Pemulihan Ekonomi
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp65 Triliun dari Dana Penempatan Pemerintah Layanan Bank. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Bank Mandiri telah menyalurkan kredit sebesar Rp65,7 triliun yang bersumber dari penempatan dana pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 31 Desember 2020. Realisasi sebesar Rp65,7 triliun tersebut, disalurkan kepada 263.788 debitur.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menegaskan, bank BUMN ini menerima penempatan dana pemerintah sebesar Rp15 triliun. Dana pemerintah itu, dikelola dan ditempatkan dalam bentuk deposito dengan tenor 110 hari dan suku bunganya sebesar 2,84 persen.

Baca Juga:

Lelang Dini Proyek APBN Percepat Pemulihan Ekonomi

Bank Mandiri, kemudian menyalurkan kembali dalam bentuk kredit dengan realisasi penyaluran sudah ditingkatkan hingga lebih dari tiga kali lipat dari Rp15 triliun. Dari total realisasi penyaluran kredit tersebut, sebanyak Rp41,2 triliun diserap segmentasi UMKM yakni sekitar 260 ribu debitur dan sisanya sebesar Rp24,5 triliun diserap debitur non-UMKM.

"Jika pemerintah memutuskan anggaran PEN 2021 sebagai stimulus likuiditas kepada bank penyalur PEN termasuk Bank Mandiri, kami akan memanfaatkan seoptimal mungkin sebagai bentuk kontribusi pemulihan ekonomi," ujarnya dikutip Antara.

Konfrensi Pers Bank Mandiri. (Foto: Antara)
Konfrensi Pers Bank Mandiri. (Foto: Antara)

Selain menyalurkan dana pemerintah dalam bentuk kredit, bank BUMN mendukung penjaminan korporasi dan UMKM dengan limit penyaluran mencapai Rp2,1 triliun kepada 6.914 debitur dan memberikan subsidi bunga UMKM sebesar Rp1,26 triliun dengan jumlah rekening mencapai 723.929 rekening.

Baca Juga:

Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah yang Ditangkap Terus Bertambah
Indonesia
Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah yang Ditangkap Terus Bertambah

Densus 88 Antiteror menangkap tersangka baru terkait Jamaah Islamiyah Jawa Timur.

KPU Tetapkan Jumlah DPS Pilwali Depok
Indonesia
KPU Tetapkan Jumlah DPS Pilwali Depok

Nana sangat berharap kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan bisa mengawal kegiatan penyusunan dan pemutakhiran data pemilih

Pengguna KRL Membludak di Stasiun Bogor Gegara Pengaturan Jam Kerja Tak Efektif
Indonesia
Pengguna KRL Membludak di Stasiun Bogor Gegara Pengaturan Jam Kerja Tak Efektif

Dan bagaimana pun sebagai pekerja menginginkan agar semua tepat waktu

Kasus Aktif COVID-19 Menurun Jadi 54.277 Pasien
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 Menurun Jadi 54.277 Pasien

Kasus aktif terbanyak kedua dan ketiga berada di Jawa Barat yakni 6.443 pasien, dan Jawa Tengah 5.439 pasien.

Skema Pemberian Bansos Diubah untuk Cegah Penyelewengan
Indonesia
Skema Pemberian Bansos Diubah untuk Cegah Penyelewengan

Pemerintah mengubah bantuan sosial untuk warga Jabodetabek dari sembako menjadi uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan.

Ini Proyek yang Rontokkan Elektabilitas Partai Demokrat Versi Moeldoko Cs
Indonesia
Bawaslu Temukan Ratusan Akun Medsos Langgar Aturan Kampanye
Indonesia
Bawaslu Temukan Ratusan Akun Medsos Langgar Aturan Kampanye

Pada hari pertama masa tenang atau 6 Desember 2020, terdapat 76 akun resmi yang masih aktif di Pustaka Iklan Facebook

PDIP Keukeuh Pilkada Tetap Digelar Serentak 2024
Indonesia
PDIP Keukeuh Pilkada Tetap Digelar Serentak 2024

"Evaluasi Pilkada penting namun belum mengarah pada urgensi perubahan UU Pilkada," kata Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat

Eks Sekretaris MA Nurhadi Diduga Pukul Petugas Rutan KPK
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Diduga Pukul Petugas Rutan KPK

Eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurachman diduga melakukan pemukulan terhadap petugas rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (Rutan KPK).

Dialihkannya 'Status' Pegawai Menjadi ASN Adalah Tahap Akhir Pelemahan KPK
Indonesia
Dialihkannya 'Status' Pegawai Menjadi ASN Adalah Tahap Akhir Pelemahan KPK

Skenario Presiden Joko Widodo (Widodo) sudah jelas menguntungkan koruptor