Banyak Penyebar Hoaks Ditangkap, Gerindra: Hukum Tajam ke Pendukung Prabowo Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade (ist)

Merahputih.com - Penangkapan terhadap sejumlah pelaku penyebar hoaks insiden kerusuhan 22 Mei mengundang kritikan. Yang teranyar, Polri menciduk penyebar hoaks polisi Brimob asal Tiongkok.

Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menilai penangkapan demi penangkapan yang dilakukan, terkesan menandakan Polisi berat sebelah.

BACA JUGA: Bareskrim Ciduk Penyebar Hoaks 'Polisi Asing' Amankan Kerusuhan 21-22 Mei

"Saya rasa itu haknya Kepolisian ya. Tapi tentu jangan sampai pekaku hoaks yang dikeluarkan kubu sebelah seperti Ulin Yusron bikin Twitt pelaku yang ingin potong pak Jokowi, ternyata salah. Gak diproses secara hukum padahal data lengkap," kata Andre kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (25/5).

Andre melanjutkan, jangan sampai hukum tajam ke pendukung Prabowo Subianto tapi tumpul ke Jokowi.

Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade (Foto: dok. Andre Rosiade)

"Contoh kasus Imanuel Ebenezer itu dilaporkan berulang kali, tapi diperiksa saja enggak. Tapi giliran dia melaporkan orang, Habib Bahar ditangkap, HS yang ancam penggal pak Jokowi langsung ditangkap. Harusnya hukum itu adil," ungkap Andre.

Andre melihat, masyarakat sudah merasakan ketimpangan penegakan hukum.

BACA JUGA: Deretan Hoaks Fenomenal yang Pernah Gemparkan Indonesia, Satu Negara Tertipu

"Coba lihat, laporan BPN (Badan Pemenangan Nasional) ke Polisi udah jalan belum? Jangan hukum itu hanya tajam ke pendukung pak Prabowo dan ke pak Jokowi," jelas Andre. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH