Banting Mahasiswa, Bripka NP Dibui 21 Hari dan Penundaan Kenaikan Pangkat Seorang mahasiswa terkapar setelah dibanting oknum polisi di Tangerang. Foto: Istimewa

Merahputih.com - Tindakan tegas Polri kepada seluruh jajarannya yang bertindak di luar prosedur terus diterapkan. Brigadir Kepala (Bripka) NP, anggota polri yang membanting mahasiswa di Tangerang, hingga sempat kejang-kejang, akhirnya ditahan sampai 21 hari kedepan dan terancam sanksi berat dari Polri.

Sanksi hukuman itu tertuang saat sidang disiplin yang dilaksanakan, Kamis (21/10). Kapolresta Tangerang, KBP Wahyu Sri Bintoro selaku Atasan Hukum (Ankum) langsung NP, yang berwenang penuh memimpin langsung jalannya sidang tersebut.

Baca Juga:

Anak Buahnya Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang Minta Maaf

“Brigadir (kepala) NP telah dengan sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran aturan disiplin anggota Polri,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro kepada wartawan, Jumat (22/10).

Disampaikan, hal yang memberatkan memberatkan oleh penuntut yaitu perbuatan Bripka NP eksesif, di luar prosedur, menimbulkan korban dan dapat menjatuhkan nama baik Polri.

Peristiwa seorang anggota polisi membanting mahasiswa saat berdemo di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Rabu (13/10). (Foto: MP/Twitter)

Dalam kesempatan itu, pendamping terduga pelanggar mengajukan hal-hal yang meringankan terhadap Bripka NP. Yaitu, ia mengakui dan menyesali perbuatannya, bahkan meminta maaf secara langsung kepada korban.

"Brigadir (Kepala) NP diberi sanksi terberat secara berlapis mulai dari penahanan di tempat khusus selama 21 hari, mutasi yang bersifat demosi menjadi Bintara Polresta Tangerang tanpa jabatan,” imbuh Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitong

Shinto Silitonga juga mengatakan putusan sidang ini menjadi representasi ketegasan Kapolda Banten dalam menindaklanjuti pelanggaran anggota secara cepat, efektif, transparan dan berkeadilan. NP juga dikenai teguran tertulis yang secara administrasi akan mengakibatkan penundaan kenaikan pangkat dan terkendala untuk mengikuti pendidikan lanjutan. (Knu)

Baca Juga:

Mahasiswa yang Dibanting Polisi: Saya Enggak Mati

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Berperang dengan Palestina,Warga Israel Bakar Bendera Negaranya
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Berperang dengan Palestina,Warga Israel Bakar Bendera Negaranya

Dalam video yang berdurasi 1 menit, orang-orang Yahudi tersebut membakar bendera Israel sambil mengucap dengan bahasa Ibrani.

TNI AL Evakuasi Benda Mirip Rudal dengan Tulisan China di Anambas
Indonesia
TNI AL Evakuasi Benda Mirip Rudal dengan Tulisan China di Anambas

Personel Pangkalan TNI AL (Lanal) Tarempa telah mengevakuasi benda menyerupai peluru kendali (rudal) yang ditemukan warga Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Anambas.

Rumah Kontrakan di Matraman Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta
Indonesia
Rumah Kontrakan di Matraman Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta

Sebuah rumah kontrakan di Jl. Pisangan Baru III RT.06/10, Matraman, Jakarta Timur, terbakar pada Kamis (25/3) dini hari WIB. Akibatnya, 10 orang tewas terpanggang.

Saksi: Ratusan Ribu Massa Jemput Kedatangan Rizieq di Bandara Soekarno
Indonesia
Saksi: Ratusan Ribu Massa Jemput Kedatangan Rizieq di Bandara Soekarno

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur kembali menggelar sidang kasus kekarantinaan kesehatan terdakwa Rizieq Shihab.

KPK Sambut Baik Tawaran Kapolri Rekrut Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri
Indonesia
KPK Sambut Baik Tawaran Kapolri Rekrut Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri

Listyo menjelaskan alasannya merekrut Novel Baswedan Cs

Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan
Indonesia
Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan

Total ada sebanyak 4.935 pasien positif virus corona tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4 - 7 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.

'Pasien' COVID-19 yang Cukup Unik Ini Dapat Kunjungan dari Anies Baswedan
Indonesia
'Pasien' COVID-19 yang Cukup Unik Ini Dapat Kunjungan dari Anies Baswedan

Hasil tes PCR pun menunjukkan Hari dan Tino positif COVID-19

WNA yang Masuk ke Indonesia Kini Wajib Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
WNA yang Masuk ke Indonesia Kini Wajib Sudah Divaksin COVID-19

Sementara itu, pengecualian sertifikat vaksinasi diberikan kepada diplomat dan kunjungan pejabat asing setingkat menteri

Kasatgas Pembelajaran Antikorupsi Desak Sekjen KPK Buka Hasil TWK
Indonesia
Kasatgas Pembelajaran Antikorupsi Desak Sekjen KPK Buka Hasil TWK

Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Hotman Tambunan, mendesak Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK untuk memberikan data dan informasi hasil Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Wakil Ketua KPK Sampaikan Dasar Hukum Pelaksanaan TWK ke Komnas HAM
Indonesia
Wakil Ketua KPK Sampaikan Dasar Hukum Pelaksanaan TWK ke Komnas HAM

Nurul Ghufron rampung memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menjadi syarat alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).