Banyak Temuan Kasus Tanpa Gejala, Anies Tambah Tes COVID-19 Tangkapan layar diskusi virtual Gubernur Anies Baswedan bersama wartawan. (Foto: MP/Asropih)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku bakal terus menambah jumlah tes COVID-19 di ibu kota. Tujuannya agar semakin cepat menemukan kasus positif dan Pemprov DKI langsung menanganinya.

"Jadi COVID-19 itu masih ada di sekitar kita, justru yang harus dikerjakan adalah nambah testing," kata Anies di Jakarta, Minggu (26/7).

Baca Juga:

Tiga Anak Buah Anies Enggak Hadir, Rapat BUMD Ditunda

66 persen kasus positif yang ditemukan di DKI merupakan kasus tanpa gejala. Sehingga, sangat berbahaya apabila Pemprov DKI tidak melakukan tes COVID-19 secara cepat dan masif. Sebab, orang-orang yang tak tahu dirinya terpapar COVID-19 berpotensi menularkan virus ke sekitarnya.

"Nah, kalau orang tanpa gejala tidak diketahui, berbahaya," papar Anies.

Warga diminta tidak hanya melihat penambahan harian kasus positif virus corona saja melainkan persentase positifnya. Presentase positif COVID-19 di Jakarta saat ini mencapai 5,2 persen. Sedangkan, kasus COVID-19 dianggap berbahaya apabila persentasenya di atas 10 persen.

Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam diskusi virtual "Optimalisasi Kredit Usaha Mikro Untuk Pulihkan Ekonomi Jakarta", Rabu (22/7/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)
Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam diskusi virtual "Optimalisasi Kredit Usaha Mikro Untuk Pulihkan Ekonomi Jakarta", Rabu (22/7/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)

"Jangan hanya melihat angka pertambahan kasus tapi lihat presentase positif. Itu akan lebih menggambarkan situasi yang dihadapi di sebuah wilayah," ungkap Anies.

Tingginya angka penambahan harian COVID-19 disebabkan banyaknya jumlah tes yang telah dilakukan. Ia mengaku bisa saja mengurangi jumlah tes COVID-19 agar penambahannya terlihat sedikit, namun menurutnya itu tidak bertanggungjawab.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Tak Pakai Masker, Anak Buah Anies Kenakan Denda Rp25 Ribu

"Tujuan kami justru menemukan yang positif dan mengisolasi yang positif, karena itu kami meningkatkan testing. Ketika meningkatkan testing maka warga yang sudah terpapar jadi ditemukan, lalu angka positifnya tentu saja menjadi bertambah tapi angka positif bertambah itu dalam rangka menemukan orang-orang yang positif supaya bisa diisolasi," tutup Anies. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Jakarta Diminta Gunakan Fasilitas Vaksinasi Drive Thru
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Gunakan Fasilitas Vaksinasi Drive Thru

Bagi warga lanjut usia (lansia), Kemenkes tengah mempersiapkan surat edaran. Agar warga lansia dapat memperoleh vaksin di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya.

Pemda izinkan Pemudik Lokal Masuk DIY
Indonesia
Pemda izinkan Pemudik Lokal Masuk DIY

Pemda DIY mengizinkan masyarakat mudik antar kota/kabupaten di dalam provinsi DIY ( mudik lokal). Masyarakat yang tinggal di Kabupaten/ Kota disekitar provinsi DIY juga tidak dilarang datang ke Yogyakarta.

Habiskan Anggaran Rp200 Juta, Jembatan Kecil di Gresik Jadi Perbincangan Warganet
Indonesia
Habiskan Anggaran Rp200 Juta, Jembatan Kecil di Gresik Jadi Perbincangan Warganet

Lokasi jembatan tepatnya di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari
Indonesia
Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari

Israel kembali terkunci, yang kedua selama pandemi, pada 18 September.

Tingkatkan Literasi Keuangan, Jokowi Perintahkan Bikin Berbagai Kelompok Usaha
Indonesia
Tingkatkan Literasi Keuangan, Jokowi Perintahkan Bikin Berbagai Kelompok Usaha

Presiden meminta TPAKD menggunakan cara-cara dengan unsur seni dan budaya, karakter kekinian, dan cara lainnya untuk tingkatkan akses keuangan masyarakat.

Ganjil-Genap Perdana di Bogor, Kendaraan yang Melanggar bakal Diputarbalikkan
Indonesia
Ganjil-Genap Perdana di Bogor, Kendaraan yang Melanggar bakal Diputarbalikkan

Kota Bogor tengah mempersiapkan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Lomba Cipta Video Rumah Kebudayaan Nusantara Jadi Ajang Generasi Milenial Rawat Kebhinekaan
Indonesia
Lomba Cipta Video Rumah Kebudayaan Nusantara Jadi Ajang Generasi Milenial Rawat Kebhinekaan

Lomba ini sebagai wadah untuk menjaga dan memelihara budaya Nusantara sebagai jati diri, identitas dan kepribadian bangsa dalam arus perubahan global.

Di Tengah Pandemi, Kapolri Akui Polarisasi Belum Selesai
Indonesia
Di Tengah Pandemi, Kapolri Akui Polarisasi Belum Selesai

Jenderal Listyo mengingatkan, kalau elemen bangsa tidak bersatu maka dikhawatirkan pihak luar akan memanfaatkan kelengahan.

KPK Harus Tetap Memegang Peran Sentral Pemberantasan Korupsi
Indonesia
KPK Harus Tetap Memegang Peran Sentral Pemberantasan Korupsi

Karena itu, kata Firli, KPK harus didukung dengan kewenangan dan kekuatan yang memadai.

Satgas COVID-19 Klaim Pemudik Tahun Ini Hanya 2 Juta Orang
Indonesia
Satgas COVID-19 Klaim Pemudik Tahun Ini Hanya 2 Juta Orang

Sebab, menjaga jarak dan menghindari kerumunan paling sulit dilakukan ketika terjadi mobilitas secara masif