Banyak Manfaatnya, Membiarkan Anak Bermain Sendiri Bermain sendiri memberi banyak manfaat buat anak. (foto: pixabay/dagon)

SALAH satu hak anak ialah memiliki waktu untuk bermain. Terbukti, bermain memberi banyak manfaat untuk si kecil, seperti melatih kemampuan sosialnya hingga kemandirian. Tak selalu harus bermain bersama teman. Bermain di rumah sendiri pun bisa memberi manfaat yang baik buat si kecil.

Saat anak bermain sendiri, anak mendapatkan banyak pengalaman yang berharga dan penting untuk proses tumbuh kembangnya. Berikut beberapa manfaat anak main sendiri seperti dilansir Very Well Family.

1. Menumbuhkan Sikap Mandiri

kid
Bermain sendiri menumbuhkan kemandirian anak. (foto: pixabay/stocksnap)

Bermain sendiri mengharuskan anak untuk melakukan segala sesuatunya sendiri. Misalnya, memasang pakaian pada boneka atau mengurutkan puzzle.

Nilai kemandirian mengajarkan anak bahwa orangtua atau orang terdekatnya tidak selalu akan membantunya setiap saat sehingga anak mau tak mau harus mengandalkan kemampuannya sendiri. Selain mandiri, anak yang terbiasa bermain sendirian cenderung memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi karena puas dengan hasil kerja kerasnya.

2. Meningkatkan imajinasi

Saat bermain sendiri, anak mengembangkan imajinasi. (foto: Pixabay/5712495)

Anak-anak memang memiliki imajinasi yang cukup tinggi. Meskipun demikian, imajinasi itu belum terasah atau terealisasikan dengan baik. Membiarkan anak main sendiri memungkinkan ia untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan berusaha untuk membuat imajinasinya menjadi nyata. Tentu itu akan membantu meningkatkan kreativitas anak.

Sebagai contoh, saat anak bermain boneka. Ia mungkin akan berperan sebagai teman, ibu, atau orang terdekat dari sang boneka. Bahkan, anak-anak sering memerankan profesi orangtua, seperti polisi, dokter, atau guru. Lambat laun, hal-hal sederhana seperti itu akan membantunya mengenali diri sendiri, bakat, hingga kesukaan dan mimpi-mimpinya yang mungkin bertahan hingga dewasa nanti.

3. Belajar untuk memecahkan masalah

Bermain puzzle melatih kemampuan memecahkan masalah. (foto: Pixabay/design_miss_c)

Saat ditinggal bermain sendiri, anak akan cenderung berusaha untuk memecahkan masalah. Semisal bermain puzzle. Permainan itu merangsang anak untuk berpikir, memecahkan masalah, dan melakukan tindakan supaya puzzle tersebut tersusun lengkap.

Meningkatkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah membantu anak untuk mengendalikan diri dan emosi. Anak akan terbiasa untuk berpikir dulu sebelum melakukan sesuatu atau tidak ceroboh.


4. Memberikan ketenangan

child
Bermain sendiri memberi waktu bagi anak mengenal dirinya lebih baik. (foto: pixabay/pexels)

Membiarkan anak bermain di luar rumah bisa meningkatkan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan anak seusianya. Sementara itu, membiarkan anak bermain sendiri di rumah memberikan waktu pada anak untuk mengenal dirinya lebih baik serta memberikan ketenangan bagi anak dengan mainannya.

Nah, ada baiknya orangtua enggak selalu ikut menemani anak bermain. Bermain sendiri pun ternyata memberi dampak positif kepada buah hati.(dwi)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH