Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Penampakan dari udara akses jalan yang terputus akibat banjir di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis, (2/1/2020). Tingginya intensitas hujan pada malam Tahun Baru 2020 dan datangnya kiriman air dari Bogor pada Rabu (1/1/2020) membuat akses jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug terputus akibat banjir. Kendaraan warga tidak dapat melalui banjir setinggi 80cm yang memutus akses jalan dari Kota Tangerang menuju Jakarta di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, kota Tangerang. Alternatif warga hanya dapat menggunakan jasa gerobak angkut dan menerjang banjir dengan berjalan kaki. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Seorang warga menggendong anaknya saat menerjang banjir di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis, (2/1/2020). Tingginya intensitas hujan pada malam Tahun Baru 2020 dan datangnya kiriman air dari Bogor pada Rabu (1/1/2020) membuat akses jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug terputus akibat banjir. Kendaraan warga tidak dapat melalui banjir setinggi 80cm yang memutus akses jalan dari Kota Tangerang menuju Jakarta di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, kota Tangerang. Alternatif warga hanya dapat menggunakan jasa gerobak angkut dan menerjang banjir dengan berjalan kaki. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Warga berpegangan tambang saat menerjang banjir di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis, (2/1/2020). Tingginya intensitas hujan pada malam Tahun Baru 2020 dan datangnya kiriman air dari Bogor pada Rabu (1/1/2020) membuat akses jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug terputus akibat banjir. Kendaraan warga tidak dapat melalui banjir setinggi 80cm yang memutus akses jalan dari Kota Tangerang menuju Jakarta di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, kota Tangerang. Alternatif warga hanya dapat menggunakan jasa gerobak angkut dan menerjang banjir dengan berjalan kaki. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Warga bersama sepeda motornya diangkut menggunakan jasa angkut gerobak saat menerjang banjir di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis, (2/1/2020). Tingginya intensitas hujan pada malam Tahun Baru 2020 dan datangnya kiriman air dari Bogor pada Rabu (1/1/2020) membuat akses jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug terputus akibat banjir. Kendaraan warga tidak dapat melalui banjir setinggi 80cm yang memutus akses jalan dari Kota Tangerang menuju Jakarta di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, kota Tangerang. Alternatif warga hanya dapat menggunakan jasa gerobak angkut dan menerjang banjir dengan berjalan kaki. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Personil gabungan TNI mengangkut warga menggunakan perahu saat menerjang banjir di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis, (2/1/2020). Tingginya intensitas hujan pada malam Tahun Baru 2020 dan datangnya kiriman air dari Bogor pada Rabu (1/1/2020) membuat akses jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug terputus akibat banjir. Kendaraan warga tidak dapat melalui banjir setinggi 80cm yang memutus akses jalan dari Kota Tangerang menuju Jakarta di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, kota Tangerang. Alternatif warga hanya dapat menggunakan jasa gerobak angkut dan menerjang banjir dengan berjalan kaki. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Warga bersama sepeda motornya diangkut menggunakan jasa angkut gerobak saat menerjang banjir di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis, (2/1/2020). Tingginya intensitas hujan pada malam Tahun Baru 2020 dan datangnya kiriman air dari Bogor pada Rabu (1/1/2020) membuat akses jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug terputus akibat banjir. Kendaraan warga tidak dapat melalui banjir setinggi 80cm yang memutus akses jalan dari Kota Tangerang menuju Jakarta di jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug, kota Tangerang. Alternatif warga hanya dapat menggunakan jasa gerobak angkut dan menerjang banjir dengan berjalan kaki. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kredit : rizkifitrianto