pencegahan Ekstremisme

Peraturan Presiden ini juga menyoroti langkah khusus, yang harus dilaksanakan untuk Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE)

Penyekatan Mudik Jalan Raya Parung Bogor
Foto
Penyekatan Mudik Jalan Raya Parung Bogor

Petugas gabungan dari Polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan turut serta dalam Operasi Ketupat Lodaya untuk melakukan penyekatan pada masa larangan mudik Lebaran di wilayah Parung, Bogor, Jawa Barat

Tersangka Perusakan Rumah Ibadah Ahmadiyah di Sintang Bertambah
Indonesia
Tersangka Perusakan Rumah Ibadah Ahmadiyah di Sintang Bertambah

Perannya diduga sebagai pelaku perusakan

Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo
Indonesia
Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo

Bahwa akun rasisme tersebut ada di media sosial yaitu Facebook

Ini Respons Ganjar Baliho Puan 'Kepak Sayap Kebhinekaan' Menjamur di Solo
Indonesia