Banyak Masyarakat Kerja dari Rumah, Arus Lalu Lintas di Ibu Kota Lancar Situasi arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol di Jakarta lancar (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kepolisian mengklaim mulai banyak masyarakat yang memilih berada di rumah ketimbang di luar saat ini sehingga arus lalu lintas di Jakarta relatif lenggang dan lancar.

Hal itu berdasar patroli yang dilakukan oleh petugas kepolisian Metro Jaya.

Baca Juga:

Awal April, Indonesia Sudah Memasuki Musim Kemarau

Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus situasi nongkrong malam mulai berkurang ketimbang hari sebelum-sebelumnya.

Patroli sendiri dilakukan sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 serta sebagi tindak lanjut Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

Dampak kerja dari rumah lalu lintas di Jakarta lancar
Dampak kerja dari rumah lalu lintas di Jakarta relatif lancar (Foto: antaranews)

"Tadi malam kita patroli, hasilnya ini sudah termasuk sangat berkurang masyarakat kumpul-kumpul di luar dibandingkan beberapa hari sebelumnya," ujar Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Selasa (24/3).

Atas hal itu, masyarakat dinilai sudah semakin patuh dan mengerti bahaya dari wabah virus ini sehingga lebih memilih berada di dalam rumah.

Yusri menjelaskan kembali pihaknya akan mengedepankan terlebih dahulu upaya humanis dalam pembubaran. Penindakan dengan pidana baru diambil manakala warga bandel saat diimbau pulang.

"Ya berkurang lah dibandingkan hari-hari sebelumnya. Intinya masyarakat sudah mulai mengerti dengan situasi sekarang ini," katanya.

Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengklaim pihaknya mencatat ada penurunan kendaraan khususnya di jalan protokol Sudirman-Thamrin hingga 25 persen selama kurun waktu 15-21 Maret 2020.

Berdasarkan data tercatat volume kendaraan di Jalan Sudirman-Thamrin dari arah Sarinah-Ratu Plaza periode 15-21 Maret 2020 sebanyak 289.734, sedangkan pada periode 8-14 Maret 387.935 unit. Dengan kata lain ada penurunan sekitar 25,3 persen.

Kemudian dari arah sebaliknya periode 15-21 Maret 2020 volume kendaraan sebanyak 138.568 unit sedangkan periode 8-14 Maret 2020 volume kendaraan mencapai 184.119 unit. Ada penurun sekitar 24,7 persen.

“Kalau dilihat Jakarta meman sangat ideal dan ruas jalan protokol sangat lengang,” ujar dia.

Sambodo mengungkap total volume kendaraan periode 15-21 Maret 2020 dari arah selatan ke utara atau sebaliknya 428.302 unit.

Sedangkan periode untuk periode 8-14 Maret 2020 di jalur yang sama mencapai 572.052 unit.

Baca Juga:

KPK Ubah SOP Pemeriksaan Saksi dan Tersangka Akibat Pandemi COVID-19

Selain penurunan jumlah kendaraan yang melintas di jalan- protokol, pihaknya juga mencatat penurunan volume kendaraan sebanyak 56 persen yang melintas di Jalan Tol Dalam Kota hingga Tol Sedyatmo.

Bukan tak mungkin penurunan ini imbas seruan pemerintah untuk kerja (work from home), belajar dan ibadah dari rumah dulu selama wabah virus corona atau covid-19.

"Tercatat, yang melintasi Tol Dalam Kota-Tol Sedyatmo antara 45,9 persen hingga 56,5 persen," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Di Tengah Pandemi COVID-19, KPK Tetap Buru Nurhadi dan Harun Masiku



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH