Banjir Sumatra, PT KAI Lakukan Percepatan Jalur Terdampak demi Utamakan Keselamatan Penumpang

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
Banjir Sumatra, PT KAI Lakukan Percepatan Jalur Terdampak demi Utamakan Keselamatan Penumpang

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melakukan rehabilitasi jalur kereta api terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. ANTARA/HO-Humas Kemenhub

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KERETA Api Indonesia (KAI) menyampaikan perkembangan terkini kondisi jalur kereta yang terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra. KAI mengaku melakukan percepatan perbaikan jalur terdampak banjir.

Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba menegaskan keselamatan merupakan prinsip utama yang menjadi dasar semua keputusan operasional KAI, khususnya ketika kondisi prasarana terdampak banjir dan gerusan air di bawah rel. Ane menjelaskan, bila mendapat indikasi gangguan seperti banjir, gogosan, atau pergerakan tanah di lintasan, KAI langsung menetapkan pembatasan hingga penghentian operasi.

"Perjalanan hanya dapat kembali dibuka setelah tim prasarana memastikan seluruh aspek jalur memenuhi standar keselamatan," ujar Anne, Senin (1/12).

Di wilayah Divre II Sumatra Barat, KAI memastikan lintas Duku–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah kembali beroperasi normal. Pada 28 November 2025 pukul 01.30 WIB, jalur tersebut dinyatakan aman dilalui setelah serangkaian pemeriksaan terhadap balas, bantalan, stabilitas tanah, dan drainase.

Pengoperasian kereta api dimulai kembali dengan perjalanan pertama KA Minangkabau Ekspres relasi Stasiun Pulau Aie–Stasiun BIM. Petugas tetap disiagakan untuk memantau kondisi jalur, cuaca, dan potensi gangguan lanjutan.

Baca juga:

Sumatra Barat Masih Akan Dilanja Curah Hujan Ektrem Sampai Penghuju Tahun 2025



KAI Divre II Sumbar juga meningkatkan kewaspadaan di lintas lain dengan pembersihan material pascabanjir, pemeriksaan kontur tanah, serta penguatan aliran drainase di sekitar jalur rel. Dengan normalnya jalur Duku–BIM, layanan transportasi berbasis rel di Sumatra Barat kembali dapat dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, di wilayah Divre I Sumatra Utara, percepatan perbaikan jalur Medan–Binjai terus dilakukan setelah banjir mengakibatkan tiga titik gogosan, yaitu di km 8+3/4, km 9+5/8, dan km 15+5/6. Kondisi tersebut membuat jalur belum aman untuk dilalui kereta api.

Saat ini, KAI melakukan penguatan jalur dengan penambahan dan pemadatan batu balas sebanyak 800 hingga 1.200 meter kubik yang dikirim dari Stasiun Bamban. Pekerjaan ini meliputi perbaikan struktur tanah, pemadatan, hingga pengembalian geometri jalur sesuai standar keselamatan.

Akibat kondisi tersebut, perjalanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai–Kualabingai masih dihentikan sementara. Total 20 perjalanan KA Srilelawangsa dibatalkan hingga seluruh jalur dinyatakan aman. Namun demikian, operasional KA Bandara relasi Medan–Bandara Kualanamu berlangsung normal dan tidak terdampak.

"KAI Group memohon maaf atas pembatalan perjalanan KA Srilelawangsa. Keselamatan tidak dapat ditawar sehingga perjalanan hanya dapat dilayani bila jalur benar-benar aman. Pelanggan yang terdampak berhak menerima pengembalian bea 100 persen melalui mekanisme refund," kata Anne.

Di lintas Aceh, banjir dan arus air yang deras menyebabkan kerusakan prasarana berupa 21 titik gogosan di petak jalan Krueng Geukueh–Bungkaih, 3 titik di petak Bungkaih–Krueng Mane, dan 3 titik lainnya di petak Krueng Mane–Geurugok.

Kondisi ini membuat operasional KA Cut Meutia sementara dihentikan demi keselamatan. KAI bersama pemerintah daerah, BPBD, dan pemangku kepentingan lain terus melakukan koordinasi untuk percepatan perbaikan, menunggu kondisi lapangan memungkinkan serta akses penanganan terbuka.

Anne menegaskan KAI melakukan upaya menyeluruh untuk memulihkan jalur di Aceh, termasuk penanganan titik-titik rawan, pembersihan material, serta penguatan struktur tanah di area terdampak. Pengawasan intensif dilakukan untuk memastikan setiap langkah perbaikan memenuhi standar keselamatan sebelum layanan kembali dibuka.

KAI mengapresiasi seluruh petugas yang bekerja tanpa henti memulihkan jalur di Sumbar, Sumut, hingga Aceh. Mulai dari menambah batu balas, memperbaiki drainase, memadatkan tanah, hingga memantau kondisi elevasi rel dan debit air. "Upaya ini kami lakukan agar saat layanan kembali dibuka, masyarakat mendapatkan perjalanan yang aman, andal, dan nyaman," tambah Anne.

KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan operasional melalui Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3-121, email [email protected], aplikasi Access by KAI, serta akun media sosial resmi KAI dan operator terkait.

Untuk pelanggan KA Srilelawangsa dan Cut Meutia, informasi refund dan pengaturan perjalanan dapat diperoleh melalui kanal resmi KAI Bandara atau Railink.

“Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. KAI akan terus bekerja maksimal menormalkan seluruh jalur terdampak banjir demi memastikan perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan selamat," tutupnya.(Asp)





Baca juga:

Presiden Prabowo Terbang ke Sumut Pagi ini, Pimpin Langsung Penanganan Bencana Alam





#PT KAI #Bencana Alam #Kereta Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Bagikan