Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek Komunitas Banteng Muda (KBM) melakukan sebuah aksi kemanusiaan langsung ke masyarakat atas wabah COVID-19 (Dok KBM)

Merahputih.com - Salah satu Organisasi sayap PDI Perjuangan, Komunitas Banteng Muda (KBM) melakukan sebuah aksi kemanusiaan langsung ke masyarakat atas wabah COVID-19 dengan melakukan pembagian alat-alat semprot disinfektan ke beberapa lingkungan perumahan, sekaligus bersama relawan di lapangan melakukan penyemprotan di berbagai komplek perumahan. Selain itu juga ikut dibagikan beras dan nasi bungkus untuk teman-teman ojol yang sedang bertugas.

Fajrin Saadi, Ketua Bidang Sosial KBM, selaku inisiator kegiatan kemanusiaan ini mengatakan bahwa KBM sadar COVID-19 merupakan persoalan besar, dan Pemerintah tidak dapat berjuang sendiri. Sehingga KBM hadir untuk bersama-sama mencegah penularan COVID-19 lebih luas lagi, dengan segala daya upaya yang bisa dilakukan.

“Tidak ada penyerahan secara simbolik atas alat-alat semprot tersebut, karena langsung digunakan untuk menyemprot lingkungan sekitar,” ujarnya.

Baca Juga:

Aktivis: Rapid Test COVID-19 Anggota DPR Lukai Hati Rakyat

“Buat teman-teman inilah saatnya anak bangsa bersatu, bahkan dengan rebahan dirumah pun itu sudah membantu Pemerintah menanggulangi pencegahan COVID-19 ini. Semakin banyak yang rebahan, semakin banyak pula hasil positif yang digapai," sambung dia.

Ia berharap semakin banyak yang melakukan aksi nyata sesuai dengan protokol kesehatan, keadaan ini bisa kembali normal seperti sedia kala dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.

Sampai hari ini, KBM telah membagikan lebih dari 80 alat semprot disinfektan ke beberapa wilayah, diantaranya kawasan Kembangan Utara, Cipete Selatan, Mekarsari – Cimanggis, Kelurahan Jati Padang, Cipayung – Depok, Perumahan Lembah Hijau Kreo Selatan, Medan Satria, Bekasi, Bintaro Gallery, dan kawasan Deplu, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dan penyemprotan telah menjangkau lebih dari 5000-an KK se-Jabodetabek.

Adapun pembagian alat ini akan terus berlangsung dan diharapkan bisa lebih tertuju ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan.

Komunitas Banteng Muda (KBM) melakukan sebuah aksi kemanusiaan langsung ke masyarakat atas wabah COVID-19 (Dok KBM)

KBM juga berterimakasih kepada relawan di lapangan, yang aktif juga membantu penyemprotan dan pengkondisian lapangan, diantaranya KPA PALA BAJA, Karang Taruna, Laskar Berani Hijrah dan Komunitas Punk Hijrah di wilayah masing-masing tersebut.

Dan tentunya kepada anggota muda KBM yang turut andil hadir di lapangan. Fajrin menjelaskan KBM memang belum dapat membantu teman-teman tenaga medis, dokter dan juru rawat, tapi dirinya yakin beberapa kawan-kawan lain juga sudah berupaya membantu para tenaga medis tersebut secara maksimal dan bertahap.

"Biarlah kami membantu dari sisi lain, dengan satu tujuan, pencegahan Wabah COVID-19 lebih luas lagi," ucapnya.

Secara terpisah, Ketua KBM, Banyu Biru Djarot menambahkan kalau gerakan ini spontan. "Dari teman-teman KBM, action for nation, segala persiapan, selama untuk Kebaikan dan Kemanusiaan, teman-teman memang tidak pikir panjang lagi, jadi spontan saja," jelasnya.

“Diatas segala kepentingan, kami berada di Pihak Kemanusiaan, siapapun, dimanapun, kapanpun, di Bumi Manusia, kami berada, untuk sesama dan anda," ujarnya.

Baca Juga:

Solo KLB COVID-19, Pengusaha Hotel Rumahkan Karyawan dan Minta Keringanan Pajak

Fajrin menambahkan bahwa Sekjen KBM, Lexyndo Hakim terus menekankan dirinya dan anggota KBM untuk bergerak, Do good feel good, dan menyampaikan pesan atas apresiasinya untuk teman-teman muda KBM, anak-anak muda, mahasiswa yang bernaung dalam KBM yang telah ikut andil membantu dengan cara-cara yang sesuai dengan Protokol Kesehatan yang disampaikan Pemerintah.

Selain aksi spontanitas ini, memang KBM adalah juga simbol wajah partai yang semakin akrab dikalangan anak muda, dengan ideologi Soekarnoisme yang bisa diterima dan semakin berkembang di kalangan anak muda, KBM juga berupaya menjadi jembatan antara PDI Perjuangan dengan anak-anak muda yang peduli Indonesia ke depan. Dan KBM tentunya bisa menjadi jembatan untuk mengenal PDI Perjuangan lebih dalam. Salah satunya dengan membumikan Pancasila dan Trisakti di kalangan anggota KBM, yang tentunya mengusung nilai-nilai luhur Universal yang disesuaikan dengan kearifan lokal tentang Kemanusiaan.

Baca Juga

Imbas COVID-19, Okupansi KA Prameks Relasi Yogyakarta-Solo Tinggal 20 Persen

KBM menyodorkan konsep Trijiwa KBM dengan tetap mengusung Trisakti dan Pancasila, yang mana sila-sila dalam Trijiwa KBM adalah Kemanusiaan, Kreativitas dan Kebaikan.

“Kami salurkan melalui perjuangan kreatif yang out of the box, yang berani tampil beda, berani menjadi pelopor, namun dengan cara yang baik dan benar,” Fajrin menutup. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH