Banjir Melanda, Waspada Leptospirosis Mengintai Di musim hujan, leptospirosis mengintai. (foto: pixabay/jill111)

MUSIM hujan tiba. Bersamaan dengan turunnya hujan, biasanya akan datang juga gempuran berbagai jenis penyakit khas musim hujan. Salah satunya ialah leptospirosis.

Seperti dilansir Hellosehat, leptospirosis merupakan salah satu penyakit yang sering muncul saat musim hujan. Penyakit ini disebabkan bakteri leptospira yang menyerang hewan dan manusia.

BACA JUGA: 4 Penyakit yang Selalu Menemani Banjir

Penularan leptospirosis terjadi kepada manusia melalui kontak dengan air, tanah, atau lumpur yang terkontaminasi urine tikus yang terinfeksi leptospira. Meskipun demikian, infeksi itu tidak ditularkan dari satu orang ke orang lain. Jadi leptospirosis hanya bisa ditularkan hewan yang terinfeksi.

Ketika banjir melanda di musim hujan seperti saat ini, leptospirosis bisa dengan mudah menginfeksi. Terlebih jika daya tahan tubuhmu rendah. Ada baiknya mewaspadai gejala leptospirosis yang muncul.

tikus
Bakteri leptospira ada di urine tikus yang terinfeksi. (foto: pixabay/sipa)

Biasanya gejala penyakit ini akan muncul secara tiba-tiba, sekitar 5 sampai 14 hari setelah tubuh terinfeksi. Ketika bakteri leptospira berhasil masuk ke tubuh, kamu akan mengalami berbagai gejala leptospirosis, seperti:

  • Demam dan menggigil
  • Batuk
  • Diare, muntah, atau keduanya
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot, terutama di bagian punggung dan betis
  • Ruam pada kulit
  • Mata merah dan iritasi

Kasus leptospirosis yang ada di Indonesia umumnya merupakan leptospirosis ringan. Gejala leptospirosis ringan biasanya dapat diobati dengan pemberian antibiotik untuk meredakan gejalanya.

Namun, jika kamu mengalami nyeri otot dan demam terus-menerus, dokter mungkin akan memberikan ibuprofen yang harus diminum rutin. Dengan obat-obatan itu, gejala leptospirosis biasanya akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu kurang lebih satu minggu.

sick
Jika merasakan gejala, segera periksakan ke dokter. (foto: parentinghub)

Akan tetapi, gejala leptospirosis yang tidak segera ditangani juga bisa berkembang menjadi parah lho. Infeksi bakteri leptospira dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dan memicu gagal ginjal, gagal hati, gangguan pernapasan, hingga meningitis.

Semua penanganan yang diberikan dokter tergantung dari organ mana yang terinfeksi. Secara umum, pasien leptospirosis dianjurkan menjalani rawat inap selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, tergantung dari keparahan gejalanya.

Jadi, jika saat ini kamu tengah menghadapi banjir, perkuat daya tahan tubuhmu untuk menghindari leptospirosis yang mengintai.(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH