Bantuan Beras 15 Kilogram Per Keluarga Segera Digelontorkan Ilustrasi Gudang Beras Bulog. (Foto: Bulog).

MerahPutih.com - Kementerian Sosial akan segera mengucurkan bantuan beras bagi 10 juta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok warga yang terdampak pandemi COVID-19.

Menteri Sosial Juliari P Batubara menegaskan, Kementerian Sosial mengalokasikan bantuan 15 kilogram beras per bulan per keluarga penerima manfaat PKH selama tiga bulan dari Juli hingga September 2020. Pemerintah menyiapkan dana Rp5,41 triliun untuk program bantuan tersebut.

Perum Bulog ditugasi menyalurkan bantuan beras bagi keluarga penerima manfaat PKH sampai ke titik pengantaran tertentu. Penyaluran bantuan beras akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah serta pendamping PKH.

Baca Juga:

Erick Thohir Beberkan BUMN Kerap Beri "Gift" ke Kementerian

Ia mengatakan, Dinas Sosial bertanggung jawab memantau penyaluran bantuan beras serta melayani pengaduan warga mengenai penyaluran bantuan sosial tersebut. Saat ini, peserta PKH tidak termasuk sebagai sasaran program bantuan sosial sembako (BSS) dan bantuan sosial tunai (BST).

Pemerintah memberikan bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat PKH karena mereka tergolong keluarga miskin dan rentan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan sangat terdampak pandemi COVID-19.

Ilustrasi bansos
Ilustrasi pemberian Bansos. (Foto: Antara).

Bantuan dana dalam program PKH tetap disalurkan selama pandemi COVID-19 dan Kementerian Sosial menyalurkan bantuan tersebut setiap bulan, tidak setiap tiga bulan sebagaimana sebelumnya.

Selain itu, Kementerian Sosial memperluas jangkauan program dengan menambah jumlah keluarga penerima manfaat PKH dari 9,2 juta menjadi 10 juta.

Pemerintah juga memberikan bantuan sembako kepada 1,3 juta warga DKI Jakarta dan 600 ribu warga Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi.

Untuk warga di luar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, pemerintah memberikan bantuan sosial tunai senilai Rp600 ribu per bulan per penerima manfaat selama April hingga Juni 2020 dan melanjutkan pemberian bantuan hingga Desember namun dengan mengurangi nilai bantuan menjadi Rp300 ribu per bulan per penerima manfaat.

Baca Juga:

Hari Ini Presiden Jokowi Launching Subsidi Karyawan Rp600 Ribu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ungkap Alasan Reza Artamevia Konsumsi Sabu
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Reza Artamevia Konsumsi Sabu

mantan istri Adjie Massaid positif mengonsumsi sabu setelah dilakukan tes urine oleh Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Pold Metro Jaya.

Gegara Djoko 'Joker' Tjandra, Anak Buah Anies Bakal Digugat
Indonesia
Gegara Djoko 'Joker' Tjandra, Anak Buah Anies Bakal Digugat

Bersamaan aduan terhadap Dirjen Imigrasi atas lolosnya Joko S Tjandra keluar-masuk Indonesia

Megawati Heran Warga Sumbar tak Suka PDIP
Indonesia
Megawati Heran Warga Sumbar tak Suka PDIP

Dan dalam konteks itu, PDIP kerap kesulitan di Sumbar.

Bandara Internasional Ditutup, Penurunan Wisatawan Bisa Capai 40 Persen
Indonesia
Bandara Internasional Ditutup, Penurunan Wisatawan Bisa Capai 40 Persen

Pemerintah diminta menunda dan mengkaji lagi dampak dari penutupan bandara internasional serta mendengarkan masukan dari pemangku kepentingan di daerah wisata.

Update COVID-19 Nasional Rabu (5/8): Pasien Positif Bertambah 1.815 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Nasional Rabu (5/8): Pasien Positif Bertambah 1.815 Kasus

Pemerintah juga melaporkan pada hari ini dipantau 94.593 kasus suspek

Setelah Kena 'Prank', Lelang Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Digelar Lagi
Indonesia
Setelah Kena 'Prank', Lelang Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Digelar Lagi

Mereka ingin memiliki motor dengan tanda tangan presiden

Wapres Imbau Umat Islam Indonesia Jangan Ikut Arus Berpikir Sempit
Indonesia
Wapres Imbau Umat Islam Indonesia Jangan Ikut Arus Berpikir Sempit

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta seluruh umat Islam khususnya di Indonesia untuk tidak ikut dalam arus berpikir yang sempit.

Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Anies Baca Buku How Democracies Die
Indonesia
Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Anies Baca Buku How Democracies Die

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta publik bijak dalam memandang sesuatu.

Aliansi BEM SI Sebut Pemerintah Bohong soal UU Cipta Kerja
Indonesia
Aliansi BEM SI Sebut Pemerintah Bohong soal UU Cipta Kerja

"Pemerintah lah yang menciptakan kebohongan serta membuat disinformasi yang sesungguhnya di mata publik, karena masyarakat tidak diberikan ruang untuk mengakses informasi mengenai UU Cipta Kerja yang telah disahkan," jelasnya.

Ketum BPP HIPMI: Perempuan Harus Berani Hadapi Tantangan Berbisnis
Indonesia
Ketum BPP HIPMI: Perempuan Harus Berani Hadapi Tantangan Berbisnis

"Akibatnya, perempuan menjadi lebih takut gagal untuk memulai bisnis. Solusinya adalah sebaiknya jangan dengarkan semua omongan orang lain," ujar Maming